Multaqa Muqaddam Thariqah Qadiriyah, Syaikh Fadhil Berikan Amanah Baru

0

JAKARTA – Cicit ke-25 Sulthan Ar-Rijâl, Quthb Al-Awliya, Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, Prof. Dr. Syarif Syaikh Muhammad Fadhil Al-Jilani Hafidzahullah Ta’ala, mengadakan multaqa bersama muqaddam Thariqah Qadiriyah di Indonesia. Dalam pertemuan terbatas itu, beliau memberikan amanah baru kepada para muqaddamnya, Kamis (10/1).

Multaqa yang diadakan di Zawiyah Ar Raudhah, Tebet Barat VIII, Jakarta Selatan ini dihadiri para kyai yang berasal dari Malang, Pekalongan, Semarang, Cirebon hingga Martapura. Diantara kyai yang hadir adalah Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Musthafa Aqil Siradj.

Dalam multaqa tersebut, Syaikh Fadhil mengaku telah menjalankan khidmah ilmiyahnya lebih dari empat puluh tahun untuk datuknya. Beliau mengamanahkan para kyai untuk menerjemahkan kitab-kitab atau makhthuthat Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani ke dalam bahasa Indonesia, agar dapat dibaca seluruh masyarakat Indonesia. “Setiap huruf yang saya baca dari karya Syaikh, insya Allah akan datang ke pusara saya, karena ini adalah ilmu”, demikian ucap Mursyid Am Thariqah Qadiriyah tersebut.

Menanggapi amanah Syaikh Fadhil, KH. Mustafa Aqil Siradj menyambutnya dengan baik. Bahkan ia bercerita bahwa, setelah Syaikh Fadhil memberikan padanya Tafsir Al-Jailani, Kiai Musthafa lantas menaruh begitu saja kitab tersebut dan tidak dibaca.

Hingga suatu hari Adik Kandung Ketum PBNU KH. Said Aqil Siradj ini bermimpi bertemu Syaikh Fadhil dalam keadaan marah.

Lalu beliau tanyakan mimpi tersebut langsung kepada Ulama asal Turki tersebut. “Ya, saya marah, karena tiga puluh tahun saya mencari kitab tafsir itu, begitu saya berikan malah tidak dibaca,”  jawab Syaikh Fadhil.

Pertemuan yang berakhir pada pukul 17.00 WIB tersebut diantaranya memutuskan bahwa, Zawiyah Ar-Raudhah menjadi markas penerjemahan dan penyebaran karya Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani. Namun demikian, Syaikh Fadhil tidak ingin ada kitab yang dijual jauh dari harga aslinya. Menurutnya, walaupun untungnya sedikit tapi akan memberi berkah.

Lebih lagi, hanya penerbit yang mendapat izin Syaikh Fadhil yang boleh menerbitkan, dengan sebelumnya ditashih di Zawiyah Ar Raudhah. Para muqaddamlah yang menjadi distribusi center kitab Syaikh Abdul Qadir Al Jailani.

Khadim Zawiyah Ar Raudhah, yang juga Mudir Idarah Wustha JATMAN DKI, KH. Muhammad Danial Nafis pun menyambut dengan baik hasil multaqa tersebut.

Hadir sekitar 200 orang termasuk 2 rombongan bus dari Cirebon yang antusias ingin bertemu Maulana Syarif Syaikh Fadhil. (eep/sidqi)

Comments
Loading...