Dakwah Rais Idarah Aliyyah JATMAN di Sampit, Syekh Akbar Sampaikan Tarekat dan Tasawuf Hingga Diterima Luas Masyarakat

Mei 4, 2026 - 10:26
Mei 4, 2026 - 11:15
Dakwah Rais Idarah Aliyyah JATMAN di Sampit, Syekh Akbar Sampaikan Tarekat dan Tasawuf Hingga Diterima Luas Masyarakat

Sampit, JATMAN Online

Safari dakwah yang dilakukan Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag selaku Rois Idaroh Aliyah JATMAN di Sampit, Kalimantan Tengah, menunjukkan penerimaan yang luas dari masyarakat terhadap ajaran tarekat dan tasawuf. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian tausiyah, tetapi juga menyentuh aspek penguatan ruhani, konsolidasi jamaah, serta pengembangan basis dakwah di tingkat lokal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Zawiyah Sampit yang berada di Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Lokasi ini menjadi pusat pembinaan jamaah Tarekat Idrisiyyah yang berada di Sampit. 

Menariknya, kawasan yang sebelumnya dikenal memiliki citra kurang baik tersebut kini bertransformasi menjadi lingkungan yang aman dan produktif. Melalui pengelolaan lahan wakaf dan pembinaan yang berkelanjutan, wilayah ini tumbuh menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus pemberdayaan masyarakat, yang menghadirkan dampak nyata bagi kehidupan sosial dan spiritual warga sekitar.

Rois Idaroh Aliyah JATMAN, Syekh Akbar Sampaikan Tarekat dan Tasawuf Hingga Diterima Luas Masyarakat di Sampit

Pada malam harinya (01/5/26)., tabligh akbar digelar di Masjid Jami As-Salam Sampit dan dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan. Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran yang memadati area masjid serta keterlibatan aktif jamaah dalam mengikuti rangkaian acara. Dalam kesempatan tersebut, Syekh Akbar juga menyerahkan sejumlah kitab karya beliau kepada pengurus DKM sebagai bentuk penguatan literasi keislaman dan tradisi keilmuan di tengah masyarakat.

Fenomena menarik lainnya adalah kehadiran anggota Brimob dan Polres Sampit yang turut mengikuti kajian. Mereka mengaku telah lama mengenal dan mengikuti materi dakwah Syekh Akbar melalui media sosial, dan merasakan relevansi ajaran yang disampaikan dengan kebutuhan kehidupan sehari-hari. Usai kegiatan, sebagian dari mereka bahkan melanjutkan silaturahmi dan diskusi lebih mendalam terkait tarekat, kemursyidan, serta kondisi keumatan di Indonesia.

Penerimaan masyarakat terhadap dakwah tarekat dan tasawuf ini menunjukkan bahwa pendekatan yang menekankan keseimbangan antara dimensi lahir dan batin masih sangat relevan di tengah kehidupan modern. Dakwah yang disampaikan tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi juga menghadirkan praktik spiritual yang membumi serta memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial masyarakat.

Dengan demikian, kehadiran Syekh Akbar di Sampit tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menghidupkan nilai-nilai tasawuf sebagai jalan pembinaan akhlak dan penguatan spiritual umat. Dakwah yang terbangun melalui pendekatan yang humanis dan aplikatif ini menjadi salah satu faktor utama diterimanya ajaran tarekat secara luas di tengah masyarakat.