Connect with us

Berita

Ini Daftar 50 Muslim Berpengaruh Dunia 2022

Published

on

Jakarta, JATMAN.OR.ID – Terdapat tiga tokoh Indonesia yang masuk ke dalam daftar 50 Muslim teratas dari daftar 500 Muslim Dunia berpengaruh 2022.

Dikutip dari situs resmi The Muslim 500, nama teratas adalah Sheikh Tamim bin Hamid Al-Thani dari Qatar. Adapun tiga orang Indonesia yang masuk 50 besar ialah Presiden Joko Widodo (Jokowi) berada diposisi 13, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj diperingkat 19, sedangkan Rois ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfi bin Yahya berada berada pada posisi 32.

Berikut ini daftar 50 muslim dunia paling berpengaruh 2022:

1. Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani – Qatar
2. Raja Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud – Raja Arab Saudi
3. Grand Ayatollah Hajj Sayyid Ali Khamenei – Iran
4. President Recep Tayyip Erdogan – Presiden Turki
5. King Abdullah II Ibn Al-Hussein – Raja Yordania
6. Justice Sheikh Muhammad Taqi Usmani – Pakistan 
7. King Mohammed VI – Raja Maroko
8. General Sheikh Mohammed bin Zayed  Al-Nahyan – Putra Mahkota Abu Dhabi UEA
9. Grand Ayatollah Sayyid Ali Hussein Al Sistani – Iraq
10. Imran Khan – Perdana Menteri Pakistan.
11. Sheikh Habib Umar bin Hafiz – Yaman

12. Sheikh Salman Al-Ouda – Arab Saudi
13. Presiden Joko Widodo – Presiden Indonesia
14. Sheikh Dr Ahmad Muhammad Al-Tayyeb – Mesir
15. Putra Mahkota Muhammad bin Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud – Putra Mahkota Arab Saudi. 
16. Sheikh Abdullah bin Bayyah – Mauritania
17. President Muhammadu Buhari – Presiden Nigeria.
18. Amirul Mu’minin Sheikh As-Sultan Muhammadu Sa’adu Abubakar III – Sultan Sokoto Nigeria.
19. Professor KH Said Aqil Siradj – Pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) Indonesia
20. Sheikh Dr Ali Gomanaa – Mesir

21. Seyyed Hasan Nasrallah – Lebanon
22. Sheikh Habib ‘Ali Zain Al Abideen Al-Jifri – Yaman
23. Sheikh Hamza Yusuf Hanson – Amerika Serikat
24. Sheikh Ahmad Tijani bin Ali Cisse – Senegal
25. Sheikha Munira Qubeysi -Syria
26. Sheikh Abdul-Aziz ibn Abdullah Aal A-Sheikh – Arab Saudi
27. Maulana Mahmood Madani – India
28. Sheikh Mustafa Hosny – Mesir
29. Sheikh Usama Al-Sayyid Al-Azhari – Mesir
30. Shah Karim Al-Hussayni – Perancis

31. Sheikh Dr Yusuf Al-Qaradawi – Mesir
32. Habib Luthfi bin Yahya – Ketua Forum Sufi Internasional, Indonesia
33. Sheikh Abdul-Malik Al-Houthi – Yaman
34. Sheikh Mahmud Effendi – Turki
35. Maulana Tariq Jameel – Pakistan
36. President Halimah Yacob – Presiden Singapura
37. Sheikh Muhammad Al-Yaqoubi – Syria
38. Professor Seyyed Hossein Nasr – Amerika Serikat
39. Sheikh Uthman Taha – Syria
40. Sheikh Rached Ghannouchi – Tunisia
41. Mohammed Salah – Pemain Sepakbola asal Mesir
42. Sheikh Muqtada Sadr – Iraq
43. Maulana Nazur ur-Rahman – Pakistan.
44. Moez Masoud – Mesir
45. Dr Timothy Winter (Sheikh Abdal-Hakim Winter) – Inggris
46. Dr Aref Ali Nayed – Libia
47. Sheikh Ibrahim Salih – Nigeria
48. Dr Mohamed Bachari – Perancis.
49. Dr Amr Khalid – Mesir
50. Mullah Haibatullah Akhundzada – Pemimpin Taliban.

Berita

JATMAN Kota Depok Salurkan Donasi Bencana Gempa dan Longsor Cianjur

Published

on

Depok, JATMAN Online – Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Kota Depok yang dipimpin oleh Rais Idarah Syu’biyyah bersama Rombongan peduli Cianjur menyalurkan donasi ke beberapa titik gempa bumi dan longsor di wilayah Cianjur pada Selasa (29/11).

Kiai Fatkhuri Wahmad mewakili relawan berterima kasih kepada para Nahdliyin dari beberapa majelis taklim atas segala donasi yang terkumpul dalam waktu cepat.

“Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak terutama dari jamaah Majelis Taklim Manaqib Al-Bahrain, Majelis Taklim Manaqib Tanwirul Qulub, Majelis Taklim Manaqib Zahrotul Qulub sehingga kita dapat berkesempatan untuk bahu-membahu meringankan para korban guncangan gempa magnitudo 5,6 dan tanah longsor yang terjadi pada Senin 21 November lalu, dengan membaca lafaz basmalah relawan peduli Cianjur siap diberangkatkan.” Tutur Rais Idarah JATMAN Kota Depok.

Sementara itu, menurut Wahyudin Badai yang mewakili Banser Kota Depok yang mengawal rombongan peduli Cianjur mengatakan bahwa titik lokasi penyaluran donasi ke Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Penyaluran sembako langsung ke beberapa warga yang rumahnya hancur dan dampak reruntuhan bangunan.

“Sembako seperti mie instan, gula, teh, kopi, minyak, beras, air mineral, alas tikar,untuk kebutuhan harian mereka, semua ini yang baru kita salurkan dengan harapan dapat segera dimanfaatkan oleh mereka korban gempa bumi dan longsor.” Ucapnya.

Kegiatan donasi yang berkolaborasi dengan Banser Kota Depok tersebut menjalankan amanah dan misi kemanusiaan dengan menggaet beberapa majelis manaqiban yang berada di bawah naungan JATMAN Kota Depok.

“Alhamdulillah rombongan menyelesaikan misi kemanusiaan dengan tentunya dengan menjalankan amanah dengan baik, menyalurkan kepada mereka warga yang terkena dampak gempa dan longsor Cianjur dan kami selamat hingga kembalinya dari khidmat.” Pungkas Badai.

Pewarta: Abdul Mun’im Hasan
Editor: Khoirum Millatin

Continue Reading

Berita

Malang Bersholawat Peringati Hari Santri dan Hari Pahlawan 2022

Published

on

Kota Malang, JATMAN Online – Dalam rangka puncak peringatan Hari Santri Nasional dan Pahlawan 2022 Pemerintahan Kota Malang menggelar Malang Bersholawat di Stadion Gajayana pada Selasa (29/11) malam.

Ribuan masyarakat Malang Raya dan sekitarnya turut hadir memeriahkan acara bersholawat dan memanjatkan doa atas bencana yang terjadi di Nusantara. Dalam kegiatan ini, Pemkot Malang menggandeng Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang, Majelis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan, dan Kementerian Agama RI Kota Malang.

Turut hadir dalam acara Malang Bersholawat ini Wakil Ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur, Ustadz Faris Khoirul Anam, Ketua PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah, Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf (Majelis Azzahir Pekalongan), Habib Idrus bin Muhammad Alaydrus (Majelis Rasulullah SAW Jatim).

Kemudian, Gus Hafidzul Hakiem Noer (Majelis Syubbanul Muslimin Probolinggo), Habib Ali Zainal Abidin bin Abu Bakar Al-Hamid (Malaysia), Habib Jindan bin Novel bin Jindan (Jakarta) dan lainnya.

Wali Kota Malang menyampaikan dalam sambutannya ucapan terima kasih lantaran Malang Bershalawat dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah.

“Saya tidak bisa menyampaikan apa-apa, cukup mohon doa dan terima kasih yang luar biasa. Baru kali ini Malang dihadiri habib dzuriyah Rasulullah SAW. Saya penuh keyakinan hari ini dan seterusnya Malang penuh keberkahan dan kedamaian dari Allah SWT,” ucapnya.

“Mari selalu bergandengan tangan untuk menjaga dan merawat ukuwah ini, agar kerukunan antara umat beragama juga terjalin erat sepanjang masa,” tambahnya.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengajak semua umat agar bumi ini diselamatkan dari berbagai bencana. Sedangkan terkait bencana yang terjadi saat ini, menurut orang nomor satu di Pemkot Malang itu merupakan suatu ujian dari yang Maha Kuasa.

“Kita harus bersabar dan mawas diri dalam menghadapi cobaan ini. Jika kita masih diuji atau diberi ujian, maka itu suatu bukti jika Tuhan masih menyayangi kita. Dan yang perlu disadari bahwa ujian apapun yang datang pasti tidak akan melebihi batas kemampuan manusia,” kata Sutiaji.

Dengan banyaknya umat memanjatkan doa seperti ini, lanjutnya, maka bumi ini akan semakin bersahabat dengan umat manusia. Sehingga pihaknya mengimbau agar menjaga kelestarian dan ekosistem bumi ini dengan baik.

“Terjadinya bencana yang dipicu rusaknya alam, tentu karena kecerobohan manusia. Maka dari itu, mari kita peduli dengan alam agar alam pun bersahabat dengan kita,” ujarnya.

Sementara itu, Khodimul Majelis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan, Habib Achmad Jamal bin Toha Baagil, pada kesempatan ini berharap agar berkumpulnya seluruh majelis tidak dimanfaatkan oleh oknum yang memiliki kepentingan.

“Kami bukan tim suksesnya pejabat mana pun. Majelis yang kumpul saat ini adalah tim sukses Rasulullah SAW. Kami semua pengagum Baginda Muhammad. Jangan ajak kami ke partaimu. Jangan ajak kami ke tujuan calonmu. Kalian dan kami ada untuk cinta Rasulullah,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Anwarut Taufiq, Kota Batu tersebut.

Continue Reading

Berita

Prof Azyumardi Azra Dapat Penghargaan Life Achievement Filantropi

Published

on

By

Tangerang Selatan, JATMAN Online – Almarhum Prof Azyumardi Azra mendapatkan penghargaan Life Achievement Filantropi dari Indonesia Fundraising Award (IFA) 2022, karena dianggap mendorong gerakan filantropi inklusif untuk menguatkan kohesi sosial di Tanah Air.

Ketua Dewan Juri IFA 2022 Ahmad Juwaini di Tangerang, Kamis (01/12), mengungkapkan Azra layak mendapatkan penghargaan tertinggi di dunia filantropi Indonesia.

Pasalnya, kata dia, jauh sebelum gerakan filantropi tumbuh subur di Indonesia, Azyumardi sudah melakukan banyak kajian filantropi di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Sangat besar perhatiannya di dunia filantropi jauh sebelum ramainya kegiatan filantropi di Indonesia, awal tahun 90-an UIN dengan dimotori Prof Azyumardi sudah punya banyak kajian tentang kedermawanan. Saat itu beliau bersama Prof Amelia Fauziah banyak terlibat dalam kajian filantropi,” kata Juwaini.

Penyerahan penghargaan Life Achievement Filantropi kepada almarhum Prof Azyumardi Azra diterima oleh anak keduanya, yakni Firman, dalam puncak acara IFA 2022 di Hotel Arosa, Bintaro, Rabu (30/11) malam.

Juwaini mengatakan UIN saat itu lewat Pusat Pengkajian Islam & Masyarakat yang dipimpin Prof Azyumardi kerap mengadakan kajian dan pelatihan serta mengundang para aktivis untuk berbincang tentang gerakan kedermawanan dan filantropi.

“Selain itu kita bisa juga baca tulisan-tulisan beliau di berbagai media tentang kedermawanan dan filantropi serta perhatian terhadap kegiatan zakat infak dan sedekah di Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, Prof Azyumardi juga langsung terjun ke dunia filantropi dengan bergabung sebagai Dewan Pembina Dompet Dhuafa.

Juwaini menyebut hadirnya Prof Azyumardi sebagai Dewan Pembina Dompet Dhuafa membuat interaksi dengan dunia filantropi semakin intens.

“Kami banyak diajak berdiskusi intens, beliau memberikan banyak masukan dan perbaikan bagi dunia filantropi dan upaya penggalangan dana masyarakat dan umat ini begitu menjadi consern (perhatian) beliau. Benar kata pepatah, hilangnya seorang alim juga hilangnya ilmu yang ada padanya. Dunia filantropi amat kehilangan dengan wafatnya beliau,” ujarnya.

Firman, anak kedua dari Azyumardi Azra, mengatakan sang ayah adalah sosok pekerja keras dan profesional dalam bidangnya.

“Kami berterima kasih atas penghargaan yang diterima oleh sang ayah,” tandasnya.

Continue Reading

Facebook

Arsip

Trending