Connect with us

Berita

11 Perawi Indonesia dalam Kitab al Arba’un al Buldaniyah

Published

on

Jakarta, JATMAN.OR.ID – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi Wassalam Zawiyah Ar Raudhah dan Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah (JATMAN) DKI Jakarta menggelar khataman Kitab Al Arba’un Al Buldaniyah di Zawiyah Arraudhah Jl. Tebet Barat VIII No. 50, Kec. Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (14/11) Sore.

Maulid Nabi ini biasa diadakan setiap tahunnya dengan istilah ‘Maulid Anwar’. Namun pada tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yaitu di awali khataman kitab dan peserta yang terbatas dikarenakan sedang Pandemi Covid-19.

Khataman Kitab ini langsung diijazahkan oleh KH. Ahmad Mawarzie al Batawi yang merupakan murid dari Musnid Al ‘Ashr Syaikh Muhammad Yasin bin Muhammad Isa Al Fadani penulis dari kitab Al Arba’un Al Buldaniyah. Khataman ini di ikuti Sekitar 200 an peserta dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kitab al-Arba’un al-Buldaniyah secara bahasa diartikan 40 kota atau negeri, dan Arba’una Haditsan ‘an Arba’ina Syaikhan min Arba’ina Baladan bermakna, 40 hadis dari 40 guru, dari 40 kota.

“Sedangkan secara istilah al-Arba’un al-Buldaniyah Arba’una Haditsan ‘an Arba’ina Syaikhan min Arba’ina Baladan ialah hadis-hadis yang berisi kumpulan 40 hadis yang diriwayatkan dari 40 guru yang berasal dari 40 kota,” jelas Kyai Mawarzie.

Dalam kitab al Arba’un al Buldaniyyah ada 11 perawi Indonesia yang berasal dari Indonesia yang di riwayatkan Syaikh Yasin al-Fadani dalam kitabnya. Diantaranya yaitu:

Syaikh Abdullah bin Azhari al-Falembani (Hadis ke-29), Kyai Ahmad Marzuqi bin Mirsad Batavia, Jakarta (Hadis ke-30), Syaikh Muhsin bin Raden Muhammad Serang, Banten (Hadis ke-32), al-‘Allamah as-Sayyid Husain bin Muhhamd, Semarang, Jawa Tengah (Hadis ke-33), KH. Hasyim bin Asy’ari, Jombang, Jawa Timur (Hadis ke-36), al-Allamah Kyai Sadiq bin Abdullah Lasem atau Jember (Hadis ke-37).

Syaikh al-Mu’ammar Kyai Jam’an bin Samun, Tangerang (Hadis ke-31), al-Mu’ammar Kyai Ma’shum bin Ahmad, Lasem, Rembang (Hadis ke-34), al-Mua’ammar as-Sayyid Umar bin Taha, Surabaya, Jawa Timur (Hadis ke-35), al-‘Allamah al-Faqih as-Sayyid Hamid as-Sirri, Malang, Jawa Timur (Hadis ke-38), al-Mu’ammar KH. Hasan Genggong, Genggong, Probolinggo (Hadis ke-39).

Dalam khataman ini juga peserta yang hadir diberikan Ijazah Kitab Jauhar Tauhid, Kitab Al Barjanzi, Maulid Diba’, dan Ratibul Hadad langsung dari Kyai Marwazie ketika membaca nama-nama pengarang dari kitab tersebut di dalam kitab al Arba’un al Buldaniyah.

Diakhir setelah pembacaan kitab tersebut selesai, Kyai Mawarzie memberikan Ijazah Kitab ini kepada peserta, “Saya Ijazahkan Kitab ini kepada hadirin yang saya dapatkan langsung dari Syaikh Yasin al-Fadani”, ungkapnya. Kemudian peserta yang hadir serentak mengatakan Qabiltu. (ap)

Continue Reading

Berita

Perkuat Tim, JATMAN Online Adakan Pelatihan Desain Poster

Published

on

By

desain

Jakarta, JATMAN.OR.ID: Tim redaksi JATMAN Online mengadakan pelatihan Desain Poster Dasar untuk para desainer relawan yang tergabung dalam Media Center JATMAN secara daring, Rabu malam, 25/11.

Ini adalah pelatihan ke-2 dari rangkaian pelatihan yang diselenggarakan JATMAN Online dalam rangka memperkuat pengelolaan media. Pelatihan pertama yang sudah dilakukan minggu lalu adalah tentang penulisan jurnalistik dasar bersama wartawan senior alumni Kantor Berita Antara.

desain

Kali ini mengangkat tema mendesain poster dengan cara mudah bagi pemula. Tema ini disampaikan dengan apik oleh Wakil Pemimpin Redaksi JATMAN Online, Mas Anam Addimaky. “Malam ini kita akan belajar menggunakan aplikasi Canva dan beberapa aplikasi pendukung lain untuk membuat poster,” terang Mas Anam.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 23 peserta dari berbagai daerah yang tergabung sebagai desainer relawan JATMAN Online. Peserta cukup antusias mengikuti sessi sampai akhir. Banyak pertanyaan diajukan dan Mas Anam melahapnya dengan mudah.

desain

“Semoga pelatihan ini dapat secara signifikan memperkuat tim pengelola portal berita JATMAN Online dan kemudian melahirkan banyak karya desain yang dibutuhkan,” harap Pemimpin Redaksi JATMAN Online, Muhammad Sutan Majolelo.[Af]

Continue Reading

Berita

Mengenang Pecinta Para Habib; Kyai Abdullah Saad

Published

on

By

KH. Abdullah Saad
Ketua Umum MATAN, DR. Hasan Chabibie, M.Si., di depan makam KH. Abdullah Saad.

Solo, JATMAN.OR.ID: Selasa, 17 November 2020, seorang Kyai, Pengasuh Pondok Pesantren al-Inshof, Solo, seorang murid kinasih Abah, seorang sahabat dan pengurus Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (MATAN), KH. Abdullah Saad dengan tenang menghadap Sang Kekasih.

Kita semua, baik selaku santri beliau, sahabat beliau seperjuangan di MATAN terhenyak mendengar kabar kepergian beliau. Betapa Kyai muda ini begitu cepat dipanggil Allah, Sang Pemilik Ruh.

Kita Sangat Kehilangan

Sabtu malam, 21 November 2020, MATAN Indonesia menggelar acara dengan tema Tahlil untuk Pecinta Haba’ib; KH. Abdullah Saad. Tahlil yang dipimpin langsung oleh Sekjend MATAN, Gus Rosyid, diikuti dengan khidmat oleh puluhan jamaah yang hadir secara daring.

Usai tahlil, satu persatu pengurus MATAN dan sahabat terdekat Yai Saad pun tak kuasa menahan cerita. Semuanya ingin mengenang waktu saat bersama beliau. Demikian pula Ketua Umum MATAN, Gus Hasan, mengawali ceritanya yang hanya beberapa saat bersama almarhum mengenang.

“Apapun, perintahkan kepada saya Gus, akan saya laksanakan,” kenang Gus Hasan menirukan permintaan almarhum saat bertemu pada Silatnas MATAN di Makassar waktu lalu. Kenangan singkat yang sangat sarat makna dan tauladan, tambahnya.

Tidak mau kalah, Kang Syukron Makmun, seorang pengurus teras MATAN dari Cirebon juga menceritakan kenangannya. Pesan yang paling saya ingat dari almarhum adalah nasihat tentang ketaatan kepada pemimpin. “Ketua yang restui siapa? Abah. Berarti perintah Ketua adalah perintah Abah, maka lihat sebagai Abah yang memberikan perintah,” paparnya menirukan.

KH. Abdullah Saad

Gus Dulloh, demikian almarhum dipanggil semasa hidupnya adalah murid kesayangan Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Beliau dikenal sangat senang membantu haba’ib. Tidak sedikit haba’ib dibuatkan tempat tinggal dan majelis untuk mengaji. Almarhum orang yang murah tangan membantu, terutama kepada dzurriyyah Rasulullah. Abah sangat sayang kepada almarhum. Setiap kali Abah menyelenggarakan kegiatan, Gus Dulloh tidak pernah absen membantu, dan jumlah bantuannya selalu lebih besar dari bantuan murid Abah yang lain. Sungguh sosok Gus Dulloh yang sarat tauladan. Semoga Allah memenuhi almarhum dengan rahmat di sana, amin.[Af]

Baca berita lain: Ratusan Warga Sindanglaut Laksanakan Shalat Ghaib untuk KH. Abdullah Saad

Continue Reading

Berita

132 Kader MATAN Menjadi Relawan Pustaka

Published

on

By

Jakarta, JATMAN.OR.ID: Sebanyak 132 orang mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (MATAN) mendaftar sebagai relawan pustaka pada perpustakaan digital JATMAN yang baru dibangun.

“Pustaka Digital JATMAN ini merupakan program kerja jangka panjang JATMAN Online dalam rangka mewujudkan visi menjadi referensi utama dan pertama tasawuf di Nusantara,” ungkap Muhammad Afdhol, inisiator pembuatan pustaka digital JATMAN.

Perpustakaan Digital JATMAN ini dibatasi pada koleksi dengan tema tasawuf dan turunannya. Ia sudah dapat diakses pada link https://pustaka.jatman.or.id. “Beberapa koleksi buku sudah dapat dibaca pengunjung,” imbuhnya.

Seluruh relawan pustaka melakukan inventarisasi koleksi tasawuf, baik koleksi berbahasa Indonesia, Arab maupun Inggris. Buku-buku yang sudah masuk list lalu disubmit ke dalam sistem pengelolaan koleksi. Sistem ini menggunakan aplikasi opensource Senayan versi terbaru yang dirilis oleh Slims.

Dari 132 relawan ini, dibentuk group-group kecil yang menangani bidang-bidang yang berbeda. Mulai dari tim inventarisasi, tim pengetikan dan tim admin yang melakukan submit. “Bila gedung JATMAN nanti sudah memungkinkan dan ruang pustaka juga sudah available, tidak menutup kemungkinan perpustakaan offline juga akan dibangun,” kata Afdhol. Pada waktunya nanti, relawan ini akan dibagi ke dalam beberapa group lain untuk menangani pengadaan buku dan perawatan koleksi.

Untuk menyesuaikan kemampuan relawan pustaka ini, Pengurus Pusat MATAN akan memberikan pelatihan tehnik pengelolaan dan manajemen perpustakaan. “Kita akan carikan narasumber yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan skill dan pengetahuan pengelola perpustakaan JATMAN ini,” dukung Ketua Umum MATAN, DR. Hasan Chabibie, M.Si.[Red]

Continue Reading

Facebook

Trending