MATAN UINSA Khatamkan Kitab Imam Ghazali

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Momentum Ramadhan dimanfaatkan oleh banyak kalangan untuk mengaji dan belajar, biasanya di Pesantren saat Ramadhan tiba selalu diisi dengan mengkaji kitab-kitab para Ulama, sekaligus dikhatamkan selama Ramadhan.

Pengurus Komisariat Mahasiswa Ahlith Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyyah (MATAN) UIN Sunan Ampel Surabaya pada Senin (3/5), juga mengkhatamkan Kitab Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin Karya Imam Ghazali melalui online via Aplikasi Zoom.

Pengajian Kitab tersebut sebenarnya sudah dimulai pada bulan-bulan sebelum Ramadhan. Biasanya dilaksanakan setiap Jumat malam Sabtu di Pondok Pesantren Al-Jawi Surabaya.

Pengajian diisi oleh para Gawagis dan Kiai Surabaya-Sidoarjo secara bergiliran. Diantaranya adalah KH. Yardho, Gus Miftah, Gus Nadzim, Gus Ghozi dan Gus-gus yang lain.

Ramadhan tahun ini, pengajian kitab karya Imam Ghazali tersebut diadakan secara rutin setiap dua hari sekali dan alhamdulillah pada Senin, 03 Mei 2020 berhasil dikhatamkan.

Pada khataman kitab ini, Gus Ghozi mendapat giliran menjadi Qari’ khataman. Beliau membaca dan menjelaskan dua bab terakhir dalam kitab tersebut, yaitu bab 42 dan bab 43 tentang afatidz dzunub dan sifati shalati ahlil qurbi.

Diantara catatan materi yang dijelaskan oleh Gus Ghozi pada khataman kitab tersebut, “Dosa yang paling besar adalah mendzalimi orang lain, yang kita sendiri tidak mengenalnya atau tidak pernah melihatnya.”

“Orang yang melakukan dosa, kemudian bertaubat, lalu melakukan dosa lagi yang sama, maka menurut ahli tasawuf disebut sebagai laknat. Meskipun seandainya kita melakukan dosa disuruh untuk selalu bertaubat.”

“Rezeki itu belum tentu berupa harta, istri shalihah dan anak shalih juga merupakan sebuah rezeki.”

“Orang yang dekat dengan Allah, shalatnya itu berbeda dengan shalat kita pada umumnya, termasuk tidur dan bangun tidurnya pun juga berbeda dengan kita.”

“Jika shalat, lupakanlah dunia dan isinya, menghadaplah Allah seoalah-olah sedang menghadap Allah ketika di hari kiamat.”

Kemudian pengajian khataman kitab audhatut Thalibin wa Umdatus Salikin ditutup do’a oleh KH. Yardho selaku pembina PK MATAN UIN Sunan Ampel Surabaya. Dengan harapan semoga apa yang dipelajari, dikaji bermanfaat bagi diri sendiri dan umumnya untuk umat. Aamiin.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...