Walikota Hebron, Palestina Kunjungi Indonesia

0

BATANG – Walikota Hebron, Palestina Mr. Taysir Abu Sneineh bertolak ke Indonesia tepatnya berkunjung ke Pondok Modern Tazakka, di Kec. Bandar, Batang, Jawa Tengah pada Rabu (9/1). Kunjungan tersebut untuk menghadiri dialog umum bertemakan ‘Merebut Kembali Palestina dari Penjajah Zionis, Mungkinkah?’.

Acara yang dihadiri perwakilan ormas, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI-Polri, masyarakat, santri dan guru-guru Tazakka berlangsung meriah.

Dalam pidatonya, Mr. Taysir menyampaikan sejarah bangsa Palestina dan ancamannya dari Zionis Israel, “Masjidil Aqsha harus diselamatkan oleh seluruh umat Islam di dunia,” ucap pimpinan kota yang berasal dari periode chalcolithic atau sekitar 3.000 tahun SM.

Walikota Hebron juga menyampaikan apresiasi atas apa yang sudah dilakukan oleh Bangsa Indonesia, yaitu selalu terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak Bangsa Palestina.

Hadirin nampak antusias mendengarkan materi yang disampaikan walikota tersebut. Acara diakhiri dengan shalat zuhur berjamaah dan jamuan makan siang bersama seluruh tamu undangan.

Dari Tazakka, Mr. Taysir bertemu Bupati Batang Wihaji di kantornya untuk bersilaturahim dan saling mengenal satu sama lain serta menjajaki kerjasama di bidang budaya, sosial dan pendidikan.

Dengan hangat, Bupati Batang menyambut Walikota Hebron. Beliau memaparkan potensi sumber daya alam dan wisata di Kabupaten Batang.

Di akhir kunjungannya di Batang dan Pekalongan, Walikota Hebron juga mengunjungi Rais Aam JATMAN Habib Lutfi bin Yahya di kediamannya.

Pada awalnya, Walikota Hebron hadir ke Indonesia untuk memenuhi undangan dan acara di Universitas Brawijaya Malang serta penandatanganan MoU Sister City dengan kota Malang, yaitu kerjasama di Bidang Pendidikan, Ekonomi dan Pariwisata. Selanjutnya Walikota Hebron dijadwalkan akan bertemu Pimpinan MUI di Jakarta.

Menurut UNESCO, Kota Tua Hebron, termasuk Masjid Ibrahim atau Makam Patriark, sebagai Warisan Dunia yang dilindungi. Sepanjang sejarahnya, Hebron pernah diduduki oleh bangsa Romawi, Yahudi, maupun tentara Perang Salib. (eep)

Comments
Loading...