Muzakarah Tarekat ke-3 dan Halal bi Halal Virtual JATMAN Sulsel

Silaturahim pasca lebaran menjadi tradisi bagi kalangan umat Islam Indonesia. Di masa New Normal, Mudir JATMAN Sulsel Prof. Dr. H. Abdul Kadir Ahmad, MS. APU beserta pengurus menggelar Muzakarah Tarekat ke-3.

Acara tersebut dirangkai dengan Halal bi Halal Idarah Wustha JATMAN SULSEl via online dengan menghadirkan masyaikh tarekat Suksel pada Selasa, (26/05/2020) atau bertepatan dengan 3 Syawal 1441 H pukul 20.00 Wita.

Langkah ini sengaja diambil mengingat situasi yang belum kondusif dan memberikan keteladanan kepada umat, bahwa silaturahim dapat tetap terjalin dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Mudir JATMAN mengawali acara dengan menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri Tahun 2020 M/ 1441 H. Taqabbalallahu minna waminkum dengan menyapa seluruh masyaikh dan jamaah virtual Halal bi Halal.

Selanjutnya, Syekh K.H. Sahib Sultan Karaeng Nompo yang juga Rais Idarah Wustha JATMAN Sulsel memberikan pengantar acara dengan mengutip Q.S. Ali Imran: 134.

الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاء وَالضَّرَّاء وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ ﴿١٣٤﴾

Terjemahannya:
“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

Dan menyampaikan pesan nabi Muhammad Saw.

أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ

Artinya:
“Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim no. 54).

Kiyai Sahib menegaskan bahwa memberi lebih baik dari pada menerima. Misalnya, bersedia memberi maaf, salam, memberi penghargaan ataupun penghormatan. Hadis Rasul Saw menegaskan bahwa tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah.

Hadir sebagai pemberi sambutan, Syekh Sayyid H. Abd. Rahim Assegaf Puang Makka.

“Tarekat adalah pusaka ulama-ulama Sulsel,” tegas Rais Awwal Idarah Aliyah JATMAN tersebut.

Puang Makka memiliki naskah tulisan Lontara (aksara khas daerah Bugis Makassar) Haujakan miliki Allahu yarham K. H. Harun Al-Rasyid. Jika ditelusuri, amaliyah haujakan adalah wirid terkenal yang diamalkan para pengamal tarekat. Begitu pula gurunta Musammang pengamal tarekat Muhammadiyah, atau K. H. Ahmad Bone pengamal tarekat Syaziliyah dan ulama-ulama Sulsel lainnya.

Pusaka ahlus sunnah ini harus senantiasa terjaga untuk menyambungkan ruh semangat perjuangan kaum nahdliyin dan ketersambungan sanad.

“Para masyaikh akan senantiasa bersama kepada seluruh pengurus JATMAN Idarah Wustha dan Syu’biyah dan momentum hari Raya Idul Fitri hendaknya menjauhkan diri dari sikap kesombongan, dengki dan penyakit hati lainnya,” tegas Puang Makka.

Kontributor: Hardianto

Baca Lainnya
Komentar
Loading...