Mengusung Khidmah Profesional, Tarekat Idrisiyyah Gelar Munas ke-3

0

Tasikmalaya – Menjelang tutup tahun 2018, Tarekat Idrisiyyah menggelar Musyawarah Nasional (MUNAS) ke-3. Mengusung tema “Khidmah Profesional, Totalitas Lahir dan Bathin, Menyongsong Futuh Islam”, Senin (24/12) / 17 Rabi’ul Akhir 1440.

Hadir seluruh pengurus Tarekat pusat dan seluruh zawiyah se-Indonesia yang bertempat di Aula Musyahadah Masjid Al-Fattah yang berada dalam komplek Pondok Pesantren Idrisiyyah di Jalan Raya Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dengan terselenggaranya Munas ini, menandakan berakhirnya pengurus Tarekat periode masa khidmah 2015 – 2017. Pada Munas ini pula pengurus baru masa khidmah 2019 – 2021 akan dibentuk untuk melanjutkan program-program dakwah Guru Mursyid sebagai pimpinan tertinggi Tarekat.

Hari pertama Munas diawali dengan pembacaan tawassul oleh ustadz Ahmad Faqih, S.Pd.I yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ustadz Muhammad Muslih.

Sebelum musyawarah dilangsungkan, Syaikh Muhammad Fathurahman, M.Ag selaku pimpinan sekaligus Mursyid Tarekat Idrisiyyah memberikan arahan kepada seluruh peserta munas.

Ada 5 pilar utama yang menopang Tarekat Idrisiyyah dalam menjalankan pergerakannya, yakni Program Dakwah, Program Pendidikan, Program Ekonomi, Program Kepemudaan dan Program Peranan Wanita. Setiap divisi program tersebut akan memaparkan pencapaian programnya selama 3 tahun masa khidmahnya dan menyampaikan pertanggungjawaban kepada Mursyid.

Kelima pilar itulah yang menjadi komponen utama dalam mengimplementasikan setiap arahan dan bimbingan lahir bathin dari Guru Mursyid dalam tarekat idrisiyyah.

Munas akan diadakan hingga keesokan hari, dan saat ini tengah berlangsung. (rz/eep)

Comments
Loading...