Pesan Puang Makka saat Launching Ngaji Tasawuf

PAREPARE – “Penguatan hati untuk menambah mahabbah (cinta) kepada Allah SWT dan Muhammad Rasulullah saw adalah dengan memanfaatkan kedatangan hal-hal yang penuh keberkahan,” ucap Habib Syekh Sayyid Abdurrahim Assegaf Puang Makka saat memberikan nasehat dalam acara Launching Ngaji Tasawuf yang diadakan oleh MATAN Parepare dan MATAN Pinrang bekerja sama dengan PCNU Parepare pada Kamis (17/10) malam.

Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makassariy melanjutkan, diantara yang penuh keberkahan ialah malam Lailatul Qadri, malam Nishfu Sya’ban, malam ‘Asyura’ atau di malam keberkahan Jum’at.

Pada malam-malam tersebut, lanjut Puang Makka, pasti ulama mengisinya dengan doa-doa maupun shalawat, murattal Quran, dzikir, membaca hizb dan aurad. Amaliah di malam keberkahan itu menjadi “pusaka ulama” yang tidak melepaskan malam-malam tersebut dengan perbuatan sia-sia.

Amaliah ruhani dengan memfokuskan penyucian hati telah diamalkan oleh Rasulullah, ke sahabat, ke tabi’in ke tabi’ tabiin hingga para ulama dan wali. Pusaka ini menjadi paku bumi, dan sangat jelas sanadnya dan tidak terputus sanad keilmuannya, jauh dari rekayasa.

Rais Awal Idarah Aliyah JATMAN tersebut mengatakan bahwa anak-anak nahdliyyin sebagai pelanjut amaliah, menjadi keharusan untuk tidak meninggalkan tasawuf. Karena (rukun agama) Islam, Iman dan Ihsan. Islam dengan kajian fiqih atau syariat, iman pada kajian teologi atau ilmu tauhid (aqidah) dan ihsan lebih banyak dikaji pada ranah tasawuf.

“Islam dan Iman diikat oleh Ihsan atau tasawuf,” pungkasnya.

Acara yang digelar di Lantai III Kantor PCNU Parepare, Soreang Kota Parepare dihadiri oleh Korwil MATAN Sulawesi yang juga kepala Kantor Wilayah Kemenag Prov. Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare, dan dosen-dosen IAIN Parepare. Selain itu hadir pula Mudir Idarah Syu’biyyah JATMAN Pinrang, Ketua PC MATAN Pinrang dan jajarannya serta pengurus dan kader MATAN Parepare dan para kader PMII. (hrd/eep)

Komentar
Loading...