Connect with us

Berita

Beberapa Tokoh Hadir dalam Pembukaan Munas JATMAN Bengkulu

Published

on

Bengkulu, JATMAN Online – Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Jami’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN) sering disebut Munas Kubro digelar di Balai Raya Kota Bengkulu, Minggu (13/03).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rois Am KH. Ali Masadi dan Menkopolhukam Mohammad Mahfud MD secara langsung serta Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin melalui daring.

KH. Abdul Muntaqim, selaku Rois Idaroh Wustho Bengkulu, dalam sambutannya menyampaikan rasa sukacita yang mendalam, karena harapannya untuk menghadirkan ulama-ulama se-Indonesia di Provinsi Bengkulu bisa terealisasikan pada hari ini.

“Masjid di Provinsi Bengkulu banyak, tapi isinya kosong. Akhirnya saya punya cita-cita, supaya Provinsi Bengkulu dijauhkan dari kemadharatan, kami mendatangkan ulama-ulama thariqah di Provinsi Bengkulu agar dijauhkan malapetaka dan provinsi Bengkulu menjadi provinsi yang barakah, Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.” Kata Kiai Muntaqim.

Menurutnya, selama ini tidak banyak pejabat di Bengkulu yang mengenal thariqah. Padahal, thariqah adalah basis awal pendirian negara Indonesia. Untuk itulah, terselenggaranya kegiatan ini sekaligus memperkenalkan thariqah kepada masyarakat Bengkulu, khususnya kepada pejabat daerah sendiri.

 “Andai kata tidak ada thariqah, Indonesia ini tidak akan wujud, dan Pancasila juga tidak akan wujud. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Apa itu? Amalan ahlit thariqah, Laa Ilaaha Illallah Muhammadun Rasulullah.” Ungkapnya.

Maka, atas dasar tersebut, ia berharap agar TNI dan Polri bersama Jam’iyyah Thariqah saling berbagi tugas dengan menjaga keamanan dan keimanan untuk memberikan keseimbangan di negara dan dunia.

Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu, Dr. H. Rosjonsyah, S.I.P, M.Si., mengucapkan terima kasih kepada JATMAN. Karena dengan berlangsungnya kegiatan Munas JATMAN tersebut, bisa mengangkat nama Provinsi Bengkulu di kancah nasional sekaligus dapat meningkatkan sektor pariwisata di berbagai bidang.

“Tujuan saya kemari ini juga untuk menyambut jamaah-jamaah thariqah yang di luar Provinsi Bengkulu, dari Papua, Aceh, Lampung, NTB dan seluruh Indonesia. Sebelum pulang, silakan menikmati wisata-wisata yang ada di Bengkulu dan tempat kuliner, juga oleh-oleh khas Bengkulu.” Pungkasnya.

Adapun rangkaian acara Pembukaan Munas JATMAN Bengkulu diawali dengan penampilan tim hadrah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari beberapa tokoh, dibuka oleh Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin serta ditutup doa oleh KH. Mahron Yasin, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah.

Dalam acara tersebut, hadir pula beberapa pejabat TNI, Polri serta pejabat daerah dan pejabat nasional lainnya.

Pewarta: Khoirum Millatin

MATAN

Merayakan Lebaran, MATAN Yudharta Adakan Safari Keliling Masyayikh Di Pondok Pesantren Ngalah

Published

on

Pasuruan, JATMAN Online – MATAN Yudharta Pasuruan adakan safari keliling kepada para masyayikh di Pondok Pesantren Ngalah.Acara ini dilakukan guna terus menggerakkan tongkat estafet organisasi MATAN dengan para masyayikh, khususnya para gawagis. Karena MATAN Yudharta sendiri tidak pernah lepas dari bimbingan beliau.

Agenda ini dilaksanakan pada hari Senin (16/08) dengan diikuti oleh semua anggota MATAN. Lokasi yang menjadi tujuan utama dalam safari keliling adalah murrobih ruhina atau guru mursyid kita yakni Kiai Sholeh Bahrudin, kemudian dilanjutkan dengan ke rumah Pak Syaiful (Gus Pul), Agus H. Sholiq, Agus H. Yusuf Wijaya Lc.M, Agus H. Achmad Syaikhu, Agus H. Kholid Murtadlo, Agus H. Muhammad, dan Agus Miftahul Atiq.

Dari event sowan masyayikh ini, semua anggota MATAN mendapat pengingat dari para masyayikh seperti dari Agus H.Yusuf Wijaya bahwa yang penting dari MATAN adalah bisa membentengi mahasiswa dari sikap berpikir logis saja karena MATAN orientasinya untuk mengolah rasa, mengolah hati. Sepatutnya, pemuda memiliki benteng spiritual agar hanyut ke dunia bebas.

Ia berharap, kedepannya MATAN bisa menyentuh mahasiswa di luar pondok pesantren. karena banyak mahasiswa non-pesantren yang perlu ajakan dan dorongan dari MATAN agar bisa mengenal seorang guru mursyid.

“Bila MATAN mulai dikenal oleh mahasiswa non-pesantren, maka satu persatu, akan mampu dicapai karena MATAN mampu meraih zona luar pesantren untuk ikut bersyi’ar thariqah.” Ungkap Agus H.Saikhu.

Event ini ditutup dengan doa dari para masyayikh agar MATAN yang ada di Komisariat Yudharta Pasuruan selalu istiqamah dan mampu menjalankan cita-cita pendiri.

Penulis: MATAN Yudharta
Editor: Khoirum Millatin

Continue Reading

Berita

Idarah Ghusniyah JATMAN Sendang Agung Lampung Tengah Resmi Dilantik

Published

on

Lampung Tengah, JATMAN Online – Pelantikan pengurus Idarah Ghusniyah Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN) Kecamatan Sendang Agung Lampung Tengah diadakan di halaman Gedung MWC NU kecamatan setempat, Minggu (15/5).

Pelantikan kepengurusan JATMAN Sendang Agung tersebut digelar dalam rangkaian acara halal bi halal.

Mudir Idarah Ghusniyah JATMAN Ustadz Yasin Zakaria berpesan kepada seluruh pengurus JATMAN untuk dapat memberikan penjelasan terhadap masyarakat dalam mengenalkan terkait ketarekatan.

“Kita memiliki tugas, yaitu memberikan penerangan kepada masyarakat terkait dengan thoriqoh,” ujarnya.

Ustadz Yasin Zakaria mengatakan pengurus JATMAN tidak hanya mensyiarkan zikir semata, namun juga harus mensyiarkan ilmu. Pasalnya, saat ini banyak bermunculan orang dan kelompok yang memakai baju tasawuf atau tarekat, namun bertentangan dengan Alquran dan As-Sunnah.

“Lawan kita adalah kebodohan, ahlu thoriqoh harus menjadi ahli ilmu, karena ilmu itu ada dua; ilmu dzahir dan ilmu bathin. Segala sesuatu harus dibarengi dengan ilmu, baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat. Keseimbangan dalam kesadaran itulah yang menjadi misi bersama dari JATMAN Sendang Agung,” Jelasnya.

Acara pelantikan dan pengukuhan pengurus JATMAN Sendang Agung dihadiri Ketua JATMAN Wilayah Lampung Al Habib Assadullah, Ketua JATMAN Lampung Tengah KH. Muhtar Ghozali, KH. Syamsudin Thohir, Ketua Suriyah MWC NU Kecamatan Sendang Agung Tanfidiyah Ky. Hunasin, Ketua Tanfidiyah MWC NU Kecamatan Sendang Agung Ghufron Mustofa, Seluruh badan otonom (banom) NU Kecamatan Sendang Agung, Camat Kecamatan Sendang Agung Ade Sujana Dwiyanto, Ketua KUA Kecamatan Sendang Agung H.Rozikin, tokoh agama dan ratusan undangan lainnya.

Berikut ini pengurus Idarah Ghusniyah JATMAN Kecamatan Sendang Agung masa khidmat 2020-2025 yaitu:

(l) Majlis Ifta’, KH. Hamdad Mudzakir (Ketua),

(ll) Ifadliyyah, KH.Aceng Arifin (Rois), Ust. Muslihudin, S.Pd.l (Katib),

(lll) Imdloiyyah, Ust. Yasin Zakariya (Mudir), Ust. Mahmud Jauhari (Sekretaris) Triyono, S.Pd.l,

(IV) Imadiyyah, (a)- Lajnah Iqtishodiyyah, Ust Rasim, (b)- Lajnah Bahtsul Masa’il (Ky. Yasiruddin, (c)- Lajnah Muslimat Thoriqiyyah Nahdliyyah, Nyai Rokayah (ketua), Nyai Mariyah, D.Pd.l (Sekretaris), (d)- Lajnah MATAN, Muhammad Anwar S.Pd.l (ketua), Misbahuddin, M.Pd. (sekretaris).

Continue Reading

Berita

Rabithah ‘Alam Islami Siap Bantu Agenda Internasional NU

Published

on

By

Jakarta, JATMAN Online – Sekretaris Jenderal Rabithah ‘Alam Islami (Liga Muslim Dunia) Syaikh Muhammad bin Abdul Karim Al Issa mengungkapkan bahwa Rabithah siap membantu kebutuhan-kebutuhan dalam pelaksanaan agenda-agenda internasional Nahdlatul Ulama (NU).

“Nahdlatul Ulama adalah organisasi yang pantas menjadi teladan bagi organisasi-organisasi Islam lainnya di seluruh dunia”, kata Syaikh Muhammad dalam keterangan yang dikutip di Antara, Kamis (12/05).

Ia menyatakan bahwa NU ikut memegang hak milik atas Rabithah karena Rabithah dimaksudkan sebagai milik seluruh dunia Islam.

Hal itu ia sampaikan dalam kesempatan pertemuan pribadi bersama Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf seusai penutupan “Forum tentang Nilai-nilai Bersama di Antara Para Pengikut Agama” di Riyadh.

Syaikh Al Issa menyambut ajakan kerja sama itu dengan bersemangat karena yakin bahwa semua agenda NU dimaksudkan sebagai ikhtiar untuk membangun dan menebarkan kemaslahatan.

“Saya sudah berkeliling ke seluruh dunia dan bertemu banyak orang. Tidak pernah saya mendengar pembicaraan tentang NU dan Anda pribadi (menunjuk Ketua Umum PBNU), kecuali hal-hal baik dan pujian saja,” ujar Al Issa.

Kedua pihak bersepakat untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam langkah-langkah strategis menghadapi dinamika internasional yang rumit dewasa ini.

“Apa pun bentuk dukungan yang anda butuhkan dalam upaya-upaya internasional Anda, jangan segan-segan menghubungi kami. Karena Rabithah ‘Alam Islami ini adalah milik Nahdlatul Ulama juga,” ujar Al Issa.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf mengakui bahwa agenda apa pun menyangkut dunia Islam akan sulit berjalan dengan baik apabila tidak melibatkan Kerajaan Saudi Arabia.

Hal itu mengingat bahwa kerajaan itu memegang kedaulatan atas dua tempat suci, pusat peribadatan umat Islam di seluruh dunia.

Continue Reading

Facebook

Arsip

Trending