MATAN Pinrang Berikan Penyuluhan HIV AIDS dan Narkoba

PINRANG – Kader MATAN hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pencerahan agama dalam kegiatan Penyuluhan HIV AIDS dan Narkoba di Kantor Desa Lero, Kec. Suppa, Kab. Pinrang.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Pemerintah Desa Lero dan berbagai SKPD dalam kegiatan Penyuluhan HIV AIDS. Ada tiga materi yang disampaikan dalam kegiatan itu. Materi pertama Ibu Dokter Wahyuni Ekasari, materi kedua tentang Narkoba oleh Kapolsek Suppa dan materi ketiga oleh Sekretaris PC. MATAN Pinrang, Abdurrahim, S.Fil., S.Pd.I., MA.

Abdurrahim menguraikan pandangan agama tentang HIV AIDS perspektif kajian Islam. Secara umum dapat dipahami bahwa seluruh agama tidak mendukung penyebaran HIV AIDS karena dampak resiko besar yang akan mengganggu kelangsungan hidup manusia. Sesuatu yang membahayakan harus diantisiasi semampunya.

Sejak awal Islam memberikan warning,
QS. al-Isra/17:32 menjelaskan

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.

Annangguru Abd. Rahim menukil pendapat ulama, Dr.Yusuf Qardawi,: apabila Islam mengharamkan sesuatu, ia pasti membendung segala jalan dan pintu yang menuju ke arahnya. Ia mengharamkan segala instrumen dan prolog yang mengantarkan kepadanya.

“Terkait dengan narkoba, maka terlarang baik usaha produksi, distribusi, maupun konsumsinya,” ujarnya.

Islam juga tidak mengizinkan seorang muslim bekerja pada industri atau usaha kecil yang dibangun di atas yang haram, atau usaha menyebarkan narkoba.

Selain itu, Abdurrahim juga mengupas dalam kajian tasawuf. Bahwa HIV AIDS memiliki korelasi dengan kesucian hati dan menjaga kemaluan (Wa hassin farji minal fawahisyi).

“Itu sebabnya seseorang perlu memiliki mursyid yang akan mengarahkan kehidupan dari aspek spiritual maupun ikhtiar kehidupan dunia,” terangnya.

Lalu sebagai makhluk sosial dan hamba Allah harus tetap menjalin hubungan muamalah yang baik kepada siapa saja, walaupun kepada orang yang terinfeksi HIV AIDS dan terpapar Narkoba.

“Peran keluarga sangat diharapkan untuk memberikan pengontrolan kepada anggota keluarga, begitupula kontrol sosial dalam mencegah penyebaran HIV AIDS dan Narkoba,” pungkasnya.

Hardianto, Ketua PC MATAN Pinrang memberikan apresiasi atas kerjasama tersebut.

“Selaku pengurus MATAN Pinrang, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Desa Lero yang telah memberikan kepercayaan dan bekerjasama dengan MATAN dalam kegiatan penyuluhan. Tentu sinergitas diperlukan dari unsur pemerintah dan ormas keagamaan seperti MATAN dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan lebih memelihara nuansa religius,” kata Hardianto kepada JATMAN Online.

Acara yang berlangsung pada Rabu (13/11) itu dibuka oleh kepala Desa Lero dan dihadiri oleh puluhan orang dari unsur tokoh dan masyarakat serta babinkamtibmas. (hrd/eep)

Komentar
Loading...