Tiba di Atambua, Syaikh Fadhil Mendapat Sambutan Hangat dari Aparat

0

ATAMBUA – Dalam rangka melanjutkan rihlah dakwah, Syaikh Syarif Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al Jilani tiba di bandara Bere Tallo, Atambua, Nusa Tenggara Timur pada Rabu (4/9) siang kemarin yang sebelumnya dari kepulauan Madura. Aparat kepolisian dan TNI setempat, KKP RI serta ahbab thariqah Qadiriyyah menyambut hangat kedatangan cicit ke-25 Syaikh Abdul Qadir Al Jailani tersebut.

Dilansir melalui Facebook Markaz Al Jilani, Selama di Atambua Penemu karya-karya Sulthanul Aulia tersebut berkesempatan mengisi Halaqah Ilmiyah di Ponpes al-Muhajirin dan menggelar Hadrah al-Qadiriyah yang dihadiri sekitar seribu jamaah.

Mengawali awal tahun hijriyah, Maulana Syaikh Fadhil berbicara seputar proses perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw didampingi Sayyidina Abu Bakar bin Shiddiq ra yang dikawal malaikat dari kota Makkah menuju Yatsrib (Madinah).

Mursyid Tarekat asal Turki tersebut juga menyampaikan sekilas perjalanan hidup Sulthanul Aulia hingga menjadi pribadi yang mulia di sisi Allah swt.

“Salah satu sebabnya ialah kejernihan hati dan etika mulia terhadap seorang guru, terutama guru yang telah mencapai tingkatan makrifat kepada Allah,” papar Syaikh yang puluhan tahun keliling berbagai benua mencari karya kakeknya tersebut.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya KH. Ansori selaku mursyid thariqah, Kyai. Khairul Huda, Kyai Kamilin, dan kordinator Markaz al-Jilani Atambua, KH. Abdullah Munif dan Ustadz Ali Syahbana yang turut mendampingi Maulana Syaikh. Hadir juga aparat kepolisian, Satgas TNI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. (eep)

Comments
Loading...