Pesan Habib Luthfi Saat Istightasah Kubra Di Sumsel

0

PALEMBANG – Dalam acara bertema “Sumatera Selatan Bershalawat dan Istighatsah Kubra; Dari Sumsel Untuk NKRI”. Rais Aam JATMAN, Maulana Habib M. Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya menyampaikan pesan dan mauidzah hasanah di hadapan ribuan jamaah yang hadir di Griya Agung Sumsel, Palembang (21/1).

Dalam acara yang juga dihadiri H. Herman Deru, S.H., M.M., (Gubernur Sumatera Selatan), Habib Luthfi menekankan pentingnya menanamkan rasa Nasionalisme kepada sesama anak bangsa. Rasa cinta tanah air Indonesia dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Beliau juga mengingatkan tentang adanya ancaman bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bangsa Indonesia jangan mau dipecah belah oleh hoax, fitnah dan hal-hal yang lain,” tegas tokoh muslim yang paling berpengaruh nomor ke-37 di dunia versi Pusat Studi Strategis Islam Kerajaan Jordania (The World’s 500 Most Influential Muslims 2019).

Menurut beliau, hal tersebut sengaja dibuat oknum untuk memecah belah Bangsa Indonesia.

Abah Luthfi kemudian mengibaratkan air laut yang asin, berapa milyar kubik per detik air sungai masuk ke laut? Berapa macam racun toksin dan senyawa yang masuk ke laut? Namun air laut tetap kokoh, tetap asin, bahkan sampah-sampah racun, toksin dihempas ke tepian pantai. Itulah ciri sebuah bangsa yang kuat menunjukkan jati dirinya, dan martabat bangsa ini yang terletak di bendera merah putih.

“Saya sangat malu apabila datang berziarah ke makam para pahlawan bangsa ini, seakan-akan mereka berkata kepada saya, ‘Hai bib, kami sudah berjuang untuk negara ini dengan mengorbankan jiwa raga bahkan nyawa, sekarang apa yang kamu sumbangkan atau korban untuk negara ini?’,” cerita Habib Luthfi.

Usai acara di Griya Agung, Habib Luthfi menghadiri acara Halaqah dan Silaturahim Pengurus JATMAN, Mursyid dan Badal Mursyid se-Sumsel di Gedung Kanzus Sholawat yang beralamat di Perum Griya Mitra 2 Bukit Besar Palembang, Sumsel. (miftahuddin/eep)

Comments
Loading...