Connect with us

Berita

Tiga Organisasi Kemahasiswaan NU Gelar Maulid Bareng

Published

on

Cirebon, JATMAN.OR.ID: Tiga organisasi kemahasiswaan yang bernafas ke-NU-an telah menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Sabtu (7/11) di kampus 2 UNU (Universitas Nahdlatul Ulama) Cirebon.

Tiga organisasi tersebut adalah PMII, PKPT IPNU-IPPNU, dan MATAN. Ketua MATAN Cirebon Nafluddawam menjelaskan, “Kami menyelenggarakan diskusi lintas organisasi sayap NU di kampus UNU guna memperkuat frekuensi ikatan, kami harus tunjukkan bahwa kami satu barisan.”

Perlu diketahui, PMII, organisasi yang lahir 1960 ini merupakan anak biologis NU. Saat itu susah payah merumuskan sayap NU untuk di kampus, hingga PBNU mencetuskan PMII di bawah kepemimpinan Mahbub Djunaidi sebagai ketua umum pertamanya.  Saat itu ketua umum PBNU adalah KH Idham Chalid yang juga penyusun shalawat thariqiyah. Walau pun saat ini memilih interdependensi, namun di AD/ART berstatus badan otonom.

Selanjutnya, PKPT IPNU-IPPNU atau pimpinan komisariat perguruan tinggi, ini merupakan kepanjangan tangan IPNU (Ikatan Pelajar NU) dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri NU), bagian dari banom NU yang merambah dari sekolah-sekolah hingga kampus-kampus.

Kemudian, MATAN, akronim dari Mahasiswa Ahlith Thariqah Al-mu’tabarah An-nahdliyah. Lahir dari banom NU yang fokus mewadahi pengamat thariqah; JATMAN. MATAN didirikan langsung oleh Ro’is ‘Amm JATMAN Maulana Habib Dr. Luthfi bin Yahya. Sasarannya adalah anak-anak muda secara umum, dan secara khusus di perguruan tinggi.

“Walaupun baru lahir beberapa tahun, hadirnya MATAN semoga dianggap angin segar bagi calon intelektual-intelektual muda. Karena MATAN berupaya untuk menyeimbangkannya dengan spiritual,” pungkas ketua MATAN Cirebon yang biasa dipanggil Kang Karwo.

Fathurrahman yang pernah memimpin PK PMII UNU menambahkan, “kita harus tunjukkan nilai-nilai dasar perjuangan Baginda Nabi, itu ada dalam diri NU. Lestarikan, jangan sampai mau tergilas oleh oleh ajaran atas nama agama yang merusak nilai-nilai tersebut.”

Senada dengan Fathur dan Karwo, ketua PC IPNU Maulana memaparkan betapa pentingnya mahabbah atas Baginda Saw. “Karena Baginda Saw adalah sebab kita mengenal islam dan Tuhan Swt. Jadi, mahabbah adalah yang utama,” tutupnya.[Yazid]

Berita

Komunitas Umbul Teduh Ngaji Tasawuf

Published

on

By

Lampung, JATMAN.OR.ID: Adakan terus kajian-kajian tasawuf untuk meningkatkan spiritualitas kita, mahasiswa dan masyarakat, di tengah gencarnya infiltrasi paham radikalisme. Demikian disampaikan Pengelola Pondok Pesantren Manbaul Huda Batanghari, Gus Hamid pada acara pengajian spiritual PTT, Sabtu (21/11) di sekretariat Komunitas Umbul Teduh, Lampung.

Komunitas Umbul Teduh adalah salah satu komunitas yang ada di kota Metro, Provinsi Lampung secara rutin mengadakan ngaji tasawuf SPT PPT (Spiritual Para Pencari Tuhan) setiap malam Minggu. Pengajian ini dihadiri oleh beberapa komunitas mahasiswa di kota Metro, di antaranya Komunitas Santri Suluk, MATAN, Mahasiswa IAIN Metro Lampung dan juga dihadiri masyarakat sekitar.

Ngaji tasawuf ini nantinya akan terus diadakan sebulan dua kali setiap malam Minggu melalui pertemuan langsung di Komunitas Umbul Teduh.

“Ngaji Tasawuf SPT PPT ini pada dasarnya menjadi agenda rutin Komunitas Umbul Teduh untuk meningkatkan kualitas spiritual anggota yang berasal dari aneka berlatar belakang, akademisi, aktivis mahasiswa dan masyarakat,” jelas Direktur Komunitas Umbul Teduh, Lutfi Hakim.

Biasanya pengajian ini diisi dengan tema-tema filsafat dan tema sosial lainnya. Namun kali ini diperlukan kajian yang bersifat spiritual agar lebih dekat dengan Tuhan (taqorrub ilallah), tambah Lutfi.

Diawali dengan membaca Rotibul Hadadd, pengajian ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang kesufian.

Diharapkan kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang bermanfaat dan dapat mengisi kekeringan spiritual masyarakat baik dari kalangan komunitas, aktivis mahasiswa dan masyarakat akademis yang selama ini lebih banyak mendapatkan kajian sosial dan filsafat saja.[Mukhlis Ardiyanto, Penanggung Jawab Ngaji Tasawuf SPT PPT Komunitas Umbul Teduh]

Continue Reading

Berita

Ratusan Warga Sindanglaut Laksanakan Shalat Ghaib untuk KH. Abdullah Saad

Published

on

By

Cirebon, JATMAN.OR.ID: Kabar meninggalnya salah satu ulama dari Solo, KH. Abdullah Saad menyebar begitu luas. Tidak hanya masyarakat Solo saja yang merasa kehilangan atas pulangnya Ketua Bidang II PP MATAN tersebut, ratusan penduduk Sindanglaut, Kecamatan Lemahabang, Cirebon ikut merasa berduka.

Informasi tersebut datang dari salah seorang ustadz setempat, Oong Suparno (20/11). “Baru saja kami melaksanakan shalat Ghaib untuk Romo Yai Dulah Saad di Masjid Jami al-Iman Sindanglaut,” ungkapnya.

Ajakan shalat Ghaib tersebut disampaikan oleh perangkat Desa Sindanglaut, Kiai Ahmad Husaini kepada segenap jamaah shalat Jum’at. “Sebelum shalat Jum’at dimulai, Kiai Ahmad Husaini yang akan bertindak sebagai khatib menyampaikan kepada jamaah agar ikut serta melaksanakan shalat Ghaib untuk pengasuh Pondok Pesantren al-Inshof Plesungan, Karanganyar Solo,” tambahnya.

Shalat Ghaib dan doa bersama dipimpin langsung oleh KH. Mohammad Ichsan Aziz B.Sc., atau biasa disapa Kiai Ichsan, pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Hidayah Sindanglaut.

KH. Abdullah Saad bin Ali Ahmadi bin Nawi Marsidin merupakan salah satu murid Rais ‘Aam Idaroh Aliyah JATMAN, Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Adapun buku-buku yang pernah beliau tulis, di antaranya adalah Kang Bejo jilid I dan II, Tahu Menceng,  dan Nalar Inshofi.

Beliau meninggal pada hari Selasa, 17 November 2020 pukul 19.20 WIB di RS Indriati Solo Baru. Jenazah dimakamkan pada hari Rabu, 18 November 2020 pukul 13.00 WIB di area pemakaman Pondok Pesantren al-Inshof Plesungan.[Yazid]

Continue Reading

Berita

Sowan ke Habib Luthfi, Addie MS Takjub kepadanya

Published

on

By

Jakarta, JATMAN.OR.ID – Addie MS akhirnya mendapatkan kesempatan sowan atau berkunjung kepada Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Ia mengungkapkan bahagianya bisa bertemu langsung Habib Luthfi yang merupakan Rais ‘Aam Idarah Aliyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN).

“Habib Luthfi selalu memberikan kesejukan melalui dakwah-dakwah yang disampaikannya dengan tutur kata yang santun,” kata Addie MS, melalui Instagramnya, Jum’at (20/11).

Habib Luthfi bin Yahya baru-baru ini diberikan gelar Doktor Honoris Causa pada Program Studi Ilmu Pendidikan Bahasa Pascasarjana UNNES dalam Bidang Komunikasi Dakwah dan Sejarah Kebangsaan.

Pendiri Twilite Orchestra mengatakan bahwa Ketua Forum Ulama Sufi Dunia Habib Luthfi selalu menyerukan kepada siapapun pentingnya menjaga persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Semangat beliau tak pernah padam untuk selalu mengingatkan pentingnya persatuan NKRI,” tulisnya.

Suami dari Meidyana Maimunah alias Memes itu pun mengungkapkan rasa takzimnya kepada ulama dan mursyid tarekat asal Pekalongan, Jawa Tengah itu.

“Takdzimku pada Dr. (HC) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya,” ungkapnya.

Foto pertemuan dua tokoh itupun dibanjiri komentar positif para netizen di Instagramnya. “Adem liatnya, beginilah seharusnya pemuka agama, bukan suka menghujat, ujaran kebencian, buat onar, kerusuhan,” ungkap pemilik akun @daydew888.

Sementara akun @monyopocho mengatakan, “Wajahnya aja sdh keliatan org baik, wajahnya adem, semoga Habib dan mas addie selalu dlm lindungan Tuhan.”

Komentar bernada positif lainnya juga diungkapkan pemilik akun @scholasticaindah, “Sejuk mata memandang Al Habib Luthfi, Sungguh jiwa Rasulullah terpancar dari hati beliau,” tulisnya.

Diketahui, Habib Luthfi merupakan salah satu tokoh muslim berpengaruh dunia asal Indonesia. Namanya masuk pada urutan ke-33 daftar 500 muslim paling berpengaruh di dunia edisi Oktober 2019 yang dirilis oleh Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC), sebuah lembaga independen Islam berbasis di Aman, Yordania..

Habib Luthfi juga merupakan Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an-Nahdiyyah (JATMAN), organisasi dibawah naungan NU. Organisasi ini mewadahi tarekat-tarekat mu’tabarah yang banyak dianut di dunia.

Selama ini, Habib Luthfi sering mendakwahkan nasionalisme melalui tarekat. Di berbagai ceramahnya, Habib Luthfi selalu menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Hal inilah yang membuat Habib Luthfi dicintai semua kalangan termasuk kalangan non muslim.

Continue Reading

Facebook

Trending