Mengapa Istikharah Itu Penting? Inilah Alasannya

Hidup yang kamu jalani akan menyuguhkan pilihan-pilihan. Tentu kamu harus memilih, karena tak memilih pun juga merupakan pilihan. Mulai dari urusan pekerjaan, karir, jodoh, nikah, perihal rumah tangga, lingkungan hingga bisnis, traveling dan pendidikan.

Setiap orang tentu menginginkan yang terbaik dari pilihannya itu. Apalagi pilihan menyangkut hal yang bisa berdampak besar bagi masa depan. Oleh karena itu dalam Islam ada dua cara bagaimana upaya kamu ketika dihadapkan pada pilihan-pilihan.

Pertama, adalah melakukan istikharah. Kedua, melakukan musyawarah. Lalu apa pentingnya istikharah dan istisyarah (musyawarah) dilakukan

Pertama, mengikuti Sunnah Nabi Saw

Kalau kamu istikharah berarti kamu ikut menjalankan sunnah dan memperoleh keutamaan. Nabi Saw mengajarkan para sahabat melakukan istikharah dalam segala urusan. Sehingga, jangan abaikan urusan kecil sehingga kamu tidak melakukan istikharah. Karena sekian banyak urusan yang kita anggap remeh justru di masa mendatang jadi urusan yang penting dan besar.

Kedua, memohon kebaikan dan pilihan terbaik Allah Swt

Istikharah kata dasarnya seakar dengan kata khair yang berarti kebaikan dan khirah yang bermakna pilihan yang terbaik. Istikharah adalah upaya untuk memohon kepada Allah melalui shalat dan doa khusus. Dengan istikharah ini kamu meminta pada Allah agar dikaruniai kebaikan dan dipilihkan yang terbaik untukmu.

Ketiga, memperoleh kelapangan dada

Dengan melakukan istikharah maka kamu akan memperoleh kelapangan dada karena telah menyerahkan urusan pada Allah. Sebab, Allah lah yang sejatinya mengetahui mana yang terbaik untukmu di masa kini dan masa mendatang. Itu sebabnya Allah berfirman, boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia tidak baik untukmu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. (Al Baqarah 216).

Keempat, memperoleh kebaikan, kemudahan dan keberkahan

Kamu akan memperoleh kebaikan dan mudahnya urusan sebagaimana hal tersebut tercantum dalam isi doa istikharah, “Ya Allah, aku meminta petunjuk kebaikan-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon keputusan-Mu dengan qudrat-Mu dan aku meminta dengan karunia-Mu yang besar, karena sesungguhnya Engkau yang berkuasa sedangkan aku tiada berkuasa. Engkau Yang Maha Mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui dan Engkau Yang Maha Mengetahui segala yang gaib.

“Ya Allah, sekiranya engkau ketahui bahwa urusan ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku, dan akibat dari urusanku ini,” atau dia berkata “cepat atau lambatnya urusanku, maka takdirkanlah ia untukku, mudahkanlah ia, lalu berkahilah aku padanya.” (HR. Bukhari).

Kelima, terhindar dari keburukan

Tidak ada yang mengetahui baik dan buruknya sesuatu di masa depan. Dengan istikharah kamu akan terhindar dari keburukan sebagaimana tertuang dalam doa istikharah.

“Ya Allah, dan sekiranya engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akibat dari urusan ini, maka hindarkanlah aku darinya, kemudian takdirkanlah untukku kebaikan bagaimanapun adanya, lalu berilah aku keridhaan dengannya.” (HR. Bukhari).

Keenam, tidak akan rugi dan menyesal

Dengan melakukan istikharah kamu tidak akan rugi dan menyesal karena kamu menyerahkan urusanmu pada Allah Swt. Dialah yang memiliki kuasa atas segala sesuatu. Kamu lebih berserah diri dan lebih dekat pada-Nya. Sedangkan musyawarah perlu dilakukan agar tidak menyesal kemudian.

Musyawarah penting dilakukan untuk mendapatkan masukan dan pertimbangan dari orang dekat atau orang yang lebih berpengetahuan dan berpengalaman. Dengan istikharah dan musyawarah tentu kamu bisa lebih tenang untuk memilih yang terbaik dan diharapkan bisa memperoleh kesuksesan atas pilihanmu.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...