Manaqib Kubra Salah Satu Jati Diri Thariqah

0

KLATEN – “Manaqib Kubra adalah salah satu jatidiri thariqah, karena inti dari thariqah adalah dzikir,” ucap KH. Said Lafif Hakim saat memberikan sambutan pada acara Manaqib Kubra, Istighatsah, Bahtsul Masail dan Pengajian Akbar JATMAN se-Jawa Tengah & DI Yogyakarta di Gedung Candra Kirana, Desa Krajan, Jatinom, Klaten, Sabtu (20/7).

Kiai Said Lafif selaku Mudir Idarah Wustha Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membuat acara rutin Idarah Wustha JATMAN Jawa Tengah bisa berjalan sesuai harapan. Ia memandang bahwa penyelenggaraan Manaqib dan Istighatsah di berbagai tingkatan merupakan hal yang luar biasa karena mengundang Ridha Allah dan keberkahan untuk wilayahnya masing-masing.

“Semoga Klaten ini bisa semakin subur dan semakin hijau,” harap Kiai Said Lafif Hakim.

Menurut Ketua Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah, Mranggen Demak tersebut, para ulama thariqah telah membuat organisasi thariqah yang dibutuhkan masyarakat yang mampu mengayomi. JATMAN yang berdiri sejak tahun 50 an telah menjadi pegangan masyarakat.

Kiai Said Lafif mengajak para jamaah agar melihat peran para ulama dan kasepuha terdahulu dan bisa meneruskan perjuangannya. Ia juga yakin thariqah akan semakin berkembang di tiap wilayah di seluruh Indonesia.

Selain itu, ia juga berharap bahwa hasil pembahasan dalam komisi Bahtsul Masail, MATAN, Muslimat Wathonah maupun keorganisasian bisa menjawab harapan dan membawa hasil yang terbaik.

Sedangkan KH. Dzikron Abdillah dalam mauidzah hasanahnya menyebut bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Ia mengajak jamaah untuk meneladani Rasulullah Saw. “Pertemuan para masyayikh thariqah ini semoga bisa menjawab tantangan NU ke depan,” ucap pimpinan Ponpes Addainuriyah Dua Semarang. (eep)

Comments
Loading...