Mengenal Lebih Dekat NU: Semangat Nasionalisme dan Dinamika NU (Bag. 2)

0

Semangat Nasionalisme NU

Gerakan Nahdlatul Ulama merupakan gerakan yang dimotori oleh semangat untuk selalu bangkit menuju kemaslahatan bersama dalam proses beragama dan berbangsa. Semangat memperjuangkan Islam dilakukan bersama dengan memperjuangkan bangsa dan kemanusiaan.

Dahulu, para kiai dan tokoh NU membentuk Komite Hijaz adalah untuk menolak pemaksaan penyeragaman paham keagamaan dan mempertahankan keyakinan beragama dengan tetap menghargai entitas keberagaman.

Kini, NU menjadi wadah perjuangan Nahdliyin untuk menegakkan dakwah Islam Aswaja (ahlussunnah wal jamaa’ah) dan NKRI melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi warga, peningkatan SDM dan pengembangan kebudayaan dan peradaban.

Dinamika NU

Sepanjang perjalanannya Nahdlatul Ulama banyak sekali mengambil peran-peran besar dalam pelbagai episode sejarah Republik, yang sekaligus menunjukkan dinamika organisasi, antara lain;

  1. Mempelopori berdirinya MIAMI (Majelis Islami A’la Indonesia) tahun 1937, yang kemudian ikut memperjuangkan tuntutan Indonesia Berparlemen.
  2. Memobilisasi perlawanan fisik terhadap kekuatan imperialis melalui Resolusi Jihad yang dikeluarkan pada tanggal 22 Oktober 1945.
  3. Berubah menjadi partai politik, yang pada Pemilu 1955 berhasil menempati urutan ketiga dalam perolehan suara secara nasional.
  4. Memperoleh sedikitnya tiga puluh dua jabatan kementerian sepanjang pemerintah RI tahun 1945-1965.
  5. Memprakarsai penyelenggaraan Konferensi Islam Asia Afrika (KIAA) 1965 yang diikuti oleh perwakilan dari 37 negara.
  6. Kembali ke Khittah NU 1926 pada tahun 1984, yang menegaskan jati diri Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi sosial keagamaan.
  7. Mempelopori gerakan Islam Kultural dan penguatan civil society di sepanjang dekade 90-an.
  8. Sejak masa reformasi hingga saat ini, NU terus berjuang untuk merekatkan semangat kebangsaan dalam proses demokratisasi di Indonesia.
  9. Aktif terlibat dalam proses perdamaian dunia dan mengupayakan rekonsiliasi di antara pihak-pihak yang terlibat konflik, terutama di dunia Islam.

*Khittah NU: Visi dasar organisasi NU yang dirumuskan pada awal pendiriannya pada tahun 1926, yakni sebagai organisasi sosial keagamaan yang berjuang di ranah dakwah, sosial dan pendidikan. Khittah berasal dari kata khaththa (menggaris).

Sumber: Buku Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Center Board Of Nahdlatul Ulama)

Comments
Loading...