Munculkan Komitmen Kader, MATAN Yudharta Adakan Screening

PASURUAN –  MATAN Yudharta Pasuruan adakan screening bagi calon kader yang akan ikut serta dalam Taman Cinta II. Mahdi Kavin Abdah mengatakan, tujuan screening ini adalah untuk melakuakn penyaringan dan melihat keseriusan calon kader yang akan bergabung ke MATAN. Dia tidak ingin calon kader yang bergabung sekedar ikut-ikutan.

“Tujuan adanya screening ini ialah untuk memunculkan komitmen calon kader matan, kita berusaha menghindari dari yang sekedar ikut-ikutan, harapannya agar MATAN ke depan jauh lebih baik,” ucap Ketua Komisariat Matan Yudharta di kampus Universitas Yudharta Pasuruan Sengonagun, Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur pada ahad, (24/2).

Ketua MATAN periode 2018-2019 tersebut menjelaskan, screening ini untuk calon peserta Taman Cinta (Taaruf MATAN Cinta). Taman Cinta merupakan salah satu kaderisasi awal sebelum mereka nantinya mengikuti proses kaderisasi selanjutnya yaitu, Sultan (Suluk MATAN) dengan kata lain pra-Sultan I.

“Harapannya mereka para peserta Taman Cinta begitu ikut Suluk MATAN sudah mengerti apa itu organisasi MATAN dan pergerakannya,” ujarnya.

Dia melihat, bahwa istilah Taman Cinta memang tidak digunakan oleh MATAN-MATAN lain. Alasannya, ada kekhawatiran kalau calon kader langsung mengikuti Suluk MATAN tanpa mengikuti Taman Cinta, mereka tidak mengenal apa dan bagaimana itu MATAN, serta apa itu thariqah.

“Jangan sampai mengatasnamakan mahasiswa ahlith thariqah tapi ditanya thariqah tidak mengerti,” ungkapnya.

Dia juga berharap sebelum ikut Suluk MATAN, para kader ini sudah baiat atau sudah mau baiat thariqah, mau mengamalkan wirid dan mengamalkan syariat.

Ayu Musfida Nabilatul, divisi acara menambahkan bahwa dalam screening ini, setiap peserta selain diminta menyetorkan sertifikat, diminta juga untuk menyanyikan 4 lagu, yaitu Indonesia Raya, Ya Lal Wathan, Mars dan Himne MATAN. Acara screening berjalan lancar, pengurus MATAN cabang pasuruan dan MATAN Komisariat Yudharta memberikan motivasi kepada calon peserta Taman Cinta II.

“Banyak yang hafal, mereka terlihat telah menyiapkan diri sebelumnya,” kata Zidan Kurnia Fiqih, Trainer dalam acara tersebut. (eep)

Komentar
Loading...