Jujur pada Diri Sendiri

Bicara tentang kejujuran itu memang gampang diucapkan, gampang dinasihatkan kepada orang lain. Tetapi itu amat sulit untuk kita laksanakan sendiri. Oleh karena itu kejujuran memang harus mulai dari diri sendiri.

Jujur itu sangat penting, apabila satu keluarga tidak ada kejujuran, retaklah keluarga itu. Apabila dalam suatu bangsa tidak ada kejujuran, rusaklah bangsa itu. Bahkan kalau suatu atau seorang individu juga tidak mulai jujur pada diri sendiri, terbelahlah personality kepribadian itu. Karena itu kalau kita lihat di dalam Al Quran ayat-ayat yang berbicara tentang manusia dalam Quran itu lebih banyak berbicara tentang manusia sebagai individu. Sedikit sekali ayat yang berbicara tentang negara dan tentang masyarakat.

Al Ahwal Syakhsiyah, itu sekitar 500 ayat dalam al-Quran dan itu adalah ayat-ayat keluarga sebenarnya. Sedangkan ayat-ayat tentang politik, tentang negara, tentang masyarakat itu tidak sampai 10 ayat, sebetulnya sangat menyentuh langsung. Yang paling banyak itu adalah ayat-ayat tentang keluarga, kalau dalam keluarga nggak ada kejujuran, bagaimana mungkin bisa menciptakan suatu masyarakat kuat. Nah, kalau masyarakat nggak ada kejujuran, nggak mungkin ada negara yang ideal. Karena itu saya kira yang paling penting buat kita adalah, mari kita setiap individu mulai dari diri sendiri untuk melakukan kejujuran.

Jika kejujuran ini tidak ada maka sulit kita bayangkan akan terjadi sebuah masyarakat, sebuah society yang ideal. Bagaimana menciptakan suatu kejujuran, ya tidak ada cara lain kecuali harus mampu melawan diri sendiri.

Oleh karena itu mari pada kesempatan yang sangat berkah ini. Mari kita menata kejujuran pada diri sendiri, kita sangat sangat sangat yakin kalau kejujuran yang sudah terjadi pada diri sendiri insya Allah rumah tangga kita juga akan rukun. Kalau rumah tangga kita itu sudah tercipta sebuah kejujuran, objektivitas di dalam menjalankan rumah tangga maka lingkungan sekitar kita pun juga itu akan merasakan vibrasi positifnya. Dan kalau seluruh keluarga yang menghuni bangsa ini juga adalah berprinsip kejujuran, maka insya Allah saya kira kita tidak perlu banyak merepotkan polisi pihak keamanan, maka semuanya akan bekerja seperti apa adanya, sesuai dengan tuntutan hati nurani kita masing-masing.

Oleh karena itu sekali lagi mari kita melakukan kejujuran dan mulai pada diri sendiri, kemudian ditularkan pada keluarga dan lama-kelamaan keluarga pun juga menular kepada masyarakat. Masyarakat nanti juga pada akhirnya berdampak pada bangsa. Bangsa yang jujur akan menjadikan negara itu negara yang kuat

Oleh: Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA

Komentar
Loading...