Gelar Rakerwil, JATMAN Kepri Prioritaskan Penguatan Organisasi di Tingkat Syu'biyyah
Tanjungpinang, Kepulauan Riau, JATMAN Online
Idarah Wustha JATMAN Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), Kamis (15/1/2026). Bertempat di Ballroom Hotel Alltrue lantai 7, Kota Tanjungpinang. Agenda kegiatan tahunan ini bertujuan untuk konsolidasi organisasi dan spiritual bagi warga Nahdliyyin di wilayah Kepulauan Riau.
Acara dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Kepri Bidang Pemerintahan dan Hukum, Sardison, yang hadir mewakili Wakil Gubernur Kepulauan Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Sardison mengatakan bahwa keberadaan JATMAN sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kemaslahatan dan berlandaskan nilai-nilai agama serta kebangsaan.
"Kegiatan Rakerwil ini bukan hanya sekadar pertemuan organisasi, tetapi lebih dari itu sebagai wadah untuk menyatukan langkah, pemikiran dan tindakan dalam rangka mewujudkan kemaslahatan umat serta memperkuat fondasi kebangsaan di wilayah Kepri yang memiliki posisi geografis yang sangat strategis," ucapnya di hadapan peserta Rakerwil.
Sardison menambahkan bahwa Wakil Gubernur Kepri mengapresiasi dan berharap agar melalui pengamalan thariqah yang mu’tabarah, warga Nahdliyin dapat terus menjaga kemaslahatan umat, memperkuat nilai kebangsaan, serta aktif dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.
"Kita perlu memastikan stabilitas sosial dan spiritual masyarakat tetap terpelihara," tegas imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Umum Idarah Aliyyah JATMAN, Kiai Abdillah mengatakan bahwa Idarah Wustha JATMAN Kepri fokus memaksimalkan program di delapan lajnah dan bergerak di tujuh Idarah Syu'biyyah agar membentuk kepengurusan sampai tingkat Ghusniyyah.
"Alhamdulillah rapat kerja Idarah Wustha Kepulauan Riau telah berjalan lancar dihadiri perwakilan dari Gubernur, PWNU, PCNU, Lembaga dan Banom. Fokus rapat kerja yaitu memaksimalkan program delapan Lajnah supaya dapat bergerak bersama menghidupkan dakwah tasawuf dan tarekat di Kepulauan Riau. Insya Allah pengurus Idarah Wustha JATMAN Kepri akan menghidupkan tujuh Idarah Syu'biyyah dan membentuk kepengurusan Idarah Ghusniyyah tingkat Kecamatan." ucapnya saat dikonfirmasi oleh JATMAN Online.
JATMAN sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama dinilai memiliki peran strategis dalam membina kehidupan keagamaan melalui pendekatan tasawuf dan thariqah yang moderat dan menyejukkan kehidupan bermasyarakat.
Mudir JATMAN Kepri, dr. Juramadi Esram, didampingi Rais JATMAN Kepri yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau, DR. KH. Bambang Maryono, menyebut Rakerwil ini sebagai langkah strategis dan positif bagi pertumbuhan JATMAN di Kepulauan Riau.
Menurut Juramadi, penguatan organisasi di tingkat kabupaten dan kota menjadi prioritas utama, terutama di daerah-daerah yang hingga kini belum terbentuk kepengurusan JATMAN secara struktural.