Kunjungi Zawiyah Arraudhah, Syaikh Usamah Al Azhari Sebut Ciri Sufi Sejati

JAKARTA – Di tengah padatnya jadwal kunjungan di Indonesia, Syaikh Usamah Al Azhari menyempatkan diri mengunjungi Zawiyah Arraudhah sekaligus mengisi acara bertajuk Majelis Subuh, Sabtu (21/9).

Dalam kesempatan itu, Syaikh Usamah yang merupakan Guru Besar Ilmu Hadis di Universitas Al-Azhar, Kairo, menerangkan bahwa sejatinya Tashawwuf itu terdiri dari beberapa elemen. Pertama ialah rahmat kepada setiap makhluk Allah. Kedua, adalah hubb (cinta). Yang ketiga dan keempat, kata Penasehat Presiden Republik Arab Mesir itu, Tashawwuf itu berdzikir dan selalu terkoneksi batin kita dengan Nabi Muhammad saw.

Sedangkan yang kelima ialah, “himmah (semangat) yang tinggi dalam mencari ilmu dan membuang semua sebab kemalasan dari dalam jiwa,” ucap menantu dari Dr. Syaikh Yusri Rusydi As-Sayyid Jabr Al-Hasani, Mursyid Tarekat Shiddiqiyyah Darqawiyyah Syadziliyyah itu.

Syaikh Usamah melanjutkan, bahwa makna tertinggi dari cinta adalah cinta kepada negeri. Sebagaimana Nabi cinta kepada Madinah.

“Seorang Sufi haruslah memiliki semua elemen ini. Barulah bisa dikatakan sufi sejati,” tegas murid Syaikh Ali Jum’ah itu.

Acara yang berlangsung sejak pukul 05.30 WIB hingga 07.00 WIB dihadiri oleh ratusan jamaah yang berasal dari Jabodetabek. Diantara jamaah, ada yang sudah hadir sejak malam hari. Sebelumnya, para jamaah terlebih dahulu melantunkan dzikir Tarekat Syadziliyyah.

Majelis yang terletak di Tebet Barat VIII, No. 50, Jakarta Selatan itu juga banyak dihadiri alim ulama dan habaib diantaranya KH. Ahmad Marwazie (pemegang sanad Syaikh Yasin Al-Fadani), KH. Hamdan Rasyid, Rais Idarah Wustha JATMAN DKI Jakarta, KH. Jamaluddin F Hasyim (Ketua KODI Prov. DKI), dan Habib Geys Bin Abdurrahman As-Seggaf. (sdq/eep)

Komentar
Loading...