Kiai Munawwir, Mustasyar PWNU DIY Tutup Usia

0

YogyakartaInna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun, telah wafat KH. Munawwir Abdul Fatah, Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama  (PWNU) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis, 27 Desember 2018 di RS. Wirosaban Yogyakarta. Kabar wafatnya Kiai Pondok Pesantren Krapyak ini beredar luas di media sosial.

Salah satunya, “Turut berbela sungkawa atas wafatnya KH. Munawwir Abdul Fatah, salah satu Masyayikh PP Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta,” demikian pernyataan dari akun resmi Instagram @almunawwir_com.

Dikutip dari Tribunjogja.com, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta, KH. Muhtarom menjelaskan bahwa Kiai Munawwir tutup usia sekitar pukul 18.00 WIB.

Sebelum dimakamkan, jenazah KH. Munawwir akan disemayamkan di masjid Pondok Al Munawwir Krapyak. Prosesi pemakaman akan dimulai pukul 12.30 (28/12) WIB atau usai Salat Jumat di Masjid Ponpes. Jenazah akan dikebumikan di makam Sorowajan, Panggungharjo, Sewon, Bantul.

Almarhum merupakan salah seorang masyayikh Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Yogyakarta dan Pengasuh Ponpes Al Quran Nurul Ulum, Bantul. Beliau juga murid langsung KH. Ali Maksum, Rais Aam Nahdlatul Ulama satu-satunya yang berasal dari Yogyakarta pada tahun 1981-1984.

Kiai yang dikenal luas lewat buku “Tradisi Orang-orang NU”, pernah juga menjadi pengisi tetap rubrik Aswaja di Majalah Bangkit. Semasa hidup, pengarang buku Pantulan Cahaya Rasul ini banyak mengirimkan tulisan-tulisannya ke media. Beliau termasuk penulis yang produktif. Lahul fatihah. (eep)

Comments
Loading...