Silaturrahim Lanjutan Setelah dari Gus Qoyum

0

LASEM – Selepas Mudir Aam JATMAN silaturahim kepada Gus Qoyum Lasem, KH. Wahfiudin Sakam yang juga wakil talqin Abah Anom, melanjutkan silaturahim kepada ikhwan-akhwat TQN Suryalaya yang ada di Kab. Pati pagi ini (16/1) di RM Laras Rasa di kawasan Pusat Jajanan Roro Mendut Pati.

Sebelumnya pemilik Rumah Makan yang juga Ketua YSB PP Suryalaya Kabupaten Pati, Haji Yunus dan beberapa jajaran akivis dan pengurus TQN Suryalaya telah menantikan kehadiran KH. Wahfiudin dan tim setelah mendengar kabar beliau mengunjungi Gus Qoyum Lasem, selasa kemarin.

“Kebahagiaan tersendiri buat kami, jika pak Kiai Wahfi dan tim melewati jalur pantura dalam kegiatan safarinya, berkenan mampir ke tempat kami,” ujar H. Yunus.

Kebahagiaan tersebut diwujudkan dalam sajian sarapan pagi khas RM Laras Rasa yang siap disantap oleh KH. Wahfiudin dan tim, beserta para ikhwan lainnya.

Usai sarapan pagi, dilanjutkan dengan obrolan, Kiai Wahfiudin menekankan urgensinya kaderisasi di lingkungan TQN Suryalaya Pati. “Kaum muda harus mau bergerak dan menjadi garda terdepan memasyarakatkan tarekat,” pesan beliau.

“Coba cermati, bagaimana organisasi-organisasi dakwah islam melakukan kaderisasi,” sambungnya sambil menyebutkan beberapa organisasi dakwah yang kiprahnya sudah banyak dinikmati umat islam sejak awal tahun 80-an.

Dalam kesempatan itu beliau men-challenge kader muda Pati untuk berkumpul dan diberikan pelatihan infensif pada kesempatan kehadiran beliau di Pati, awal Maret nanti.

“Bisa gak, nanti kumpulkan kader-kader muda sekitar 15-20 orang? Lalu kita berikan pelatihan di sela-sela acara manaqib, Maret nanti. Malam sebelum manaqib, bada isya kita berlatih hingga tengah malam. Lanjut keesokan harinya, bada shubuh hingga menjelang manaqib. Kemudian kita manaqiban. Setelah dzuhur, kita berlatih kembali hingga sore. Di dalam pelatihan itu, akan kita berikan penguatan dakwah ketarekatan, tools dakwah dan lain-lain,” tantang KH. Wahfiudin kepada para aktivis yang hadir.

Pertemuan tersebut akhirnya ditutup dengan kesanggupan para aktivis menyelenggarakan pelatihan awal Maret 2019 nanti. (han/hen)

Comments
Loading...