Connect with us

Berita

Ta’aruf MATAN Cirebon Raya, Cintailah MATAN Sepenuhnya

Published

on

Majalengka, JATMAN.OR.ID – Dalam rangka estafet kaderisasi, Mahasiswa Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (MATAN) UNU Cirebon mengadakan kegiatan Ta’aruf Matan (TAMAN) Cirebon raya. Acara dilaksanakan di Buper Cipanten Desa Argalingga, Majalengka, pada Sabtu-Minggu, 14-15 November 2020.

TAMAN merupakan jenjang awal menjadi anggota MATAN di wilayah Cirebon yang nantinya akan mengikuti pengkaderan selanjutnya yaitu Suluk Matan 1. Acara TAMAN tersebut bertemakan “Menciptakan Generasi Muda yang Bermoral dan Cerdas Intelektual”.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Plt. Ketua Umum MATAN Gus Hasan Chabibie, Sekjen PW MATAN Jawa Barat Muhammad Habaib, Segenap PC Matan Majelengka, Ketua PC Matan Cirebon, Banser dan Ansor Majalengka.

Plt Ketua Umum Matan Gus Hasan Chabibie mengatakan dalam sambutannya, Seorang guru itu peduli terhadap muridnya dan berbuat baiklah kepada semuanya.

“Seorang guru, sebagaimanapun dosa kita, mau itu sebesar gunung, tetap akan menerima kita dengan tangan terbuka dan hati yang tulus. Kemudian, mari kita contoh sikap Maulana Habib Luthfi kepada siapapun yang lembut, tanpa pandang bulu,” kata Gus Hasan.

Menariknya acara ini diadakan di alam terbuka sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua MATAN Cirebon Sohib Muhammad Nafluddawam Imammuddin, ini salah satu langkah untuk menarik peserta agar mengikuti kegiatan TAMAN ini.

“Tujuan kami mengadakan Acara Ta’aruf MATAN di alam itu supaya peserta yang tidak hanya memandang matan monoton dalam kegiatan keagamaan saja, kita mau mengenalkan MATAN dari sudut pandang yang sedikit berbeda, dalam artian, kita ikuti dulu apa kesukaan mereka, baru disitu kita beri pemahaman tentang MATAN,” jelasnya.

Ketua MATAN UNU Cirebon Sohib Muhammad Hamdi Amrullah mengingatkan agar para peserta dapat mencintai MATAN dengan sepenuh hati.

“Cintailah MATAN sebagai mana kamu mencintai para ulama, karena MATAN dilahirkan dari tangan dan ridho dari ulama,” tutur kang Hamdi.

Kemudian harapan MATAN ke depannya itu bisa menjadi visioner yang bisa bermanfaat untuk banyak orang dan mengkokohkan agar negara ini tetap tentram.

“Juga berharap kalau 5 atau 10 tahun kedepan, para kader Matanlah yang maju pada barisan terdepan dalam membagun bangsa ini. Yang jadi jurusan Hukum, menjadi pengacara yang berthoriqoh, yang tarbiyah, menjadi guru yang berthoriqoh, dan seterusnya. Insya Allah negara ini akan tetap aman,” ungkapnya.

Acara TAMAN ini diikuti oleh sekitar 45 peserta lebih. Peserta berasal dari beberapa daerah meliputi, UNU Cirebon, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, STID Al-biruni, Indramayu, dan santri-santri asal majalengka.

Continue Reading

Berita

132 Kader MATAN Menjadi Relawan Pustaka

Published

on

By

Jakarta, JATMAN.OR.ID: Sebanyak 132 orang mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (MATAN) mendaftar sebagai relawan pustaka pada perpustakaan digital JATMAN yang baru dibangun.

“Pustaka Digital JATMAN ini merupakan program kerja jangka panjang JATMAN Online dalam rangka mewujudkan visi menjadi referensi utama dan pertama tasawuf di Nusantara,” ungkap Muhammad Afdhol, inisiator pembuatan pustaka digital JATMAN.

Perpustakaan Digital JATMAN ini dibatasi pada koleksi dengan tema tasawuf dan turunannya. Ia sudah dapat diakses pada link https://pustaka.jatman.or.id. “Beberapa koleksi buku sudah dapat dibaca pengunjung,” imbuhnya.

Seluruh relawan pustaka melakukan inventarisasi koleksi tasawuf, baik koleksi berbahasa Indonesia, Arab maupun Inggris. Buku-buku yang sudah masuk list lalu disubmit ke dalam sistem pengelolaan koleksi. Sistem ini menggunakan aplikasi opensource Senayan versi terbaru yang dirilis oleh Slims.

Dari 132 relawan ini, dibentuk group-group kecil yang menangani bidang-bidang yang berbeda. Mulai dari tim inventarisasi, tim pengetikan dan tim admin yang melakukan submit. “Bila gedung JATMAN nanti sudah memungkinkan dan ruang pustaka juga sudah available, tidak menutup kemungkinan perpustakaan offline juga akan dibangun,” kata Afdhol. Pada waktunya nanti, relawan ini akan dibagi ke dalam beberapa group lain untuk menangani pengadaan buku dan perawatan koleksi.

Untuk menyesuaikan kemampuan relawan pustaka ini, Pengurus Pusat MATAN akan memberikan pelatihan tehnik pengelolaan dan manajemen perpustakaan. “Kita akan carikan narasumber yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan skill dan pengetahuan pengelola perpustakaan JATMAN ini,” dukung Ketua Umum MATAN, DR. Hasan Chabibie, M.Si.[Red]

Continue Reading

Berita

Komunitas Umbul Teduh Ngaji Tasawuf

Published

on

By

Lampung, JATMAN.OR.ID: Adakan terus kajian-kajian tasawuf untuk meningkatkan spiritualitas kita, mahasiswa dan masyarakat, di tengah gencarnya infiltrasi paham radikalisme. Demikian disampaikan Pengelola Pondok Pesantren Manbaul Huda Batanghari, Gus Hamid pada acara pengajian spiritual PTT, Sabtu (21/11) di sekretariat Komunitas Umbul Teduh, Lampung.

Komunitas Umbul Teduh adalah salah satu komunitas yang ada di kota Metro, Provinsi Lampung secara rutin mengadakan ngaji tasawuf SPT PPT (Spiritual Para Pencari Tuhan) setiap malam Minggu. Pengajian ini dihadiri oleh beberapa komunitas mahasiswa di kota Metro, di antaranya Komunitas Santri Suluk, MATAN, Mahasiswa IAIN Metro Lampung dan juga dihadiri masyarakat sekitar.

Ngaji tasawuf ini nantinya akan terus diadakan sebulan dua kali setiap malam Minggu melalui pertemuan langsung di Komunitas Umbul Teduh.

“Ngaji Tasawuf SPT PPT ini pada dasarnya menjadi agenda rutin Komunitas Umbul Teduh untuk meningkatkan kualitas spiritual anggota yang berasal dari aneka berlatar belakang, akademisi, aktivis mahasiswa dan masyarakat,” jelas Direktur Komunitas Umbul Teduh, Lutfi Hakim.

Biasanya pengajian ini diisi dengan tema-tema filsafat dan tema sosial lainnya. Namun kali ini diperlukan kajian yang bersifat spiritual agar lebih dekat dengan Tuhan (taqorrub ilallah), tambah Lutfi.

Diawali dengan membaca Rotibul Hadadd, pengajian ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang kesufian.

Diharapkan kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang bermanfaat dan dapat mengisi kekeringan spiritual masyarakat baik dari kalangan komunitas, aktivis mahasiswa dan masyarakat akademis yang selama ini lebih banyak mendapatkan kajian sosial dan filsafat saja.[Mukhlis Ardiyanto, Penanggung Jawab Ngaji Tasawuf SPT PPT Komunitas Umbul Teduh]

Continue Reading

Berita

Ratusan Warga Sindanglaut Laksanakan Shalat Ghaib untuk KH. Abdullah Saad

Published

on

By

Cirebon, JATMAN.OR.ID: Kabar meninggalnya salah satu ulama dari Solo, KH. Abdullah Saad menyebar begitu luas. Tidak hanya masyarakat Solo saja yang merasa kehilangan atas pulangnya Ketua Bidang II PP MATAN tersebut, ratusan penduduk Sindanglaut, Kecamatan Lemahabang, Cirebon ikut merasa berduka.

Informasi tersebut datang dari salah seorang ustadz setempat, Oong Suparno (20/11). “Baru saja kami melaksanakan shalat Ghaib untuk Romo Yai Dulah Saad di Masjid Jami al-Iman Sindanglaut,” ungkapnya.

Ajakan shalat Ghaib tersebut disampaikan oleh perangkat Desa Sindanglaut, Kiai Ahmad Husaini kepada segenap jamaah shalat Jum’at. “Sebelum shalat Jum’at dimulai, Kiai Ahmad Husaini yang akan bertindak sebagai khatib menyampaikan kepada jamaah agar ikut serta melaksanakan shalat Ghaib untuk pengasuh Pondok Pesantren al-Inshof Plesungan, Karanganyar Solo,” tambahnya.

Shalat Ghaib dan doa bersama dipimpin langsung oleh KH. Mohammad Ichsan Aziz B.Sc., atau biasa disapa Kiai Ichsan, pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Hidayah Sindanglaut.

KH. Abdullah Saad bin Ali Ahmadi bin Nawi Marsidin merupakan salah satu murid Rais ‘Aam Idaroh Aliyah JATMAN, Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Adapun buku-buku yang pernah beliau tulis, di antaranya adalah Kang Bejo jilid I dan II, Tahu Menceng,  dan Nalar Inshofi.

Beliau meninggal pada hari Selasa, 17 November 2020 pukul 19.20 WIB di RS Indriati Solo Baru. Jenazah dimakamkan pada hari Rabu, 18 November 2020 pukul 13.00 WIB di area pemakaman Pondok Pesantren al-Inshof Plesungan.[Yazid]

Continue Reading

Facebook

Trending