Rais Aam Ajak Anak Bangsa Bangkitkan Rasa Memiliki Tanah Air

0

Pekalongan – Pada Kamis malam 18 Oktober 2018 Lapangan Gemek Bebekan Kedungwuni dipadati ribuan orang dalam acara bertajuk “Pekalongan Bershalawat; Merajut Tradisi Kebhinekaan Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”

Hadir dalam acara rangkaian Kanzus Sholawat Kota Pekalongan tersebut perwakilan Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si, Bupati Pekalongan, Perwakilan Dandim 0710 Pekalongan, Muspika Kedungwuni, para ulama serta masyarakat Kabupaten dan Kota Pekalongan.

Habib Luthfi yang ditunjuk memberikan mauidzah hasanah menyampaikan bahwa kita mesti bersyukur kepada ulama-ulama yang meneruskan perjuangan baginda Nabi saw. Beliau juga mengajak semua yang hadir untuk merenung bagaimana para pejuang, pendiri, dan tokoh-tokoh bangsa ini telah ikut andil besar, “bahkan para beliau tidak ikut menikmati kemerdekaan karena sudah di alam barzakh,” beliau mengingatkan.

Beliau melanjutkan dengan pertanyaan, sudah sejauh mana kita berterima kasih kepada pejuang dan pendiri bangsa. “Tinggal meneruskan apa yang dicita-citakan para pendiri bangsa,” jawab beliau

Beliau menyayangkan apabila ada anak bangsa yang mudah tersulut dan terprovokasi dengan hoax dan fitnah. menurutnya hal itu hanya akan memberi keuntungan pada oknum yang memang menunggu bangsa terpecah belah.

“Apakah kita akan kasih kesempatan pada oknum tersebut?” tanya habib “Tidak!” jawab hadirin kompak, “Buktikan dengan bangun kerukunan dan kekompakan,” sambung Rais Aam JATMAN tersebut.

Di sela-sela nasehat, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menghayati dan meningkatkan rasa memiliki tanah air sebagaimana dalam lagu Kebangsaan Indonesia Raya “Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku”.

Dan mengajak untuk berikrar yang berbunyi;
“1. Kami bersyukur diberi tanah air dari sabang sampai merauke tanah air Indonesia,
2. Kami bangga menerima tanah air tersebut maka kami bangga menjadi bangsa Indoneaia,
3. Kami bangga menjadi anak Indonesia”.

“Camkan dan tanamkan ini di dalam lubuk hati kita semua” tegas beliau mengingatkan. (Eep)

Comments
Loading...