PW MATAN Sulsel Menggelar Taman Sufi dan Pengukuhan PC MATAN Bantaeng

BANTAENG – Pengurus Wilayah Mahasiswa Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (PW MATAN) Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Taman Sufi (Ta’aruf MATAN Sufi) sebagai agenda khusus pra Sultan (Suluk MATAN) di Hotel Ahriani Bantaeng, Sulawesi Selatan, Rabu (14/8).

Ketua MATAN Sulsel Dr. Kiai Mahmud Suyuti menjelaskan tujuan digelarnya Taman Sufi tersebut.
“Taman Sufi ini bertujuan untuk membuka wawasan dan pemahaman kepada masyarakat khususnya bagi generasi muda dan mahasiswa tentang pentingnya tasawuf dan tarekat dalam kehidupan,” tuturnya kepada JATMAN Online.

Menurut Dosen Universitas Islam Makassar tersebut, acara Taman Sufi ini mendapatkan dukungan penuh dari Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN). Dukungan juga muncul dari beberapa tarekat mu’tabarah di Bantaeng.

Taman Sufi diikuti oleh 200 orang dari 3 kabupaten, Kab. Bantaeng, Kab. Bulukumba dan Kab. Jeneponto. Hadir ketua PCNU Bantaeng Kiai Ahmad Jailani yang sekaligus mengukuhkan PC MATAN Bantaeng.

Dalam kegiatan pra pengkaderan tarekat itu hadir beberapa narasumber, diantaranya Habib Abdurrahim Assegaf Puang Makka (Ahsan Assegaf) yang menjelaskan Urgensi Mursyid dan Thariqah.

Rais Awwal JATMAN Idarah Aliyah tersebut menyampaikan bahwa kedudukan seorang Mursyid dalam dunia tarekat sebagai pewaris Nabi (waratsatul Anbiya). Para Mursyid, kata Mursyid Tarekat Khalwatiyah tersebut memiliki tugas antara lain melanjutkan peran Nabi dalam membimbing, menuntun serta mendoakan umat.

Sedangkan H. Anwar Abubakar, Ketua Korwil MATAN Sulawesi menyampaikan bahwa eksistensi MATAN dan JATMAN ialah dengan menyosialisasikan thariqah, memasyarakatkan thariqah dan menthariqahkan masyarakat.

Kakan Kemenag Bantaeng, Dr. H. Yunus Syam ikut menyaksikan pengukuhan tersebut. Ia juga bersedia menyosialisasikan MATAN di jajaran Kementerian Agama. (eep)

Komentar
Loading...