Jokowi, Gus Yahya, dan Habib Luthfi Masuk ke dalam 50 Muslim Berpengaruh di Dunia  

Desember 3, 2023
Jokowi, Gus Yahya, dan Habib Luthfi Masuk ke dalam 50 Muslim Berpengaruh di Dunia   
Presiden Jokowi, Gus Yahya Cholil Staquf, dan Habib Luthfi bin Yahya

Jakarta, JATMAN Online – The Muslim 500 kembali merilis daftar tokoh yang paling berpengaruh buat umat Islam di dunia, untuk proyeksi tahun 2024. Ada 500 tokoh yang disebut dalam daftar tersebut.

Dikutip dari laman resminya, Ahad (3/12/2023), untuk jajaran 50 top yang dirilis, tercatat ada 3 nama dari Indonesia. Yakni Joko Widodo (Presiden RI), Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU), dan Habib Luthfi bin Yahya (Ulama).

Presiden Jokowi menghuni peringkat ke-13 daftar tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. Sedangkan Gus Yahya, sapaan akrab Yahya Cholil Staquf, berasa diperingkat ke-20. Dan Habib Luthfi bertengger di peringkat ke-33.

Di dalam laman The Muslim 500, Jokowi masuk kategori muslim berpengaruh dari sisi politisi atau pemerintahan. Buku ini menjelaskan perjalanan karier Jokowi sebelum terjun di dunia politik, Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden Indonesia selama dua periode 2014-2019 dan 2019-2024.

Turut disebutkan di dalamnya keberhasilan Jokowi terpilih sebagai presiden Indonesia untuk kedua kalinya dengan perolehan suara 55,5 persen. Wakil Presiden Kiai Ma'ruf Amin turut disinggung dalam buku itu sebagai pasangan Jokowi yang merupakan pemimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Gus Yahya dideskripsikan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). NU disebut merupakan organisasi Muslim terbesar di dunia, dengan lebih dari 90 juta anggota dan 21.000 madrasah. Nahdlatul Ulama disebut mengajarkan bahwa pesan utama Islam adalah cinta dan kasih sayang universal.

Kemudian, sosok Habib Luthfi dideskripsikan sebagai Ra'is ‘Aam Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah Al-Nahdliyah (JATMAN), dan pemimpin spiritual tarekat Ba Alawi di Indonesia serta tokoh terkemuka di Nahdlatul Ulama.

Mengenai perjalanan studi Habib Luthfi, tidak hanya di lembaga pendidikan pesantren di Indonesia, ia juga melakukan studi ke Makkah dan Madinah untuk memperdalam keilmuan dan pendidikannya untuk mendapat izin (ijazah) dalam semua bidang pembelajaran tradisional termasuk hadits dan tasawuf. Sehingga otoritasnya menjadi seorang guru spiritual dapat dipertanggungjawabkan.

Daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Dunia diterbitkan oleh Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC) sejark 2009. Lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam, bermarkas di Amman, Yordania.