Penting! Pesan Habib Luthfi Hadapi Corona

Rais Aam JATMAN Habib Muhammad Luthfi bin Yahya mengimbau kepada seluruh masyarakat terkait wabah Covid-19.

Habib Luthfi sebelumnya menekankan agar selalu menjadikan segala sesuatu (termasuk wabah) untuk lebih mengenal Allah serta mencintai-Nya. Karena jika cinta sudah bersemi di hati seorang hamba maka di dalam hatinya tidak ada yang lain kecuali kecintaannya pada Allah dan Rasul-Nya.

Dalam pengajian Jumat Kliwonan beberapa waktu lalu di Kanzus Shalawat, Pekalongan beliau mengutip hadis qudsi,

كلمة لا إله إلا اللّه حصني‏ فمن قالها دخل حصني فمن دخل حصني أمن عذابي‏

“Kalimat Laa ilaha illallah adalah bentengku. Barangsiapa mengucapkannya maka ia telah masuk benteng-Ku. Barangsiapa telah masuk benteng-Ku maka ia aman dari adzabKu”.

Kalimat ini memang sejatinya dijadikan pegangan bagi setiap muslim. Karena tidak ada yang abadi kecuali kalimat tauhid ini. Itu sebabnya para ulama memasukan kalimat ini jadi salah satu Al Baqiyatus Shalihat (kalimat yang selalu layak dan kekal).

Perbanyak Laa Ilaha Illallaah

Semua tarekat akan bermuara pada dzikir kalimat tauhid laa ilaha illallah. Kalimat inilah yang kata Nabi mampu memperbarui iman,

جَدِّدُوا إِيمَانَكُمْ “. قِيلَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَكَيْفَ نُجَدِّدُ إِيمَانَنَا ؟ قَالَ : ” أَكْثِرُوا مِنْ قَوْلِ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ “. رواه أحمد

“Perbaharuilah Imanmu.” Nabi ditanya: “wahai Rasulullah bagaimana cara kami memperbaharui iman?” Nabi menjawab: “dengan memperbanyak dzikir laa ilaha illallah.” (HR. Ahmad).

Menghadapi wabah covid-19 ini, Habib Luthfi mengingatkan agar masyarakat jangan salah sikap dan keyakinan terhadap wabah ini. Yakinlah bahwa tidak ada yang bisa memberi mudarat dan manfaat kecuali atas izin Allah Swt. Sebab bila imannya lemah, seseorang dikhawatirkan bisa terjerumus pada kesyirikan. Dengan kata lain, yakinlah bahwa bahaya virus tersebut itu ada karena adanya izin Allah Swt.

Memperbanyak laa ilaha illallah akan membuat hati tenang dan tak dikecam oleh rasa takut. Sebab rasa takut berlebihan hingga takut kelaparan itu hadir karena kurangnya iman.

Wajib Ikhtiar Hadapi Corona dan Patuhi Imbauan Pemerintah

Kendati demikian Habib Luthfi menegaskan bahwa manusia wajib berikhtiar untuk menjaga diri dan keselamatan dari apapun yang bisa membahayakan nyawanya.

“Mari besarkan keyakinan kita kepada Allah dan tetap menjaga jangan sampai kita kena penyakit,” tegasnya.

Ulama asal Pekalongan ini melalui video yang diunggah MT Darul Hasyimi Jogja Habib Muhammad Luthfi bin Yahya mengimbau agar seluruh warga menyadari kebijakan pemerintah, maklumat Kapolri, keputusan kepala daerah dan fatwa ulama terkait dengan langkah-langkah pencegahan dan penanganan covid-19 atau corona.

Ulama yang masuk jajaran tokoh paling berpengaruh di dunia ini mengimbau masyarakat untuk menghindari atau mengurangi kegiatan sosial atau keagamaan terutama yang melibatkan masyarakat dalam jumlah banyak serta menghindari kerumunan massa.

Selanjutnya, pimpinan World Sufi Forum ini mengajak masyarakat agar tidak mempercayai dan menyebarkan berita yang belum jelas sumbernya. Terutama menyangkut wabah covid-19 atau corona yang berdampak dapat memecah belah umat dan mengurangi kepercayaan kepada pemerintah.

Jaga Diri, Keluarga, Masyarakat dan Bangsa

Wantimpres era 2019-2024 ini menyeru agar seluruh lapisan masyarakat turut andil dalam menjaga diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Serta berdoa agar terhindar dari segala musibah dan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan dari segala sesuatu yang tidak diinginkan.

Saat menyambangi Makassar awal Maret lalu di sela Silatnas MATAN, Habib Luthfi mengimbau agar masyarakat pada umumnya dan para pengamal tarekat khususnya menjalankan ikhtiar batin. Salah satunya beliau mengijazahkan shalawat yang diamalkan sesuai kebutuhan. Dengan shalawat ini Insya Allah terhindar dari aneka penyakit terutama dari pandemi yang tengah terjadi.

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد بعدد كل داء ودواء

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala Ali sayyidina Muhammad bi’adadi kulli da’in wa dawa’in.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...