Connect with us

Berita

Habib Luthfi Ikuti Ziarah Hari Pahlawan di Kota Pekalongan

Published

on

Pekalongan, JATMAN Online – Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Habib Luthfi bin Yahya dan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., ikuti Ziarah Hari Pahlawan Bersama Ulama dan Masyarakat di Kota Pekalongan, Kamis, (10/11).

Ziarah memperingati hari Pahlawan yang dilaksanakan bersama segenap komponen dan elemen masyarakat ini, merupakan kegiatan yang dilaksanakan rutin tiap tahunnya dalam rangkaian memperingati Hari Pahlawan.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., menjelaskan kegiatan ziarah ini merupakan rangkaian kegiatan untuk memperingati hari Pahlawan yang di inisiasi oleh para alim ulama dan para tokoh agama serta masyarakat untuk menanamkan kembali nilai-nilai kepahlawanan bagi para generasi muda bangsa khususnya yang ada di wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya serta sebagai wahana menggelorakan kembali semangat nilai-nilai kejuangan dan kepahlawanan bagi segenap warga bangsa.

“Ini inisiasi langsung dari para alim ulama dan masyarakat, sebagai bentuk untuk menggelorakan kembali semangat kejuangan dan kepahlawanan bagi para generasi muda bangsa dan masyarakat,” katanya.

Mantan Dansat-81/Gultor Kopassus ini, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan. Hal ini, karena penyelenggaraannya dilakukan sendiri oleh para alim ulama dan masyarakat, TNI hanya turut serta berpartisipasi dalam kegiatannya.

“Kegiatan semacam ini, hanya ada di Kota Pekalongan, yang dalam seluruh pelaksanaannya dilakukan oleh alim ulama dan masyarakat,” imbuhnya.

Perwira Menengah mawar tiga ini, berharap agar kegiatan serupa juga dapat dilakukan diwilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma yang lain dan berharap agar apa yang disampaikan ini dapat menggelorakan semangat kejuangan para pahlawan bagi generasi muda dan masyarakatnya.

“Sehingga rasa persatuan dan kesatuan tetap terpatri dan tetap kokoh disetiap sanubari warga masyarakatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kolonel Yudha juga mengungkapkan, rangkaian kegiatan ini tidak hanya ziarah saja namun ada kegiatan lain yakni do’a bersama untuk pahlawan yang didalamnya Ikrar Sumpah Pemuda, Ikrar Pemilu Damai dan yang sangat krusial adalah pesan-pesan pahlawan yang disampaikan ulama dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Danrem Wijayakusuma mengajak segenap yang hadir untuk selalu mensyukuri nikmat Allah Subhanahu wa ta’ala, diberikan kesempatan, keselamatan, ibadah untuk berbuat kebaikan. Selain itu, untuk mendo’akan para pendahulu kita.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini, selain untuk memperingati Hari Pahlawan yang diperingati 10 Nopember tiap tahunnya, momentum ini juga sebagai wahana kita mengenang kembali peristiwa penting bagi masyarakat Kota Pekalongan, yakni peristiwa heroik yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, ulama, tentara pejuang, maupun Polri saat itu yang terjadi pada 3 September 1945 pada saat itu atas inisiatif rakyat, ulama dan pejuang yang tergabung dalam TKR merebut kemerdekaan dari penjajahan Jepang, yang mengakibatkan 33 orang gugur sebagai syuhada,” ucapnya.

Kolonel Yudha juga mengajak segenap yang hadir, untuk memanfaatkan kemerdekaan ini dengan berbuat kebaikan, meningkatkan ibadah, membangun bangsa dan negara ini dengan ikatan berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Mari kita bersama-sama niatkan berkumpul disini untuk ibadah dan niatkan semangat mengisi kemerdekaan dengan berbuat kebaikan,” ungkapnya.

Turut serta hadir dalam ziarah ini para tokoh agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan, Walikota Pekalongan beserta Forkopimda, Bupati Pekalongan beserta Forkopimda, Ormas, Mahasiswa, Pelajar dan para Santriwan dan Santriwati Kota Pekalongan serta warga masyarakat.

Berita

JATMAN Kota Depok Salurkan Donasi Bencana Gempa dan Longsor Cianjur

Published

on

Depok, JATMAN Online – Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Kota Depok yang dipimpin oleh Rais Idarah Syu’biyyah bersama Rombongan peduli Cianjur menyalurkan donasi ke beberapa titik gempa bumi dan longsor di wilayah Cianjur pada Selasa (29/11).

Kiai Fatkhuri Wahmad mewakili relawan berterima kasih kepada para Nahdliyin dari beberapa majelis taklim atas segala donasi yang terkumpul dalam waktu cepat.

“Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak terutama dari jamaah Majelis Taklim Manaqib Al-Bahrain, Majelis Taklim Manaqib Tanwirul Qulub, Majelis Taklim Manaqib Zahrotul Qulub sehingga kita dapat berkesempatan untuk bahu-membahu meringankan para korban guncangan gempa magnitudo 5,6 dan tanah longsor yang terjadi pada Senin 21 November lalu, dengan membaca lafaz basmalah relawan peduli Cianjur siap diberangkatkan.” Tutur Rais Idarah JATMAN Kota Depok.

Sementara itu, menurut Wahyudin Badai yang mewakili Banser Kota Depok yang mengawal rombongan peduli Cianjur mengatakan bahwa titik lokasi penyaluran donasi ke Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Penyaluran sembako langsung ke beberapa warga yang rumahnya hancur dan dampak reruntuhan bangunan.

“Sembako seperti mie instan, gula, teh, kopi, minyak, beras, air mineral, alas tikar,untuk kebutuhan harian mereka, semua ini yang baru kita salurkan dengan harapan dapat segera dimanfaatkan oleh mereka korban gempa bumi dan longsor.” Ucapnya.

Kegiatan donasi yang berkolaborasi dengan Banser Kota Depok tersebut menjalankan amanah dan misi kemanusiaan dengan menggaet beberapa majelis manaqiban yang berada di bawah naungan JATMAN Kota Depok.

“Alhamdulillah rombongan menyelesaikan misi kemanusiaan dengan tentunya dengan menjalankan amanah dengan baik, menyalurkan kepada mereka warga yang terkena dampak gempa dan longsor Cianjur dan kami selamat hingga kembalinya dari khidmat.” Pungkas Badai.

Pewarta: Abdul Mun’im Hasan
Editor: Khoirum Millatin

Continue Reading

Berita

Malang Bersholawat Peringati Hari Santri dan Hari Pahlawan 2022

Published

on

Kota Malang, JATMAN Online – Dalam rangka puncak peringatan Hari Santri Nasional dan Pahlawan 2022 Pemerintahan Kota Malang menggelar Malang Bersholawat di Stadion Gajayana pada Selasa (29/11) malam.

Ribuan masyarakat Malang Raya dan sekitarnya turut hadir memeriahkan acara bersholawat dan memanjatkan doa atas bencana yang terjadi di Nusantara. Dalam kegiatan ini, Pemkot Malang menggandeng Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang, Majelis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan, dan Kementerian Agama RI Kota Malang.

Turut hadir dalam acara Malang Bersholawat ini Wakil Ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur, Ustadz Faris Khoirul Anam, Ketua PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah, Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf (Majelis Azzahir Pekalongan), Habib Idrus bin Muhammad Alaydrus (Majelis Rasulullah SAW Jatim).

Kemudian, Gus Hafidzul Hakiem Noer (Majelis Syubbanul Muslimin Probolinggo), Habib Ali Zainal Abidin bin Abu Bakar Al-Hamid (Malaysia), Habib Jindan bin Novel bin Jindan (Jakarta) dan lainnya.

Wali Kota Malang menyampaikan dalam sambutannya ucapan terima kasih lantaran Malang Bershalawat dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah.

“Saya tidak bisa menyampaikan apa-apa, cukup mohon doa dan terima kasih yang luar biasa. Baru kali ini Malang dihadiri habib dzuriyah Rasulullah SAW. Saya penuh keyakinan hari ini dan seterusnya Malang penuh keberkahan dan kedamaian dari Allah SWT,” ucapnya.

“Mari selalu bergandengan tangan untuk menjaga dan merawat ukuwah ini, agar kerukunan antara umat beragama juga terjalin erat sepanjang masa,” tambahnya.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengajak semua umat agar bumi ini diselamatkan dari berbagai bencana. Sedangkan terkait bencana yang terjadi saat ini, menurut orang nomor satu di Pemkot Malang itu merupakan suatu ujian dari yang Maha Kuasa.

“Kita harus bersabar dan mawas diri dalam menghadapi cobaan ini. Jika kita masih diuji atau diberi ujian, maka itu suatu bukti jika Tuhan masih menyayangi kita. Dan yang perlu disadari bahwa ujian apapun yang datang pasti tidak akan melebihi batas kemampuan manusia,” kata Sutiaji.

Dengan banyaknya umat memanjatkan doa seperti ini, lanjutnya, maka bumi ini akan semakin bersahabat dengan umat manusia. Sehingga pihaknya mengimbau agar menjaga kelestarian dan ekosistem bumi ini dengan baik.

“Terjadinya bencana yang dipicu rusaknya alam, tentu karena kecerobohan manusia. Maka dari itu, mari kita peduli dengan alam agar alam pun bersahabat dengan kita,” ujarnya.

Sementara itu, Khodimul Majelis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan, Habib Achmad Jamal bin Toha Baagil, pada kesempatan ini berharap agar berkumpulnya seluruh majelis tidak dimanfaatkan oleh oknum yang memiliki kepentingan.

“Kami bukan tim suksesnya pejabat mana pun. Majelis yang kumpul saat ini adalah tim sukses Rasulullah SAW. Kami semua pengagum Baginda Muhammad. Jangan ajak kami ke partaimu. Jangan ajak kami ke tujuan calonmu. Kalian dan kami ada untuk cinta Rasulullah,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Anwarut Taufiq, Kota Batu tersebut.

Continue Reading

Berita

Prof Azyumardi Azra Dapat Penghargaan Life Achievement Filantropi

Published

on

By

Tangerang Selatan, JATMAN Online – Almarhum Prof Azyumardi Azra mendapatkan penghargaan Life Achievement Filantropi dari Indonesia Fundraising Award (IFA) 2022, karena dianggap mendorong gerakan filantropi inklusif untuk menguatkan kohesi sosial di Tanah Air.

Ketua Dewan Juri IFA 2022 Ahmad Juwaini di Tangerang, Kamis (01/12), mengungkapkan Azra layak mendapatkan penghargaan tertinggi di dunia filantropi Indonesia.

Pasalnya, kata dia, jauh sebelum gerakan filantropi tumbuh subur di Indonesia, Azyumardi sudah melakukan banyak kajian filantropi di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Sangat besar perhatiannya di dunia filantropi jauh sebelum ramainya kegiatan filantropi di Indonesia, awal tahun 90-an UIN dengan dimotori Prof Azyumardi sudah punya banyak kajian tentang kedermawanan. Saat itu beliau bersama Prof Amelia Fauziah banyak terlibat dalam kajian filantropi,” kata Juwaini.

Penyerahan penghargaan Life Achievement Filantropi kepada almarhum Prof Azyumardi Azra diterima oleh anak keduanya, yakni Firman, dalam puncak acara IFA 2022 di Hotel Arosa, Bintaro, Rabu (30/11) malam.

Juwaini mengatakan UIN saat itu lewat Pusat Pengkajian Islam & Masyarakat yang dipimpin Prof Azyumardi kerap mengadakan kajian dan pelatihan serta mengundang para aktivis untuk berbincang tentang gerakan kedermawanan dan filantropi.

“Selain itu kita bisa juga baca tulisan-tulisan beliau di berbagai media tentang kedermawanan dan filantropi serta perhatian terhadap kegiatan zakat infak dan sedekah di Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, Prof Azyumardi juga langsung terjun ke dunia filantropi dengan bergabung sebagai Dewan Pembina Dompet Dhuafa.

Juwaini menyebut hadirnya Prof Azyumardi sebagai Dewan Pembina Dompet Dhuafa membuat interaksi dengan dunia filantropi semakin intens.

“Kami banyak diajak berdiskusi intens, beliau memberikan banyak masukan dan perbaikan bagi dunia filantropi dan upaya penggalangan dana masyarakat dan umat ini begitu menjadi consern (perhatian) beliau. Benar kata pepatah, hilangnya seorang alim juga hilangnya ilmu yang ada padanya. Dunia filantropi amat kehilangan dengan wafatnya beliau,” ujarnya.

Firman, anak kedua dari Azyumardi Azra, mengatakan sang ayah adalah sosok pekerja keras dan profesional dalam bidangnya.

“Kami berterima kasih atas penghargaan yang diterima oleh sang ayah,” tandasnya.

Continue Reading

Facebook

Arsip

Trending