Perkuat Persaudaraan, PCINU Yaman Gelar Halal bi Halal

TARIM – Untuk memperkuat persaudaraan, keluarga besar PCINU Yaman menggelar acara Halal bi Halal yang dihadiri oleh semua jajaran pengurusnya. Pembacaan Maulid Nabi mengawali acara yang dimulai sejak pukul 17.00 KSA, Senin (10/6).

Rais Syuriah PCINU periode sebelumnya, Ahmad Midad dalam tausiahnya mengulas dari mana sebetulnya Halal bi Halal berasal.

“Istilah ini tidak muncul begitu saja dan tidak ada dalam kitab-kitab salaf, akan tetapi ada cerita di balik hal itu, yaitu dahulu setelah Indonesia merdeka dan dunia perpolitikan telah dimulai terjadilah gesekan antar ulama atau bahkan sampai permusuhan. Maka dari itu Presiden RI yang pertama Ir. H. Soekarno berinisiatif mengumpulkan para tokoh-tokoh masyarakat dan pemimpin untuk saling silaturahim dan memaafkan,” ungkap Midad Al Hamidi di Qo’ah Sughra Universitas Al Ahgaff Tarim Hadramaut, tempat acara berlangsung.

Gus Midad melanjutkan, bahwa bagaimana suatu negara akan aman tentram bila para ulama dan umara saling bermusuhan. Maka dilaksanakanlah acara Halal bi Halal itu di bulan Syawal karena memang setelah kita meminta ampun di bulan suci Ramadhan yang merupakan haqqullah maka hendaknya setelah itu kita menyelesaikan haqqul adami yang memang hanya bisa diselesaikan antar sesama manusia.

Wakil Ketua Tanfidziyah PCINU Yaman Ajit Sukma Nugraha dan Rais Syuriah PCINU Yaman Rizky Daniel Fatahillah juga ikut memberikan sambutan sebelumnya. Para Pengurus PCINU Yaman mulai dari pengurus Tanfidziyah, Dewan Syuriah dan A’wan mengakhiri acara HBH tersebut dengan ifthar bersama dilanjutkan shalat maghrib berjamaah lalu disusul asya’ (makan malam). Berdasarkan info dari IG PCINU Yaman, bahwa sudah menjadi tradisi di kota Tarim untuk berpuasa di tujuh hari awal bulan Syawal, yakni enam hari setelah hari raya. (eep)

Komentar
Loading...