Rakornas Lakpesdam NU: Menuju Satu Abad NU

0

Bekasi – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) membawa tema “Menuju Satu Abad NU: Merancang Arus Baru Ekonomi Nusantara dan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama”.

Acara berlangsung selama tiga hari mulai Sabtu hingga Senin (22-24/12) bertempat di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK), Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dalam Rakornas ke-6, yang menjadi fokus pembahasan ialah rumusan pemetaan jalan atau road map menuju satu abad Nahdlatul Ulama. Ada dua aspek penting dimusyawarahkan antara lain soal kemandirian dan profesionalitas atau dedikasi Nahdlatul Ulama sebagai organisasi sosial keagamaan.

“Rakornas ini diharapkan bisa menyusun peta jalan sumber daya manusia NU menuju satu abad NU serta menjadi arus baru ekonomi Nusantara,” ungkap DR. H. Rumadi Ahmad, MA, Ketua Lakpesdam NU masa khidmah 2015-2020 (23/12).

Rumadi Ahmad menjelaskan, bahwa pengembangan SDM selaras antara Lakpesdam PBNU dengan Lakpesdam PWNU, dan PCNU. Menurutnya, semuanya harus melakukan langkah yang sama.

Soal pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Nahdlatul Ulama ini, ada dua fokusnya.

Pertama, pengembangan jam’iyyah (organisasi). Untuk NU masa khidmah 2019-2026 misalnya, dengan berbasis indikator pencapaian indexing, sikap politik, ekonomi, memiliki keahlian di bidang kemasyarakatan, kode etik, data base experience dan manajerial.

Kedua, pengembangan untuk jamaah, dengan meningkatkan enterpreuneurship, serta menguatkan aktifitas jamaah dalam komunitas dan partisipasi kegiatan.

Ada empat ruang lingkup indikator pengembangan SDM. Pertama, melalui bidang pendidikan. Kedua, lewat kaderisasi guna mendidik kader penerus bagi seluruh warga NU, baik struktur maupun kultur. Ketiga, lewat pendidikan politik. Dan keempat, lewat pelayanan kesehatan secara berkala.

Lakpesdam merupakan perangkat PBNU yang berfungsi sebagai lembaga kajian isu-isu strategis dan pemberdayaan manusia untuk transformasi sosial yang berkeadilan dan bermartabat.

Turut hadir Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA memberikan pengarahan disela-sela Rakornas. (eep/muiz)

Comments
Loading...