Portal Berita & Informasi JATMAN

Ketum PBNU Beri Arahan Pada Pengurus LD PBNU 2018-2020

0 54

Jakarta – Prof. DR. KH. Said Agil Siraj, MA Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberi pengarahan kepada pengurus Lembaga Dakwah PBNU periode 2018-2020 yang tengah menggelar Rapat Kerja (Raker) di lantai 5 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (29/11).

Dalam arahannya beliau mengajak para pengurus untuk mencermati hadis nabi man ra’a minkum munkarat falyughayyirhu, siapa yang melihat kemungkaran hendaknya ia merubahnya. Menurut beliau arti melihat di sini diawali dari mengetahui, “Kalau tidak tahu tidak akan ada niat untuk falyughayyirhu (merubah kemungkaran).”

Menurut Kiai Said, kemungkaran bukan hanya seperti berbuat hal yang munkar di diskotik, tapi bisa terjadi dalam tiga hal, satu munkar fil aqidah (kemungkaran dalam aqidah), dua munkar fi asy syariah (kemungkaran dalam syariat), ketiga munkar fi ats tsaqafah (kemungkaran dalam peradaban). Beliau mengajak kepada para pengurus LD PBNU dan para dai untuk mengetahui ketiga kemungkaran tersebut. Namun untuk merubahnya harus dilakukan dengan penuh kewaspadaan dan kehati-hatian.

KH. Agus Salim Ketua LD PBNU periode 2018-2020 berharap bisa membawa LD PBNU lebih berhasil, serta bisa membanggakan, “untuk itu yang terpenting ialah soliditas, kebersamaan, kerjasama dari pengurus yang aktif dan positif,” ujar beliau dalam sambutannya.

Raker yang mengangkat tema “Penguatan Dakwah Aswaja An Nahdliyah di Era Milenial” ini  juga dihadiri oleh Pj Rais Am PBNU, KH. Miftahul Akhyar; Sekjen PBNU, H. Helmi Faisal Zaini; Rais Syuriah PBNU, KH. Zaki Mubarak; Katib Syuriah NU, KH. Yahya Cholil Staquf; Ketua PBNU, KH. Manan Ghani; Sekretaris LD PBNU,  Dr KH. Bukhori Muslim dan seluruh pengurus Lembaga dan Divisi Lembaga Dakwah PBNU priode 2018-2020. (eep)

Comments
Loading...