JATMAN Kraksaan dan MATAN UNUJA Sosialisasi Thariqah Kepada Milenial Probolinggo

0

PROBOLINGGO – Demi terus memasyarakatkan thariqah ke kalangan anak muda, JATMAN Idarah Ghusniyah Kraksaan bekerja sama dengan MATAN (Mahasiswa Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyah) UNUJA (Universitas Nurul Jadid) sosialisai thariqah kepada generasi milenial putri, tepatnya santri PP Nurul Jadid dan Mahasiswi UNUJA di ponpes Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo Jawa Timur, Kamis (21/2).

Acara yang diselenggarakan oleh pengurus bagian ubudiyah putri ponpes Nurul Jadid bertujuan agar generasi milenial mengenal thariqah.

“Kita sosialisasi tentang apa dan bagaimana thariqah, agar generasi milenial khususnya teman-teman putri bisa mengetahui dan mengerti thariqah sehingga diharapkan nantinya bertarekat dan istiqamah mengamalkannya,” ucap Maghfur Ramdlani, Ketua MATAN UNUJA.

Kiai Imam Qusyairi Zain, Mudir Idarah Ghusniyyah JATMAN Kraksaan mengajak kaum putri milenial Nurul Jadid agar berprestasi bukan hanya di dunia tapi juga berprestasi dalam pandangan Allah SWT. “Kita bayangkan bagaimana seorang ayah akan merasa bersyukur dan bangga atas pencapaian anaknya; berprestasi di sekolah, di kampus, sukses mendapat gelar Sarjana, Magister hingga Doktor dan berperan di masyarakat, tentu ada kebanggaan dan rasa syukur yang diceritakannya kepada orang lain. Lantas bagaimana kalau yang syukur dan bangga itu Allah SWT?” paparnya di hadapan 60–an putri yang hadir.

Lebih lanjut, tentu hal tersebut menjadi puncak keinginan dan dambaan setiap pengamal thariqah, sebagaimana munajatnya ilahi anta maqshudi wa ridhaka mathlubi a’thini mahabbataka wa ma’rifataka, wahai Tuhan, “Engkaulah tujuanku, dan hanyalah ridha-Mu yang aku cari, anugerahilah aku kecintaan dan ma’rifat kepada-Mu.”

Tambahnya, jika seseorang senantiasa mengingat dan menyebut Allah, maka Allah akan selalu mengingatnya bahkan menceritakannya kepada penduduk langit bahwa dialah hamba yang Aku cinta. “Jadi kalau orang masuk thariqah akan menjadi juara, tidak hanya juara di bumi bahkan juara di langit,” pungkas Kiai Imam Qusyairi.

Acara berlangsung sejak ba’da ashar hingga menjelang maghrib, dimoderatori langsung oleh Ketua MATAN UNUJA. (eep)

Comments
Loading...