Connect with us

Berita

Komunitas Umbul Teduh Ngaji Tasawuf

Published

on

Lampung, JATMAN.OR.ID: Adakan terus kajian-kajian tasawuf untuk meningkatkan spiritualitas kita, mahasiswa dan masyarakat, di tengah gencarnya infiltrasi paham radikalisme. Demikian disampaikan Pengelola Pondok Pesantren Manbaul Huda Batanghari, Gus Hamid pada acara pengajian spiritual PTT, Sabtu (21/11) di sekretariat Komunitas Umbul Teduh, Lampung.

Komunitas Umbul Teduh adalah salah satu komunitas yang ada di kota Metro, Provinsi Lampung secara rutin mengadakan ngaji tasawuf SPT PPT (Spiritual Para Pencari Tuhan) setiap malam Minggu. Pengajian ini dihadiri oleh beberapa komunitas mahasiswa di kota Metro, di antaranya Komunitas Santri Suluk, MATAN, Mahasiswa IAIN Metro Lampung dan juga dihadiri masyarakat sekitar.

Ngaji tasawuf ini nantinya akan terus diadakan sebulan dua kali setiap malam Minggu melalui pertemuan langsung di Komunitas Umbul Teduh.

“Ngaji Tasawuf SPT PPT ini pada dasarnya menjadi agenda rutin Komunitas Umbul Teduh untuk meningkatkan kualitas spiritual anggota yang berasal dari aneka berlatar belakang, akademisi, aktivis mahasiswa dan masyarakat,” jelas Direktur Komunitas Umbul Teduh, Lutfi Hakim.

Biasanya pengajian ini diisi dengan tema-tema filsafat dan tema sosial lainnya. Namun kali ini diperlukan kajian yang bersifat spiritual agar lebih dekat dengan Tuhan (taqorrub ilallah), tambah Lutfi.

Diawali dengan membaca Rotibul Hadadd, pengajian ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang kesufian.

Diharapkan kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang bermanfaat dan dapat mengisi kekeringan spiritual masyarakat baik dari kalangan komunitas, aktivis mahasiswa dan masyarakat akademis yang selama ini lebih banyak mendapatkan kajian sosial dan filsafat saja.[Mukhlis Ardiyanto, Penanggung Jawab Ngaji Tasawuf SPT PPT Komunitas Umbul Teduh]

Berita

Habib Luthfi Raih Pengharagaan Ulama yang Menggelorakan Nasionalisme

Published

on

By

Semarang, JATMAN.OR.ID – Rais ‘Aam Idarah Aliyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfi bin Yahya mendapatkan penghargaan dari Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020. Habib Luthfi diberikan langsung piagam dan sertifikat penghargaan di kediamannya di pekalongan pada Selasa (24/11) Sore.

Sebelumnya Habib Luthfi menerima penghargaan gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Semarang dalam bidang Komunikasi Dakwah dan Sejarah Kebangsaan.

Gerakan dakwah cinta tanah air yang dilakukan oleh Habib Luthfi memiliki peran penting untuk menumbuhkan nasionalisme. Syiar Islam yang dibawanya terdapat karakteristik tersendiri sehingga mudah diterima semua kalangan. Berdasarkan perjuangannya itu, Jawa Pos Radar Semarang terpanggil memberikan apresiasi. Habib Luthfi menerima penghargaan untuk kategori Ulama yang Menggelorakan Nasionalisme dan NKRI.

Dikutip dari Jawa Pos Radar Semarang, terdapat hal menarik saat direksi dan manajemen Jawa Pos Radar Semarang ketika menemui Habib Luthfi di ruangannya. Ada kue spesial yang disuguhkan Habib Luthfi kepada tetamunya. Yakni, kue kamir.

Kemudian Habib Luthfi mempersilahkan rombongan Jawa Pos Radar Semarang untuk memakan kue kamir dan suguhan lainnya. “Monggo, silakan (dimakan), ini bukan sajen,” kata Habib Luthfi, dengan nada bercanda.

“Kalau di tempat saya, ini namanya kamir,” kata Iskandar, GM Jawa Pos Radar Semarang kepada Habib Luthfi sembari mencomot kamir dan melahapnya. Sugiyanto Wiyono, Manajer Komunikasi Bisnis Jawa Pos Radar Semarang, menimpali, “Kalau di tempat saya, ini namanya apem.”

Sugiyanto juga mencomot kue kamir yang tersuguh persis di depan Habib Luthfi. Bagaimana dengan Habib Luthfi? “Saya lebih suka menyebut apem. Soalnya ndak enak, kalau ada yang namanya Amir, terus Mir..Amir..ini makan kamirnya. Mosok Amir makan kamir,” canda Habib Luthfi, membuat yang mendengarnya spontan tertawa.

Habib Luthfi yang ramah dan sangat menghormati tetamunya, berulangkali mengingatkan jajaran manajemen Jawa Pos untuk memakan suguhan yang telah disediakan. “Monggo (dimakan), ini bukan sajen.” Lagi-lagi Habib Luthfi membuat para tetamunya tertawa mendengar candaannya. Pertemuan yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut, berlangsung hangat. Habib Luthfi banyak memberikan pitutur bijak.

Habib Luthfi diterima semua kalangan karena perilaku dan sifatnya menyesuaikan tamu yang hadir. Habib Lutfi juga selalu memberikan pesan-pesan yang damai kepada para tamunya.

Turut hadir dalam acara ini General Manager Jawa Pos Radar Semarang Iskandar, Pemimpin Redaksi Arif Riyanto, Manajer Iklan Sugiyanto Wiyono, Manajer Keuangan Indah Fajarwati, Redaktur Pelaksana Ida Nor Layla, Redaktur Rizal Kurniawan dan karyawan lainnya. (ap)

Continue Reading

Berita

Perkuat Tim, JATMAN Online Adakan Pelatihan Desain Poster

Published

on

By

desain

Jakarta, JATMAN.OR.ID: Tim redaksi JATMAN Online mengadakan pelatihan Desain Poster Dasar untuk para desainer relawan yang tergabung dalam Media Center JATMAN secara daring, Rabu malam, 25/11.

Ini adalah pelatihan ke-2 dari rangkaian pelatihan yang diselenggarakan JATMAN Online dalam rangka memperkuat pengelolaan media. Pelatihan pertama yang sudah dilakukan minggu lalu adalah tentang penulisan jurnalistik dasar bersama wartawan senior alumni Kantor Berita Antara.

desain

Kali ini mengangkat tema mendesain poster dengan cara mudah bagi pemula. Tema ini disampaikan dengan apik oleh Wakil Pemimpin Redaksi JATMAN Online, Mas Anam Addimaky. “Malam ini kita akan belajar menggunakan aplikasi Canva dan beberapa aplikasi pendukung lain untuk membuat poster,” terang Mas Anam.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 23 peserta dari berbagai daerah yang tergabung sebagai desainer relawan JATMAN Online. Peserta cukup antusias mengikuti sessi sampai akhir. Banyak pertanyaan diajukan dan Mas Anam melahapnya dengan mudah.

desain

“Semoga pelatihan ini dapat secara signifikan memperkuat tim pengelola portal berita JATMAN Online dan kemudian melahirkan banyak karya desain yang dibutuhkan,” harap Pemimpin Redaksi JATMAN Online, Muhammad Sutan Majolelo.[Af]

Continue Reading

Berita

Mengenang Pecinta Para Habib; Kyai Abdullah Saad

Published

on

By

KH. Abdullah Saad
Ketua Umum MATAN, DR. Hasan Chabibie, M.Si., di depan makam KH. Abdullah Saad.

Solo, JATMAN.OR.ID: Selasa, 17 November 2020, seorang Kyai, Pengasuh Pondok Pesantren al-Inshof, Solo, seorang murid kinasih Abah, seorang sahabat dan pengurus Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (MATAN), KH. Abdullah Saad dengan tenang menghadap Sang Kekasih.

Kita semua, baik selaku santri beliau, sahabat beliau seperjuangan di MATAN terhenyak mendengar kabar kepergian beliau. Betapa Kyai muda ini begitu cepat dipanggil Allah, Sang Pemilik Ruh.

Kita Sangat Kehilangan

Sabtu malam, 21 November 2020, MATAN Indonesia menggelar acara dengan tema Tahlil untuk Pecinta Haba’ib; KH. Abdullah Saad. Tahlil yang dipimpin langsung oleh Sekjend MATAN, Gus Rosyid, diikuti dengan khidmat oleh puluhan jamaah yang hadir secara daring.

Usai tahlil, satu persatu pengurus MATAN dan sahabat terdekat Yai Saad pun tak kuasa menahan cerita. Semuanya ingin mengenang waktu saat bersama beliau. Demikian pula Ketua Umum MATAN, Gus Hasan, mengawali ceritanya yang hanya beberapa saat bersama almarhum mengenang.

“Apapun, perintahkan kepada saya Gus, akan saya laksanakan,” kenang Gus Hasan menirukan permintaan almarhum saat bertemu pada Silatnas MATAN di Makassar waktu lalu. Kenangan singkat yang sangat sarat makna dan tauladan, tambahnya.

Tidak mau kalah, Kang Syukron Makmun, seorang pengurus teras MATAN dari Cirebon juga menceritakan kenangannya. Pesan yang paling saya ingat dari almarhum adalah nasihat tentang ketaatan kepada pemimpin. “Ketua yang restui siapa? Abah. Berarti perintah Ketua adalah perintah Abah, maka lihat sebagai Abah yang memberikan perintah,” paparnya menirukan.

KH. Abdullah Saad

Gus Dulloh, demikian almarhum dipanggil semasa hidupnya adalah murid kesayangan Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Beliau dikenal sangat senang membantu haba’ib. Tidak sedikit haba’ib dibuatkan tempat tinggal dan majelis untuk mengaji. Almarhum orang yang murah tangan membantu, terutama kepada dzurriyyah Rasulullah. Abah sangat sayang kepada almarhum. Setiap kali Abah menyelenggarakan kegiatan, Gus Dulloh tidak pernah absen membantu, dan jumlah bantuannya selalu lebih besar dari bantuan murid Abah yang lain. Sungguh sosok Gus Dulloh yang sarat tauladan. Semoga Allah memenuhi almarhum dengan rahmat di sana, amin.[Af]

Baca berita lain: Ratusan Warga Sindanglaut Laksanakan Shalat Ghaib untuk KH. Abdullah Saad

Continue Reading

Facebook

Trending