PCINU Yordania Gelar Kajian, Talfiq Jadi Pembahasan

AMMAN – PCINU Yordania pada Kamis (8/8) lalu menggelar shalat ghaib sekaligus pembacaan Yasin dan Tahlil untuk almarhum KH. Maimoen Zubair. Setelah itu diadakan kajian dan diskusi yang mengangkat tema ‘Talfiq Menurut Pandangan Ulama Ushul’. Pengajian tersebut menghadirkan Ust. Afrizal Tw Chaniago, Lc. MA.

Dalam paparannya, ustadz Afrizal mengatakan bahwa talfiq merupakan penggabungan pendapat antar madzhab dalam melaksanakan satu amalan ibadah. Ia juga menjelaskan bagaimana pandangan ulama terhadap masalah tersebut.

“Ulama berbeda pendapat, ada yang menyatakan keharamannya, ada yang membolehkannya atau yang ketiga tidak mengharamkan ataupun membolehkannya secara mutlak,” paparnya.

Mahasiswa Ph. D. WISE University, Amman menjelaskan bahwa talfiq diperbolehkan dengan beberapa syarat. Diantaranya ia menyebut talfiq boleh dilakukan saat darurat, bukan untuk mencari keringanan karena hawa nafsu dan untuk memperkuat ibadah. Ia juga menerangkan bahwa beberapa ulama berpendapat bahwa akan sulit bagi orang awam yang tidak mengerti fikih bila tidak bertalfiq.

Tetapi sebagai muslim, ucap ustadz Afrizal, harus mempelajari ilmu-ilmu dasar agama seperti fikih sebagai bekal untuk melaksanakan ibadah kepada Allah dengan dalil dan pendapat yang bisa dijadikan sandaran. Wallahu a’lam. (eep)

Komentar
Loading...