MATAN Cirebon Gelar Suluk MATAN Di Alam Bebas

0

CIREBON – Pengurus Mahasiswa Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (MATAN) Kota Cirebon menyelenggarakan Suluk MATAN dengan tema Ngaji Diri, Ngalap Berkah lan Ngabdi ing Bumi di alam bebas tepatnya di Bumi Perkemahan Manguntapa Kuningan pada Sabtu hingga Ahad (15-16/6).

Sirojul Umam mengungkapan makna dari tema yang diangkat. Ngaji diri itu maksudnya Introspeksi kedalam diri kita masing-masing, agar kita menjadi manusia yg lebih bermanfaat lagi.

Ia melanjutkan, sedangkan Ngalap berkah, karena MATAN itu organisasi yg mencintai para ahlith Thariqah. Ia berharap, semoga dengan menjadi anggota MATAN kami mendapatkan barakahnya para Mursyid.

“Ngabdi ing bumi Pertiwi itu maksudnya agar para peserta itu mau mengabdi untuk bangsa dan negaranya,” jelas Umam.

Ia menilai, akhir-akhir ini banyak kaum muda yang melakukan gerakan ekstrimis dan radikalis untuk mencoba merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Umam menambahkan bahwa tema Suluk 1.3 MATAN kali ini sesuai dengan Prinsip Organisasi MATAN, yaitu: Spiritual, Intelektual dan Nasionalisme.

Ketika ditanya tentang kenapa Suluk di adakan di alam bebas, salah seorang panitia, Ratna mengungkapkan bahwa alam bisa dijadikan mediasi untuk mengasah kepekaan seseorang untuk lebih dekat kepada Allah dan lebih peduli terhadap lingkungan.

“Suluk adalah sebuah perjalanan, dan kita jadikan alam sebagai mediasi kita agar bisa lebih peka terhadap sekitar,” singkatnya.

Yakni dengan bertafakkur dan intropeksi diri sebagai kader MATAN apa yang sudah kita lakukan untuk menyenangkan hati para guru dan bumi pertiwi ini.

Turut mengisi KH. Abdul Mujib dari JATMAN Kota Cirebon, M.N. Imanuddin, SQ, Ketua MATAN Kota Cirebon dan Kang Bashit dari PP. MATAN. (eep)

Comments
Loading...