Tips Agar Mudah Melaksanakan Qiyamullail Ala Imam Al-Ghazali

Maret 30, 2024
Tips Agar Mudah Melaksanakan Qiyamullail Ala Imam Al-Ghazali
ilustrasi qiyamullail

Qiyamullail merupakan amalan yang biasa dilakukan oleh Rasulullah SAW, yakni menghidupkan malam dengan melakukan berbagai macam ibadah shalat seperti shalat tahajjud, shalat hajat, shalat witir, shalat tarawih, shalat sunnah muthlaq, shalat taubat dan lain sebagainya. Banyak keutamaan-keutamaan yang ada di dalam waktu malam. Diantaranya adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalil al-Qur'an,

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا


"Pada sebagian malam, tahajudlah sebagai tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke derajat terpuji." (QS. Al-Isra : 79).

 

Dari hadis Nabi SAW,

 

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الرَّبُّ مِنَ العَبْدِ فِي جَوْفِ اللَّيْلِ الآخِرِ، فَإِنْ اسْتَطَعْتَ أَنْ تَكُونَ مِمَّنْ يَذْكُرُ اللَّهَ فِي تِلْكَ السَّاعَةِ فَكُنْ

“Keadaan yang paling dekat untuk hamba dan Tuhannya adalah pada malam yang terakhir. Jika mereka sanggup mengingat Allah pada saat itu, maka lakukanlah” (HR. At-Tirmidzi)

Tidak semua orang mempunyai semangat dan mendapat kemudahan untuk melaksanakan qiyamullail, salah satunya karena harus melawan rasa kantuk di waktu malam. Oleh sebab itu, Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin membahas sebab-sebab dimudahkannya menjalankan qiyamullail. Beliau menjelaskan bahwa ada empat sebab lahir dan batin agar seseorang dapat menjalankan qiyamullail dengan ringan. Adapun empat sebab lahirnya sebagai berikut :

1.      Menyedikitkan makan dan memperbanyak minum

Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa banyak makan akan memberatkan seseorang menjalankan qiyamullail. Banyak makan akan menyebabkan kenyang yang menimbulkan rasa malas. Beberapa ulama menyarankan untuk memperbanyak meminum air putih agar menumbuhkan rasa semangat menjalankan qiyamullail.

            2.      Jangan terlalu lelah beraktivitas pada siang hari

Aktivitas yang berat pada siang hari akan menyebabkan rasa lelah pada malam hari. Orang yang waktu siangnya melakukan banyak aktivitas cenderung merasa lelah di malam harinya sehingga menggunakan waktu malamnya untuk tidur. Hal ini dapat memberatkan seseorang untuk menjalankan qiyamullail disebabkan rasa kantuk dan lelah yang dominan.

            3.      Menyempatkan diri untuk qaylulah (tidur siang)

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memanfaatkan waktu siangnya untuk qaylulah. Selain memberikan efek sehat pada tubuh, qaylulah juga dapat membantu seseorang untuk menjalankan qiyamullailnya dengan semangat.

            4.      Jangan pakai waktu siang untuk bermaksiat

Seorang muslim hendaknya menjaga waktu siangnya dari aktivitas-aktivitas maksiat. Dikisahkan bahwa seseorang bertanya kepada Imam Hasan Al-Bashri, “Wahai Abu Sa’id, sungguh aku tidur dalam keadaan sehat, aku senang dengan qiyamullail, dan aku juga tidur dalam keadaan suci tapi kenapa aku tidak bangun malam?” beliau menjawab “dosamu telah mengikatmu (agar tidak bangun malam)”. Imam Hasan Al-Bashri jika masuk ke pasar lalu mendengar hiruk pikuk dan ocehan sia-sia orang-orang, beliau berkata “aku pikir waktu malam mereka akan menjadi waktu malam yang buruk, karena mereka tidak beristirahat di siang hari (qaylulah)”

 

Adapun empat sebab batinnya antara lain :

           1.     Hati yang selamat dari kedengkian dan takjub akan kelebihan duniawi 

Kedengkian di sini terutama kepada semua saudara muslim, hendaknya seorang muslim harus memiliki hati yang lapang dan pemaaf kepada seluruh manusia dan juga tidak takjub akan kelebihan-kelebihan yang ada di dunia. Hal ini dapat membuat terhalangnya seseorang dari mengerjakan qiyamullail. Orang yang hatinya tenggelam akan hal-hal duniawi akan sulit mengerjakan qiyamullail, sekalipun ia terbangun dan mengerjakan shalat di malam hari, pikirannya tidak fokus dan was-was akan hal-hal duniawi.

            2.     Rasa takut yang mendominasi di hati dan pendek akan angan-angan duniawi

    Hendaknya seorang muslim banyak memikirkan hal-hal yang ukhrawi, seperti bagaimana kehidupan nanti di akhirat dan bagaimana kejamnya siksa neraka. Tidurnya diliputi rasa ketidaknyamanan akan hal itu dan kewaspadaannya meningkat. Sehingga dengan itu, seorang muslim akan termotivasi dan tersulut semangatnya untuk bangun mendirikan shalat malam.

                  3.      Mengetahui keutamaan qiyamullail

Mengetahui keutamaan qiyamullail dengan banyak mendengar dan membaca ayat-ayat al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi SAW, karena dengan mengetahui keutamaan qiyamullail seseorang dapat meningkatkan harapannya kepada Tuhan akan ganjaran-ganjaran yang di dapat, diantaranya adalah derajat yang tinggi di surga. 

            4.      Rasa mahabbah dan iman kepada Allah SWT yang kuat

Perasaan cinta dan iman yang kuat akan membangkitkan semangat seorang hamba untuk beribadah kepada Tuhannya. Perasaan cinta tersebut akan berlanjut kepada perasaan rindu yang mendalam, sehingga selalu ingin berdialog dengan Tuhannya. Tidak ada huruf yang terucap dari mulut seorang hamba kecuali hanyalah munajat kepada Tuhannya. Seandainya sesuatu yang dicintai itu terhalang tabir ataupun pada ruangan gelap yang tak terlihat apapun, seorang pecinta akan tetap menikmati kebersamaan dengannya tanpa mendambakan sesuatu yang lain kecuali yang dicintai.

Empat sebab lahir dan batin itu merupakan tanda bahwa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT membutuhkan usaha dan kesungguhan yang nyata. Jika seseorang tidak memiliki kesungguhan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, maka dia tidak akan sampai kepada keinginannya itu. Namun, jika seseorang memiliki niat, semangat dan cinta yang kuat kepada Allah SWT untuk menjadi seorang hamba yang taat, niscaya Allah SWT akan memberikan kemudahan baginya untuk mendekat kepada Allah SWT. Semoga kita semua diberikan taufik dan hidayah-Nya untuk selalu semangat mendekatkan diri kepada Allah SWT.