Tanamkan 5 Hal Penting Ini Agar Anak Pintar Bersosialisasi

Sebagai orang tua, tentu memiliki kewajiban untuk menanamkan nilai-nilai akhlak sedini mungkin kepada buah hati tercinta. Baik itu akhlak kepada sang Pencipta, akhlak kepada Rasul, hingga akhlak kepada diri sendiri dan lingkungan.

Serta yang juga penting adalah bagaimana berinteraksi dan bersosialisasi dengan sesama manusia. Keterampilan bersosialisasi ini amatlah penting. Terlebih di era yang semakin mengglobal dan mudahnya potensi untuk berkolaborasi.

Buat para orang tua yang ingin anaknya pintar bersosialisasi, tanamkan 5 hal penting ini.

1. Sesama manusia adalah saudara.

Anak yang akan menjadi calon pemimpin di masa depan dididik sejak kecil untuk menghormati dan menghargai sesama manusia. Tanamkanlah bahwa Allah Swt amat memuliakan manusia sebagai makhluk ciptaan-Nya. Teladankan bahwa sesama manusia hidup saling berdampingan dengan harmonis.

2. Mau bekerjasama dengan sesama.

Anak pada saatnya mesti dilatih untuk mau bekerja sama dengan orang lain. Keterampilan ini bisa dikenalkan melalui sering berinteraksi dengan teman sejawatnya sehingga terbiasa melakukan kontak sosial. Dengan melatihnya bekerja sama, anak bisa saling mengenal dan bertambah keakraban. Jangan paksa anak, biarkan anak menikmati proses interaksi sosialnya. Latih kepekaannya untuk bisa berbagi peran dan berempati dengan sesamanya.

3. Mau berbagi dengan sesama.

Kepekaan untuk berbagi dengan sesama dimulai dari keteladanan dari orang tuanya. Anak juga bisa diberikan pengertian bahwa hidup adalah ruang untuk saling berbagi kebaikan dengan sesama. Tak ada yang bisa hidup sendiri dengan kemampuannya. Semua memerlukan upaya saling berbagi, karena manusia saling membutuhkan. Tanamkanlah bahwa berbagi jadi bagian dari bentuk syukur kepada Allah Swt. Karena sejatinya Allah lah yang Maha Memberi segala-galanya.

4. Sopan santun dengan sesama.

Hal ini yang menjadi batasan dalam berinteraksi sosial. Anak mesti dibiasakan berlaku sopan santun dengan sesamanya baik dalam ucapan maupun tindakannya. Pembiasaan sopan santun akan membentuk karakter anak menjadi pribadi dewasa yang memiliki kepribadian penuh sopan santun. Bahkan kesuksesan seseorang ditentukan lebih banyak oleh perilaku (attitude) kesehariannya.

5. Menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.

Sikap ini penting ditanamkan pada anak, agar ia mengetahui posisi dirinya. Dengan menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda akan terbentuk jiwa yang penuh hormat dan penuh kasih sayang pada sesamanya. Orang lain pun akan mudah menyukainya. Dengan begitu, dalam perkembangan usianya anak lebih mudah mendapat kepercayaan (trust) dari orang-orang di sekitarnya.

Namun perlu diingat, bahwa kunci dari 5 hal penting ini adalah adanya keteladanan dari orang tuanya. Sebab anak lebih mudah meniru dari orang-orang terdekatnya. Jangan lupa juga berdoa kepada Allah, agar anak kita dianugerahi qalbu yang sehat sehingga mampu bersosialisasi dengan baik.

Penulis: Saepuloh

Baca Lainnya
Komentar
Loading...