Connect with us

Berita

Besok, Markaz Al-Jilani Adakan Haul Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Published

on

Jakarta, JATMAN.OR.ID – Markaz Al-Jilani Asia Tenggara dan Zawiyah Arraudhah Ihsan Foundation kembali akan mengadakan Haul Sulthonul Auliya’ Maulana Sayyiduna Syaikh Abdul Qadir al-Jilani qs./ ra. Ke-88,1 besok Jum’at (27/11).

Menurut pantauan JATMAN Online, Acara Haul akan diadakan di Markaz Al-Jilani Asia Tenggara, Jl. Tebet Barat VIII No. 50, Jakarta Selatan.

Acara tersebut akan dihadiri oleh As-Sayyid As-Syarif Prof. Dr. Syaikh Muhammad Fadhil al-Jilani al-Hasani al-Husaini Hafidzahullah melalui video Conference dari Turki.

Selain itu, dihadiri langsung oleh Rais Markaz Al-Jilani Asia Tenggara KH. Muhammad Danial Nafis. Ia juga merupakan Khadim Zawiyah ar-Raudhah.

Haul akan dilaksanakan pada Jum’at, 27 November 2020 / 11 Rabiul Akhir 1442 H mulai pukul 19.30 WIB. Rangkaian Haul akan Diawali dengan Khotmul Qur’an 7x mulai ba’da subuh oleh santri & santriwati tahfidz Ma’had Zawiyah Arraudhah.

Kemudian bagi jama’ah yang ingin mengirim do’a arwah dan donasi untuk haul penuh berkah ini silahkan mengisi formulir berikut ini http://bit.ly/27November2020

Acara ini untuk umum dapat dihadiri oleh Ikhwan dan Akhwat. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0877-8805-8845.

Bagi para jama’ah yang hadir diharuskan untuk selalu menerapkan protokol Kesehatan.

Berita

Jelang Munas JATMAN, Idaroh Aliyah Gelar Rapat Pleno

Published

on

pleno JATMAN

Pekalongan, JATMAN.OR.ID: Idaroh Aliyah Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN) lakukan Rapat Pleno di kediaman Maulana Habib Luthfi bin Yahya di Pekalongan menjelang Musyawarah Nasional 2021 yang direncanakan di Bengkulu.

Rapat Pleno ini guna menyamakan visi dan misi organisasi JATMAN dalam menyambut Munas.

“Rapat pleno ini dalam rangka menyamakan visi dan persepsi terkait dengan jam’iyyah ini” kata Sekjen JATMAN KH. Mashudi saat di depan kediaman maulana Habib Luthfi bin Yahya, Selasa (5/5).

pleno JATMAN

Rapat pleno ini diharapkan menjadi tolok ukur saat Munas mendatang terutama dibidang ekonomi, ketahanan pangan, perkebunan dan perikanan.

“Disini kita memiliki program prioritas seperti kemajuan di bidang ekonomi, ketahanan pangan, peternakan, perkebunan dan perikanan” ujar Kyai Mashudi.

Sekjend JATMAN juga mengingatkan kembali bahwa acara ini untuk mempersiapkan Musyawarah Kubro atau Musyawarah Nasional JATMAN 2021 yang insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2021 di Bengkulu.

pleno JATMAN

Selain itu, Kiai Mashudi mengimbau bahwa acara Munas di Bengkulu dilaksanakan dengan mematuhi Protokol Kesehatan.

“Kita sudah sepakat akan mengadakan Munas di Bengkulu namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan” imbuhnya.[War]

Continue Reading

Berita

Sinergitas Perkuat Kemandirian Ekonomi, MATAN Lebak Adakan Taman Sufi

Published

on

By

Banten, JATMAN.OR.ID – Dalam rangka memperkuat hubungan antar lembaga, Mahasiswa Ahlith Thariqah al Mu’tabarah (MATAN) Cabang Lebak menggelar acara Taman Sufi (Ta’aruf MATAN) dengan tema Silaturahmi Menjalin Sinergi pada Rabu (27/04) Sore.

Koordinator MATAN kecamatan Malingping Sohib Adi Yusdinar, menyampaikan bahwa  MATAN harus mampu membangun perekonomian, pertanian dan sebagainya.

“MATAN itu harus yang mandiri dan dapat menjadi pionir baik dari segi perekonomian, pendidikan, dan pertanian. Sebagaimana pesan Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Hasyim Bin Thoha Bin Yahya “Matan Harus Mandiri”,” katanya ketika menyampaikan sambutan di Gedung MWCNU Malingping, Banten. 

Selaras dengan yang disampaikan Sohib Adi, Ketua PC MATAN Lebak Sohib Dede Ahmad Nazmudin menegaskan, “Para kader Matan harus bersifat mandiri dan diharapkan siap menjawab tantangan umat dan tantangan bangsa kedepan,” tegasnya.

Ketua PC MATAN Lebak Sohib Dede menambahkan, MATAN dalam pergeraknnya selalu berpegang teguh kepada para alim ulama dalam mensyiarkan tarekat dikalangan pemuda.

“MATAN adalah organisasi yang mengenalkan thoriqoh dan peranannya terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang selalu berpegang pada nilai spiritualis Intelektualis dan Nasionalme, dan tidak lepas dari landasan utamanya berpegang pada asasul khomsah yang tercantum pada SOP Juknis Matan,” jelasnya.

Diakhir sambutannya Sohib dede mengutip perkataan Gus Anam, MATAN harus bisa menjadi generasi penerus bangsa yang dapat menjawab problematika dan tantangan umat.

“Diantara bagian generasi penerus yang akan meneruskan perjuangan-perjuangan para pendiri bangsa adalah sangat diharapkan sekali siap untuk menjawab tantangan umat dan tantangan bangsa sehingga menjadi kader – kader yang tidak memalukan para leluhur bangsa. MATAN harus bisa Mandiri, berpikiran yang universal hindari dari kancah politik titik beratkan pada kepentingan bangsa dan Negara, lebih – lebih agama,” kata ketua MATAN Lebak.

Kegiatan ini juga sekaligus buka bersama dengan MATAN Koordinator Kecamatan Malingping, MWCNU serta Para Banom-banom nya diantaranya IPNU, IPPNU, PMII, Ansor, Fatayat, Muslimat. Dihadiri pula oleh Camat Kecamatan Malingping Bapak Lingga.

Kiyai Usep Saepudin selaku tanfidziyah MWCNU sangat mensupport kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh MATAN.

“Saya sangat mendukung dengan agenda-agenda MATAN, terutama dalam waktu dekat ini MATAN akan melaksanakan Suluk MATAN 1 dan bisa diadakan di Wilayah kesultanan Banten lebih tepatnya di Desa. Kenari Kec. Kasunyatan. Selain tempat tersebut nyaman juga mempunyai pusat sejarah,” ujarnya.

Penasihat MATAN Lebak KH. Ali Su’udi berpesan MATAN harus mendiri dengan menjalankan ekonomi kreatif.

“MATAN selain daripada mengenalkan tarekat juga harus menjalankan ekonomi kreatif yang mandiri yang dicontohkan para guru-guru dan ulama-ulama kita terdahulu, dan berperan aktif dalam lingkungan masyarakat. Karena Matan harus dapat menjawab tantangan umat dan tantangan bangsa kedepan,” ungkapnya. [Dede Ahmad Nazmudin/ap]

Continue Reading

Berita

MATAN Yudharta Cetak Kader Ahlul Mal melalui Obrol MATAN Inspiratif

Published

on

MATAN Yudharta

PASURUAN, JATMAN.OR.ID: MATAN Yudharta hadir tidak hanya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan penerus perjuangan ulama’, salah satunya melalui bidang perekonomian yakni pengusaha, maka dari itu, tak hanya mencetak ahlul Ilmi dan ahlul dzikri saja, tapi juga mencetak Kader Ahlul Mal melalui kajian online inspiratif dalam obrol MATAN.

Kajian online yang diadakan oleh CO.Departemen Ekonomi Kreatif MATAN Yudharta sebagai bahan acuan inspiratif dan inovatif untuk para pengusaha di masa sekarang. Kajian tersebut dilaksanakan kemarin pagi dini hari sekitar jam 08.00 WIB hingga selesai. (26/04/21).

Dalam Kajian tersebut membahas materi berupa tahap awal bagi pengusaha adalah Managemet, yang mana inti dari materi tersebut adalah “The way we influence people to achieve your goals” atau bagaimana cara kita untuk mendapatkan sesuatu dengan /menggunakan orang lain.

Tak hanya itu, materi yang dijelaskan oleh narasumber kita seorang Bussines Consultants juga pendamping DEK MATAN yudharta, Nasrul Fikri. Mempunyai 2 cara JITU yakni point pertama. Gunakan  bantuan orang lain, Pekerjakan orang sukses dan gunakan teknologi, sedangkan point kedua adalah Optimalisasi sistem kerja dan layout, supaya kerja lebih sedikit tapi dapat lebih banyak karena hal tersebut merupakan salah satu kiat-kiat cerdas seorang pebisnis.

Pentingnya membaca dalam berbisnis, karena membaca (wawasan) dan pengalaman (praktik) harus seimbang maka dari itu, bila Orang yang menginginkan hasil yang berbeda tapi tindakannya sama itu namanya orang gila” ujar Fikri, Bussines Consultants juga pendamping DEK MATAN yudharta

Sudah dijelaskan dalam kitab Tanbihul Ghofilin halaman 165 bahwasannya tiang agama itu ada 4, yakni ulama, umaro’, TNI/Polri, dan Pengusaha, hal tersebut menjadi dorongan untuk sahabat MATAN Yudharta dalam berupaya menjadi pengusaha yang cerdas, apalagi dimasa pandemi sepereti sekarang ini. (Fit).

Continue Reading

Facebook

Arsip

Trending