Connect with us

Berita

Plt Ketua Umum MATAN Sampaikan 3 Pesan Penting

Published

on

Jakarta, JATMAN.OR.ID – Plt Ketua Umum MATAN (Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al Mu’tabarah an Nahdliyyah) Gus Hasan Chabibie menyampaikan tiga hal penting yang dapat diambil dari perjuangan Habib Luthfi Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN). Menurut Gus Hasan, tiga hal ini yang selalu diulang-ulang dalam ceramah Habib Luthfi.

Gus Hasan menerangkan, sebenarnya Habib Luthfi itu seharusnya sudah sejak dahulu telah layak mendapatkan gelar Doktor Kehormatan. Kiprahnya dalam berdakwah sudah tidak diragukan lagi untuk membela kesatuan dan persatuan Indonesia.

Hal ini terbukti ketika tinggal hitungan hari lagi Habib Luthfi langsung memutuskan untuk menunda perhelatan besar Maulid Nabi di Pekalongan

“Rais ‘Aam JATMAN yang seyogyanya akan menyelenggarakan acara maulid akbar yang tinggal hitungan hari saja berkenan untuk mengundurkan acara ini karena tidak lain dan tidak bukan karena untuk menghormati anjuran pemerintah dan negara,” ucap Gus Hasan saat menyampaikan sambutan di pelantikan PW MATAN DKI Jakarta secara virtual, Senin (30/11) malam.

Pandemi ini semuanya terkena dampaknya, baik santri atau kiyai, yang disekolah atau pesantren, dan dimanapun terkena dampak dari Covid-19 ini. Sehingga masyarakar dan pemerintah harus bisa melewati dan mengatasi hal tersebut

“Situasi ini saya teringat dawuhnya Habib Luthfi beliau berkali-kali mengatakan, pengurus JATMAN sebagian besar dari MATAN ini baik akademis, yang ada di pesantren, kampus umum maupun kampus keagamaan. Untuk meneruskan estafet perjuanga JATMAN,” jelasnya.

MATAN DKI

Kemudian plt Pusdatin Kemendikbud Gus Hasan menegaskan, hal ini tidak mudah bagi pemuda perlu bimbingan para guru dan mursyid, maka pada titik ini MATAN hadir untuk memberi pendampingan dalam berorganisasi dan memberikan pencerahan pada kader-kader

“Kita bisa meneti jalan intelektual dan spiritual secara bersamaan, kita bisa mengembangakan logika berpikir kita semaju mungkin, namun bisa menata hati kita sebersih mungkin dengan aurad-aurad dan kajian-kajian, tentu dengan bimbingan ruhani dari para musryid,” kata Gus Hasan.

Ini lah bagaimana MATAN bisa menjadi penyeimbang tradisi pikir dan kedalaman dzikir yang memang sudah dicontohkan oleh para guru, “ini adalah organisasi yang betul-betul bisa dijadikan pegangan,” tegasnya.

Selanjutnya Gus Hasan memberikan tiga pesan penting kepada kader Matan yang mana pesan tersebut beliau ambil dari sosok Ketua Forum Sufi Dunia Maulana Habib Luthfi bin Yahya.

“Pertama menyampaikan Islam dengan sejuk, damai dan rendah hati, kedua komitmen cinta tanah air dan bangsa untuk mengutamankan kepentingan negara diatas semuanya disbanding ego-ego kita pribadi maupun kelompok, ketiga bagaimana melatih kemandirian umat dan kemandirian masyarakat sehingga dalam situasi apapun kita bisa berdikari,” jelas pesan pentingnya.

Tiga hal tersebutlah yang ingin saya sampaikan kepada semua sahabat MATAN untuk bisa kita teladani secara bersama-sama. Terakhir, plt Ketua Umum MATAN mengingatkan untuk tidak mengecewakan Rais ‘Aam JATMAN Habib Luthfi.

“Terakhir kita upayakan tidak mengecewakan beliau, karena ketika membicarakan MATAN di belakang itu ada Habib Luthfi bin Yahya,” ungkapnya.

Acara ini juga melantik tiga kepengurus komisariat yang ada di PW MATAN DKI Jakarta, yaitu Komisariat Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Komisariat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Syahid) dan Komisariat Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA Jakarta).

Turut hadir pada pelantikan virtual ini Rois JATMAN Idaroh Wustho DKI Jakarta, DR KH Hamdan Rasyid dan Sekjend MATAN Gus Rosyid. (ap)

Continue Reading

Berita

Pelantikan Idarah Syu’biyah Kota Makassar Periode 2020/2025

Published

on

Syu’biyah Kota Makassar

Makassar, JATMAN Online: Momentum bersejarah kembali terukir di Kota Daeng. Hari Sabtu, tanggal 18 September 2021, pelantikan pengurus Idarah Syu’biyah Jam’iyah Ahli Thariqah al-Muktabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Kota Makassar berlangsung khidmat di Aula Angin Mamiri Rujab Walikota Makassar.

Panitia mengangkat tema “Thariqah al-Mu’tabarah Bangkit, Indonesia Damai dan Berkah”. Tema ini seakan-akan menitip pesan, bahwa keberadaan pengamal tarekat dengan pesan dakwahnya akan memberikan kontribusi besar bagi bangsa, yaitu menciptakan kedamaian dan menurunkan berkah Allah SWT. di Indonesia, khususnya di Kota Makassar.

Secara resmi kepengurusan Idarah Syu’biyah JATMAN Makassar dilantik oleh Drs. K. H. Sahib Sultan Karaeng Nompo (Rais Idarah Wustha JATMAN Prov. Sulawesi Selatan) kemudian dilanjutkan penandatangan berita acara oleh Mudir Idaroh Wustha JATMAN SULSEL (Prof. Dr. H. Abd. Kadir Ahmad, MS. APU), dengan Mudir Idarah Syu’biyah JATMAN Makassar (Drs. H. Misbahuddin Salamu, MA.), Rais Awal JATMAN Pusat Syeikh Sayyid Abd. Rahim Assegaf Puang Makka dan Rais Ifadliyah JATMAN SULSEL dan Makassar, turut menyaksikan Pejabat Walikota Makassar, Pejabat Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar, Ketua Tanfiziyah NU Makassar.

Mudir Idarah Syu’biyah JATMAN Kota Makassar dan juga Kepala Kantor Kemenag Luwu Timur, Drs. H. Misbahuddin Salamu, MA. menyampaikan dalam pidato pembukanya, bahwa JATMAN adalah organisasi keagamaan yang mewadahi pengamal tarekat mu’tabarah dengan menganut paham Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah sesuai yang dibawa oleh para masyaikh dan ulama al-‘Amilin. Dakwah JATMAN selain menebar Islam Rahmatan lil ‘alamin dalam bingkai Ke-Indonesiaan juga berupaya menguatkan generasi yang berakhlak dan memiliki kekuatan ruhani berdasarkan iman dan taqwa.

Pelantikan kali ini dihadiri dari pejabat pemerintah Kota Makassar, para masyaikh dan ulama, pejabat Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar. Diantaranya Syeikh Sayyid Abd. Rahim Assegaf Puang Makka (Mursyid Tarekat Khalwatiah Syekh Yusuf al-Makassari dan Rais Awwal Idaroh Aliyah JATMAN Pusat, Syeikh K. H. Sahib Sultan Karaeng Nompo (Mursyid Tarekat Khalwatiyah Yusufiyah al-Makassari), Dr. K. H. Abd. Muttalib, M.Ag. (Rais Ifadliyah Idarah Syu’biyah JATMAN Makassar), Drs. K.H. Alwi Nawawi, Ketua Tanfidziah NU Kota Makassar Dr. K.H. Kaswad Sartono, MA., Dr.K.H. Amirullah Amri, MA. (Ketua Majelis Ikhwan Tarekat Al-Muhammadiyah Indonesia), Dr. K. M. Mahmud Suyuti, M. Ag. (Ketua PW. MATAN SULSEL) dan sejumlah Ulama lainnya, Kabag Kesra Kota Makassar, Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar Dr. H.M. Arsyad Ambo Tuo, M. Ag., Dandim, Kapolrestabes, dan pengurus JATMAN Kota Makassar yang ikut dilantik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan menggelar Raker Perdana pertama dengan kesepakatan diantaranya adalah pembentukan pengurus Gusniyah (Kecamatan) JATMAN di semua Kecamatan Kota Makassar dengan harapan terakomodir tahun 2021 ini.

Acara pelantikan ini terselenggara dengan sukses berkat Kerjasama ketua panitia H. Ambo Sakka Ambo, M. Ag., sekertaris panitia H. Hasan Pinang, M. Th. I dan seluruh panitia dengan bekerjasama Walikota Makassar. Pelaksanaan Acara mengikuti standar protokol Kesehatan.[Har]

Continue Reading

Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Kunjungi Maulana Habib Luthfi

Published

on

Menko Perekonomian Airlangga Hartato

Pekalongan, JATMAN Online: Menko Perekonomian, Bapak Airlangga Hartarto mengunjungi Maulana Habib Luthfi bin Yahya di kediaman beliau di Komplek Kanzus Sholawat, Pekalongan, kemarin (16/09/2021).

Kunjungan ini merupakan kunjungan kedinasan pada acara pembagian bantuan CSR dan silaturrahmi kepada Wantimpres RI/Ro’is ‘Am JATMAN.

Menko Perekonomian Airlangga Hartato

“Bapak Airlangga Hartarto adalah juga seorang keturunan Sunan Giri, jadi sangat tepat apabila selalu mendatangi para ulama/habaib, yang mempunyai misi yang sama dengan para leluhurnya (Sunan Giri) untuk kebaikan dan kemajuan bangsa dan negara tercinta ini,” papar Maulana.

Menko Perekonomian Airlangga Hartato

Bapak Airlangga Hartarto mendapatkan masukan dan saran dari Wantimpres agar mempunyai strategi yang jitu demi kemajuan negeri ini. Masalah ekonomi tidak terlepas dan tidak dapat dipisahkan dari masalah pertahanan dan keamanan. “Jika ekonomi ini dapat terjaga dengan baik, dan kesejahteraan juga terjamin secara adil dan merata, maka sudah dapat dipastikan, bahwa keamanan negara juga dapat berlangsung dengan aman dan damai,” pesan Maulana.[Has]

Continue Reading

Berita

Juri Ardiantoro Resmi Menjadi Rektor Unusia

Published

on

By

Jakarta, JATMAN Online – Juri Ardiantoro resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta masa khidmat 2021-2025 oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj. Pelantikan dilaksanakan di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164 Jakarta Pusat, pada Kamis (16/9/2021) siang.

Prosesi pelantikan Rektor Unusia Jakarta tersebut dilakukan secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Acara ini juga disiarkan langsung melalui TVNU.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kiai Said sekaligus membacakan ikrar Rektor Unusia, kemudian diikuti oleh Juri Ardiantoro. Ikrar tersebut diawali dengan kesediaan untuk menegakkan akidah Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta mengamalkan Pancasila dan UUD 1945.

“Menjunjung kode etik Unusia, mematuhi peraturan perundang-undangan dan peraturan Unusia, menjaga nama baik dan kehormatan Unusia, mampu bekerja sama dan bertekad kuat untuk memajukan Unusia. Menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya,” demikian bunyi ikrar Rektor Unusia, dibacakan Kiai Said dan diikuti Juri Ardiantoro.

Kiai Said berharap dibawah kepemimpinan yang baru ini semoga Unusia Jakarta kelak menjadi universitas andalan di Indonesia. Sebab Unusia Jakarta memiliki jurusan perkuliahan berbeda dari kampus-kampus lain.

“Mudah-mudahan Unusia ke depan di bawah pimpinan Mas Juri menjadi universitas andalan. Terutama (karena) kita punya jurusan yang tidak ada di lain tempat yaitu Islam Nusantara,” ungkap Kiai Said.

Pembacaan surat keputusan pelantikan sebelumnya dibacakan oleh Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini. Surat itu berisi ucapan terima kasih dan penghargaan yang telah diberikan setinggi-tingginya kepada Rektor Unusia 2015-2021 Prof Maksum Machfoedz dan keputusan rektor.

“Mengangkat dan mengesahkan Dr H Juri Ardiantoro sebagai rektor Unusia masa khidmat 2021-2025. Menugaskan kepada yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan menjalankan seluruh tanggung jawab sesuai dengan keputusan dan petunjuk dari PBNU,” kata Helmy saat membacakan surat keputusan.

Surat keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 3 Shafar 1443 Hijriah yang bertepatan pada 10 September 2021. Surat tersebut ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini.

Continue Reading

Facebook

Arsip

Trending