MATAN Sulsel Gelar Suluk, Wakil Bupati Pangkep Berharap pada Kader MATAN

PANGKEP – Pengurus Wilayah Mahasiswa Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (MATAN) Sulawesi Selatan kembali menggelar Kegiatan Suluk MATAN I sejak Jum’at (27/9) hingga Ahad (29/9).

Kegiatan tersebut berlangsung di Panti Asuhan dan Rumah Tahfidz Al-Quran Firman Allah Jalan Cendana Kab. Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana membuka acara Suluk MATAN I yang kali pertama di gelar di Pangkep. Calon Bupati Pangkep tersebut berharap kader-kader MATAN membantu pemerintah dalam menthariqahkan masyarakat.

Sementara itu, Mudir Idarah Wustha JATMAN NU Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Abdul Kadir Ahmad yang hadir dalam kegiatan pengkaderan itu sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan pengkaderan tersebut.

“Saya sangat bersyukur, mengapresiasi serta memberikan dukungan penuh dengan adanya kegiatan Suluk MATAN di Pangkep ini. Dari kegiatan Suluk MATAN berbagai daerah di Sulsel yang pernah saya hadiri, saya melihat Pangkep lah yang memiliki peserta paling banyak,” kata Abdul Kadir yang juga Profesor riset bidang agama dan masyarakat itu.

Prof. Abdul Kadir juga menambahkan bahwa ilmu tasawuf atau tarekat bukanlah hal yang baru di daerah ini. Kabupaten Pangkep sendiri dikenal sebagai daerah yang melahirkan beberapa ulama besar di Sulsel. Tepatnya Pulau Salemo yang kerap di sebut pulau ulama.

“Ilmu tarekat bukanlah hal yang baru bagi masyarakat Pangkep, karena masuknya Islam di daerah ini dibawa oleh para ulama tasawuf,” ujarnya.

Peneliti senior di Balai Litbang Agama Makassar itu juga mengimbau kepada para peserta untuk kembali memasyarakatkan tarekat sebagai peninggalan leluhur dan para ulama terdahulu di Kabupaten Pangkep.

“Peserta Suluk MATAN angkatan pertama di Kab. Pangkep berjumlah 122 orang yang terdiri dari mahasiswa, pemuda, penyuluh agama dan ASN kebanyakan dari Kementerian Agama Pangkep, Pinrang dan Sidrap. Para peserta diharapkan menjadi kader-kader militan dalam mengawal NKRI dan konsisten dalam amaliah thariqah al-mu’tabarah sesuai yang diajarkan para masyayikh,” ungkap Ketua PW MATAN Sulsel, Dr. Mahmud Suyuti kepada JATMAN Online. (hmd/eep)

Komentar
Loading...