Kegiatan Khitan Massal Yayasan Pendidikan Islam Makrifatullah terpadu Hakikat Ihsan Alwaliyah Bener Meriah

September 10, 2025 - 18:47
Kegiatan Khitan Massal Yayasan Pendidikan Islam Makrifatullah terpadu Hakikat Ihsan Alwaliyah Bener Meriah

Panteraya,- yayasan pendidikan Islam makrifatullah pesantren terpadu hakikat ihsan alwaliyah bener meriah bersama Jatman idaroh syu'biyah dan ybm pln akan menggelar kegiatan sunatan massal pada tgl 21 September 2025 mendatang

MUDIR JATMAN IDAROH SYU'BIYAH BENER MERIAH Tgk Selamet M.P.d, menjelaskan bahwa kegiatan ini ditujukan bagi anak yatim dan masyarakat kurang mampu dengan kuota sebanyak ± 20 peserta sunatan masal yang berasal dari 1 kecamatan 3 desa di kabupaten bener meriah.

“Alhamdulillah tahun ini kami siapkan 20 peserta sunatan masal dari masyarakat yang kurang mampu dan anak yatim. Peserta diambil dari 3 desa dan dibantu oleh beberapa tokoh Jatman di Kota bener meriah,” ujar Tgk selamet.

Untuk bisa mengikuti kegiatan ini, calon peserta diwajibkan melengkapi sejumlah persyaratan, di antaranya surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari desa, kartu keluarga (KK), serta KTP orang tua. Prioritas diberikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu serta yatim atau piatu.

Tgk selamet menambahkan, “kegiatan ini baru pertama kali (perdana) di adakan di pesantren ini, karna roda pendidikan baru berjalan di bulan Juli 2025 lalu, insyaallah kita adakan setiap tahunnya nanti, tema kegiatan ini berjudul “mari bersama membangun kesehatan generasi muda”...

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya wujud kepedulian pesantren terhadap masyarakat kurang mampu, tetapi juga bagian dari upaya edukasi tentang pentingnya sunat dalam aspek kesehatan.

“Tujuannya selain untuk membantu masyarakat kurang mampu, juga memberikan edukasi bahwa sunatan itu salah satu faktor penting bagi kesehatan,” Dalam agama Islam, khitan merupakan salah satu media pensucian diri dan bukti ketundukan atau ketaatan kita kepada ajaran agama. Dalam hadist, Rasulullah SAW bersabda bahwa "Kesucian (fitrah) itu ada lima; khitan, mencukur rambut kemaluan, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis dan memotong kuku (H.R. Bukhori Muslim). ungkapnya. (Tgk selamet M.P.d mudir Jatman idaroh syu'biyah kabupaten bener meriah, Khalifah muda Thariqah naqsabandiyah, Kabid tawajjuh Mptt bener meriah)