Portal Berita & Informasi JATMAN

Silaturrahim 500 Mubalig-Mubaligah Jateng-DIY

0 324

Demak, (04/11) Jam’iyyatul Muballighin biasa disingkat JAMU menyelenggarakan silaturahmi mubalig JATENG – DIY (Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta). Silaturahmi yang diadakan setiap tiga bulan sekali ini bertempat di Kota Wali yaitu Demak, tepatnya Pendopo Kantor Bupati Demak. Turut hadir pada acara tersebut Bupati Demak, Ketua MUI Demak dan jajaran pengurus Nahdlatul Ulama (NU).

Usai pembacaan ayat suci al qur’an, shalawat serta tahlil, acara diisi dengan sambutan ketua panitia yang disusul dengan prosesi pengukuhan dan pelantikan pengurus JAMU oleh Kiai Abu Nawas, ketua JAMU Jateng asal Semarang. Saat dilantik para pengurus JAMU periode 2018-2023 mendeklarasikan bahwa mereka bersedia mengawal syariat yang berhaluan ahlussunnah wal jama’ah di wilayah JATENG -DIY.

Untuk mengumpulkan dai dan mubalig bukan hal yang mudah, apalagi di saat bersamaan para mubalig sudah terjadwal mengisi pengajian di berbagai tempat. KH Abdurrahim mengungkapkan, “Biasanya yang hadir hanya hitungan beberapa orang, alhamdulillah silaturahmi kali ini dihadiri 500 mubalig dan mubaligah,” ujar ketua JAMU pada saat memberi sambutan usai pelantikan.

JAMU sendiri merupakan wadah perkumpulan mubalig, mubaligah dan da’i yang berdiri sejak 2013. Sebagai acuan bersama, organisasi ini memiliki visi untuk menegakkan syariat islam ala ahlus sunnah wal jama’ah serta menjunjung tinggi rasa toleransi antar umat (dalam) berbangsa dan bernegara. Sedangkan misinya ialah:

  1. Memberi pemahaman kepada umat aqidah yang sesuai pemahaman ahlussunah wal jamaah
  2. Menyeru umat untuk meninggalkan hal hal maksiat
  3. Menumbuhkan kesadaran di kalangan umat akan pentingnya rasa toleransi
  4. Membangkitkan semangat umat untuk beribadah
  5. Mewujudkan kepribadian umat yang berbudi luhur dan sadar akan kewajiban.

Menurut Ust. Saifullah yang juga dilantik sebagai pengurus JAMU, ia menuturkan bahwa acara berlangsung begitu khidmat dan penuh kekeluargaan, nampak mereka saling berpelukan satu sama lain. “Beginilah ketika orang alim saling bertemu, terpancar aura kasih sayang karena memang tujuan mereka sama, yaitu mencari ridha Allah Swt. Semoga silaturahmi ini sebagai langkah awal membawa dan mengajak umat ke arah yang lebih baik,” ungkap ustadz yang juga salah seorang dari TIDIM JATMAN (Tim Inti Dai Internasioanl dan Media Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah). (Eep/Saifullah)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

thirteen − 9 =