Pengajian Kliwon: Ini Urutan yang Diminta Saat Berdoa Menurut Habib Luthfi

0

PEKALONGAN – Pengajian Jumat Kliwon maulana Habib Luthfi bin Yahya kembali dibuka untuk kali pertama usai Idulfitri 1440 H. Seperti biasa, ribuan orang mengikuti majelis dzikir dan shalawat yang digelar sejak pagi, jamaah tua dan muda baik sipil maupun TNI Polri ikut serta hadir memenuhi Gedung Kanzus Sholawat bahkan hingga tumpah ruah ke Jalan Dokter Wahidin, Pekalongan, Jawa Tengah pada Jumat (14/6).

Usai memimpin dzikir dan shalawat serta pembacaan kitab, Rais Aam JATMAN mengingatkan bahwa hidup akan mudah bila kita ikhlas menuruti aturan Allah Swt.
“Contoh, orang itu sakit, tidak mau diatur ya sulit, tetapi kalau menurut mau diatur, InsyaAllah cepet sembuh. Tapi kalau yang sakit itu seenaknya sendiri, pakai aturannya sendiri, ya sulit untuk menemukan kesembuhan,” tutur Habib Luthfi bin Yahya.

Beliau kemudian melanjutkan uraiannya seputar berdoa, menurut Ketua Muntada AS Sufi al ‘Alamy (Forum Sufi Sedunia) bahwa setelah minta dikuatkan Iman dan Islam, menerima apa aturan Allah, mohon juga agar diberi kerelaan hati atau ridha dengan apa yang Allah perintahkan.

“Ridha dengan apa yang diperintahkan oleh Allah. Kayak shalat lima waktu, kira-kiranya kita itu keterpaksaan atau ridha. Ya ridha mestinya, kalau sudah hatinya ridha akan mendapat suatu kebahagiaan ketika menghadap kepada Yang Maha Pencipta ini isinya ridha; enteng!,” jelas mantan ketua MUI Jawa Tengah tersebut.

Habib Luthfi juga menganjurkan agar berdoa meminta agar diatur hidupnya oleh Allah SWT supaya mendapatkan keberuntungan dunia sampai akhirat. Selanjutnya, permintaan yang kedua, ialah minta dicukupi oleh Allah ta’ala, cukup dunia dan akhirat. Lalu, yang ketiga, ialah meminta diselamatkan oleh Allah, selamat di dunia sampai akhirat nanti. Baru setelah itu memohon agar dikumpulkan dengan orang-orang yang kita cintai.

“Sesuai sabda Nabi Saw: orang itu kelak akan dikumpulkan dengan orang-orang yang dicintainya terutama cinta kepada Allah, cinta kepada Baginda Nabi saw,” pungkas tokoh Indonesia yang masuk dalam 50 tokoh muslim paling berpengaruh dunia saat ini. (eep)

Comments
Loading...