Menaklukkan Tirai Egoisme

BOGOR – Ulama sufi yang banyak menjadi rujukan, Ibnu Atha’illah As Sakandary berkata dalam kitab Al Hikam, “Nyatakan sifat-sifat (kelemahanmu) maka Allah akan menolong dengan sifat-sifat-Nya, nyatakan sifat kehinaanmu maka Allah akan menolong dengan sifat kemulian-Nya, nyatakan sifat kelemahanmu maka Allah akan menolong dengan kekuatan-Nya, nyatakan sifat ketidakberdayaanmu maka Allah akan menolongmu dengan daya dan kekuatan-Nya.”

Maqalah diatas menjelaskan bahwa manusia seringkali merasa kuasa, merasa hebat, merasa pinter, merasa kaya, merasa memiliki teori, strategi dan kemampuan sehingga menyebabkan bertumbuh subur sifat ‘ujub (bangga diri) dan takabur dalam dirinya serta melupakan Allah SWT.

Padahal sikap ‘merasa bisa segalanya’ itu hanya imajinasi dirinya sendirinya. Sebab suatu ketika, Allah akan menunjukkan sifat kelemahan dan ketidak berdayaan manusia dengan diturunkannya ujian dan cobaan yang datang silih berganti. Pada saat itu segala upaya dilakukan tapi tidak membuahkan hasil apa-apa. Saat itu barulah muncul kesadaran dan merasakan betapa tidak berdaya dirinya, betapa lemah dirinya, betapa hina dirinya di hadapan yang Maha Perkasa yaitu Allah Pengatur alam semesta.

Inilah titik balik manusia dalam kehidupan dari kegelapan menuhankan egoismenya menuju kesadaran spiritual yang bermuara pada la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil adzhimi (tiada daya dan kekuatan kecuali atas izin Allah SWT) yaitu sirnanya keakuan diri melebur dalam daya dan kekuatan yang Maha Kuat. Semoga Allah senantiasa membimbing kita menjadi hamba yang diberikan kemampuan untuk menaklukkan ego yang menjadi hijab dalam menuju kepada-Nya.

Oleh: Ali M. Abdillah

Komentar
Loading...