Pelantikan JATMAN Lampung Diikuti Ratusan Peserta, Tegaskan Peran Thariqah sebagai Pilar Spiritual Umat

Januari 13, 2026 - 09:07
Pelantikan JATMAN Lampung Diikuti Ratusan Peserta, Tegaskan Peran Thariqah sebagai Pilar Spiritual Umat
Lampung Selatan, JATMAN Online
 
Jam’iyyah Ahlith thariqah Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) Idarah Wustho bersama seluruh idarah Syu’biyah se-Provinsi Lampung resmi dilantik di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, kompleks Universitas Islam An-Nur Lampung, Ahad (4/1/2026).
 
Ketua Panitia Pelaksana, KH Abdul Adib, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran sekitar 700 peserta yang berasal dari 15 kabupaten/kota se-Lampung. Tingginya partisipasi tersebut, menurutnya, menjadi cerminan kuatnya semangat berjamaah dan berorganisasi pengamal thariqah.
 
Ia juga melaporkan bahwa sehari sebelumnya telah dilaksanakan Rapat Kerja I yang terbagi ke dalam enam komisi. Sejumlah isu strategis dibahas dalam raker tersebut, di antaranya penguatan suluk, pengembangan Generasi Muda Mahasiswa Ahlith Thariqah Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (Gemmatan), serta bahtsul masail thariqah.
 
“Antusiasme seluruh unsur yang hadir membuat kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus semarak,” ungkapnya.
 
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Sekretaris idarah Aliyah JATMAN, KH Ali Muhammad Abdillah, dengan pembacaan surat keputusan, dilanjutkan pembacaan baiat yang dipandu oleh Katib Ali, KH Zainal Arifin Maksum.
 
Mudir idarah Wustho JATMAN Lampung, KH Muhtar Ghozali, dalam sambutannya menegaskan kembali posisi JATMAN sebagai organisasi thariqah, bukan aliran baru dalam Islam. “JATMAN adalah wadah yang memayungi thariqah-thariqah mu’tabarah yang memiliki sanad jelas dan bersambung,” tegasnya.
 
Ia mengingatkan bahwa para pengurus memikul tanggung jawab moral untuk meluruskan amaliah dzikir thariqah yang terputus agar kembali tersambung kepada para mursyid dengan sanad muttasil hingga Rasulullah Muhammad saw.
 
“Menjaga kemurnian sanad dan amaliah dzikir adalah hal yang sangat prinsipil. Tanpa guru, seseorang bisa tersesat, karena siapa yang tidak memiliki guru, maka setanlah yang menjadi gurunya,” ujarnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, KH Muhtar Ghozali juga menyampaikan harapan agar syiar thariqah semakin menjangkau kalangan akademisi dan generasi muda. Ia sekaligus memberikan ijazah talqin bil riwayat kepada para hadirin.
 
Ketua PWNU Lampung, H. Puji Raharjo, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan dan raker JATMAN Lampung. Ia berharap momentum ini menjadi penguat peran JATMAN dalam pembinaan spiritual umat.
 
“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat thariqah sebagai pilar spiritual umat,” tuturnya.
 
Sementara itu, Mudir ‘Aam JATMAN, KH Ali Masykur Musa, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya tazkiyatun nafs dan tazkiyatul qalb sebagai inti perjalanan thariqah.
 
“Berthariqah adalah jalan penyucian jiwa dan hati melalui dzikir yang dijalankan secara mudawamah, mulazamah, dan istiqamah,” jelasnya.
 
Ia menambahkan bahwa salah satu misi besar JATMAN adalah menanamkan nilai-nilai thariqah kepada para pemangku kebijakan, agar senantiasa ingat kepada Allah dan terhindar dari penyimpangan dalam menjalankan amanah.
 
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Rais Syuriyah PWNU Lampung, KH Shodiqul Amin, sebagai penanda berakhirnya seluruh agenda pelantikan dan raker JATMAN Lampung.

--

(A. Aan Uly Rosyadi)
Editor: Khoirul Anam
A. Aan Uly Rosyadi, M.Pd. Wakil Sekretaris Syubiyyah JATMAN Lampung Timur