PPI Hadramaut dan PCINU Yaman Adakan Olimpiade Karya Tulis Ilmiah (OKTI) ke-XII, Ini Persyaratannya

HADRAMAUT – Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Hadhramaut dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Yaman adakan Olimpiade Karya Tulis Ilmiah (OKTI) ke-XII. Tema yang diangkat kali ini adalah ‘Diskursus Sosial, Politik dan Budaya dalam Perspektif Agama di Indonesia’. Olimpiade bagi pegiat literasi tingkat internasional ini memiliki timeline mulai 18 Agustus hingga 17 Oktober 2019.

Adapun subtema yang ditentukan oleh panitia sebagai berikut; Islam Sebagai Solusi Konflik Sosial Politik Indonesia, Peran Budaya Dalam Fikih Agama, Sebab Dan Dampak Politik Identitas. Naskah kiriman peserta OKTI ke-XII akan dinilai oleh Tuan Guru Bajang (TGB) Dr. KH. M. Zainul Majdi sebagai Tokoh Perbukuan Islam pada Islamic Book Fair tahun 2018 dan peraih Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha dan Ahmad Romzi sebagai Ketua Bidang Hubungan Internasional PB PMII dan Pembina Arus Informasi Santri (AIS)

Berdasarkan keterangan yang diterima JATMAN Online, syarat mengikuti Olimpiade Karya Tulis Ilmiah (OKTI) ke-XII sebagai berikut:

  1. Peserta adalah Pelajar Aktif berkewarganegaraan Indonesia dengan bukti melampirkan kartu pelajar/mahasiswa/santri.
  2. Menggunakan tema yang sudah ditentukan.
  3. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah.
  4. Naskah ditulis sesuai Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)
    dengan font Times new roman, size 12, spasi 1.15, ukuran kertas A4, margin top, bottom, left, right (3cm). 5. Naskah berbentuk makalah dengan memuat satu halaman judul (disertai dengan nama asli peserta dan tempat domisili), satu halaman pendahuluan,4-8 halaman isi, satu halaman kesimpulan dan saran serta satu halaman daftar pusaka.
  5. Penjurian dilakukan dalam tiga babak: seleksi kelengkapan,penyaringan dan penilaian.
  6. Naskah peserta adalah asli dan bukan plagiat , saduran atau terjemahan, belum pernah dipublikasikan di media manapun dan tidak sedang diikut sertakan dalam lomba lain.
  7. Hak cetak naskah menjadi hak milik panitia OKTI XII.
  8. Penilaian meliputi 70% isi dan 30% metodologi penulisan.
  9. Keputusan dewan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Perkembangan OKTI ini bisa diikuti di akun resmi @ppihadhramaut dan @pcinuyaman. “Menulislah, maka kalian akan dikenal dunia”, tulis akun instagram resmi PCINU YAMAN. (eep)

Komentar
Loading...