Habib Umar bin Hafidz Ijazahkan Amalan Pelipur Lara dan Hidup Bahagia

Sayyidi Habib Umar bin Hafiz tokoh Alawiyin Pimpinan Darul Musthafa Hadramaut, Tarim, Yaman menganjurkan untuk mengulang-ulang doa terutama di saat-saat sulit. Para murid mengamalkannya (dibacakan) sebelum dan sesudah Subuh dan setelah Isya di Darul Musthafa.

Maret 19, 2024
Habib Umar bin Hafidz Ijazahkan Amalan Pelipur Lara dan Hidup Bahagia

Sayyidi Habib Umar bin Hafiz tokoh Alawiyin Pimpinan Darul Musthafa Hadramaut, Tarim, Yaman menganjurkan untuk mengulang-ulang sebuah doa yang ia susun di Madinah al-Munawwarah pada tanggal 29 Rabi' al Awwal 1437 terutama di saat-saat sulit.

Para murid mengamalkannya (dibacakan) sebelum dan sesudah Subuh dan setelah Isya di Darul Mustafa.

Adapun doa tersebut yaitu: 

يَاعُمْدَتِي ياعُدَّتِي يامُنْقِذِي مِنْ شِدَّتِي

Engkau adalah sandaranku, engkau adalah dukunganku, engkau adalah penyelamatku dari semua kesulitan. 

وَجَّهْتُ لَكَ وِجْهَتِي عَجِّلْ بِغَوْثِي ياعَظِيمْ

Aku menyerahkan seluruh keberadaanku kepada-Mu – segeralah membantuku, wahai yang Maha Agung

وَافْتَحْ لَنَا الْأَبْوَابَا بِالنَّصْرِ مِنْكَ ياكَرِيمْ

Dan bukakan bagi kami semua pintu dengan dukungan-Mu wahai yang Maha Pemurah

وَرُدَّ كَيْدَ الْكَائِدِ وَكُلَّ طَاغٍ مَارِدِ

Dan menggagalkan rencana setiap perencana dan tiran yang memberontak

وَحَاسِدٍ مُعَانِدِ بِحَقِّ سِرْ (طسم) 

Dan setiap musuh yang iri dan keras kepala, dengan hak dan rahasia “Tha Sin Mim” (“Tha Sin Mim” adalah huruf yang muncul di awal Surat Al-Syu'ara dan Surat Al-Qasas)

Perlu diketahui bahwa Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz dilahirkan di Tarim pada Senin, 4 Muharram 1383 H atau 27 Mei 1963 M.

Sejak belia, beliau telah mempelajari sejumlah ilmu agama seperti Al-Hadist, Fiqih, Tauhid dan Ushul Fiqih dari lingkungan keluarganya sendiri, terutama dari ayahnya, Muhammad bin Salim yang merupakan seorang Mufti di Tarim. 

Keluarganya bermazhab fikih Imam Syafi’i. Mereka termasuk kalangan ahlus sunnah wa al-jama’ah dengan kecenderungan pada Thariqah Bani Alawi (Alawiyah). 

Selain dari Ayahnya, pada masa itu ia juga belajar dari tokoh-tokoh lainnya seperti Al-Habib Muhammad bin Alawi bin Shihab al-Din, Al-Habib Ahmad bin Ali Ibn al-Syeikh Abu Bakr, Al-Habib Abdullah bin Syeikh Al-Aidarus, Al-Habib Abdullah bin Hasan Bil-Faqih, Al-Habib Umar bin Alawi al-Kaf, al-Habib Ahmad bin Hasan al-Haddad, dan ulama lain di Tarim. 

Pewarta: Abdul Mun'im Hasan