Connect with us

Berita

JATMAN Jawa Barat adakan Istighosah Kubro Tolak Bala

Published

on

Cirebon, JATMAN.OR.ID: Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN) Jawa Barat mengadakan isitghosah kubro di halaman Pondok Pesantren Mua’llimin-Mua’llimat Babakan Ciwaringin Cirebon pada Ahad Malam (25/10). Istighosah ini mengambil tema, “Tolak Bala Covid 19 untuk Keselamatan Bangsa dan Negara dari Ulama Thariqah untuk Dunia”.

Acara ini dihadiri oleh 500 ulama anggota JATMAN se-Jawa Barat dan ribuan santri dan jama’ah yang tetap menerapkan protokoler kesehatan dengan ketat. Selain dihadiri aparat pemerintahan seperti Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, juga dihadiri sejumlah aparat keamanan, pengurus Idaroh Wustho JATMAN serta dari pengurus 27 Syu’ubiyah se-Jawa Barat.

KH Zamzami Amin selaku tuan rumah serta ketua panitia acara mengharapkan agar Indonesia segera bisa terbebas dari wabah Covid 19 ini.

“Kalau di Suriah yang dibom itu orangnya, maka kita ‘bom’ corona pada malam ini dengan istighosah sehingga segera berlalu dari bumi Indonesia,” ujarnya Kiai Zamzami.

Sementara itu, Rais Idaroh Wushto JATMAN Jabar menegaskan bahwa dalam situasi wabah corona, memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan bersifat mutlak dan harus dilaksanakan oleh masyarakat.

“Wajib di situ berdasarkan hukum adat. Jadi kalau orang tidak mempergunakan masker, maka sangsinya adalah hukum adat. Hukum bermacam-macam. Ada hukum agama, hukum negara, dan hukum adat. Dengan berpegang pada hukum adat, ada tiga yang harus dilakukan: memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak sosial. Kalau tidak melakukannya, sangksi adat yang berlaku,” tegas KH Ahmad Syarkozy.

Drs. H. Imron Rosyadi selaku Bupati Cirebon, yang mewakili Gubernur Jabar menyampaikan harapannya semoga dengan adanya acara istighosah tolak bala Covid 19 ini, Indonesia bisa terbebas dari Corona.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita agar wabah ini segera berlalu,” ujarnya.

Puncak dari seluruh rangkaian acara adalah penyampaian tausiyah dari Mudir ‘Aam JATMAN Aliyyah, Habib Umar al Muthohhar. Beliau menyampaikan bahwa istighosah ini dapat menyelesaikan masalah.

“prinsipnya di kala kita mau angkat tangan maka yakin gusti Allah akan turun tangan, karena masalah yang dihadapi dengan istighosah beres. Karena do’a itu menyelesaikan masalah tanpa masalah,” ungkapnya.

Acara Istighosah Kubro tersebut juga dihadiri oleh ulama-ulama tarekat terkemuka seperti Habib Umar Muthohhar (plt Mudir ‘Aam JATMAN Aliyyah), KH. A. Saeful Mu’min (Idaroh Wushto JATMAN Jabar), Habib Ismet bin Ali bin Yahya (Pekalangoan), Habib Thohir (Palimanan Cirebon), KH Munawwir Abdul Rahim (Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Banjar), KH. Dadang Nawawi (PWNU Jabar), KH Ahmad Syarkozy, KH Aef Nuruddin, KH Zaenal Abidin, KH Endang Hidayat, KH Anis Mansur (Buntet), dan KH Wawan Abdullah.

Berita

132 Kader MATAN Menjadi Relawan Pustaka

Published

on

By

Jakarta, JATMAN.OR.ID: Sebanyak 132 orang mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (MATAN) mendaftar sebagai relawan pustaka pada perpustakaan digital JATMAN yang baru dibangun.

“Pustaka Digital JATMAN ini merupakan program kerja jangka panjang JATMAN Online dalam rangka mewujudkan visi menjadi referensi utama dan pertama tasawuf di Nusantara,” ungkap Muhammad Afdhol, inisiator pembuatan pustaka digital JATMAN.

Perpustakaan Digital JATMAN ini dibatasi pada koleksi dengan tema tasawuf dan turunannya. Ia sudah dapat diakses pada link https://pustaka.jatman.or.id. “Beberapa koleksi buku sudah dapat dibaca pengunjung,” imbuhnya.

Seluruh relawan pustaka melakukan inventarisasi koleksi tasawuf, baik koleksi berbahasa Indonesia, Arab maupun Inggris. Buku-buku yang sudah masuk list lalu disubmit ke dalam sistem pengelolaan koleksi. Sistem ini menggunakan aplikasi opensource Senayan versi terbaru yang dirilis oleh Slims.

Dari 132 relawan ini, dibentuk group-group kecil yang menangani bidang-bidang yang berbeda. Mulai dari tim inventarisasi, tim pengetikan dan tim admin yang melakukan submit. “Bila gedung JATMAN nanti sudah memungkinkan dan ruang pustaka juga sudah available, tidak menutup kemungkinan perpustakaan offline juga akan dibangun,” kata Afdhol. Pada waktunya nanti, relawan ini akan dibagi ke dalam beberapa group lain untuk menangani pengadaan buku dan perawatan koleksi.

Untuk menyesuaikan kemampuan relawan pustaka ini, Pengurus Pusat MATAN akan memberikan pelatihan tehnik pengelolaan dan manajemen perpustakaan. “Kita akan carikan narasumber yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan skill dan pengetahuan pengelola perpustakaan JATMAN ini,” dukung Ketua Umum MATAN, DR. Hasan Chabibie, M.Si.[Red]

Continue Reading

Berita

Komunitas Umbul Teduh Ngaji Tasawuf

Published

on

By

Lampung, JATMAN.OR.ID: Adakan terus kajian-kajian tasawuf untuk meningkatkan spiritualitas kita, mahasiswa dan masyarakat, di tengah gencarnya infiltrasi paham radikalisme. Demikian disampaikan Pengelola Pondok Pesantren Manbaul Huda Batanghari, Gus Hamid pada acara pengajian spiritual PTT, Sabtu (21/11) di sekretariat Komunitas Umbul Teduh, Lampung.

Komunitas Umbul Teduh adalah salah satu komunitas yang ada di kota Metro, Provinsi Lampung secara rutin mengadakan ngaji tasawuf SPT PPT (Spiritual Para Pencari Tuhan) setiap malam Minggu. Pengajian ini dihadiri oleh beberapa komunitas mahasiswa di kota Metro, di antaranya Komunitas Santri Suluk, MATAN, Mahasiswa IAIN Metro Lampung dan juga dihadiri masyarakat sekitar.

Ngaji tasawuf ini nantinya akan terus diadakan sebulan dua kali setiap malam Minggu melalui pertemuan langsung di Komunitas Umbul Teduh.

“Ngaji Tasawuf SPT PPT ini pada dasarnya menjadi agenda rutin Komunitas Umbul Teduh untuk meningkatkan kualitas spiritual anggota yang berasal dari aneka berlatar belakang, akademisi, aktivis mahasiswa dan masyarakat,” jelas Direktur Komunitas Umbul Teduh, Lutfi Hakim.

Biasanya pengajian ini diisi dengan tema-tema filsafat dan tema sosial lainnya. Namun kali ini diperlukan kajian yang bersifat spiritual agar lebih dekat dengan Tuhan (taqorrub ilallah), tambah Lutfi.

Diawali dengan membaca Rotibul Hadadd, pengajian ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang kesufian.

Diharapkan kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang bermanfaat dan dapat mengisi kekeringan spiritual masyarakat baik dari kalangan komunitas, aktivis mahasiswa dan masyarakat akademis yang selama ini lebih banyak mendapatkan kajian sosial dan filsafat saja.[Mukhlis Ardiyanto, Penanggung Jawab Ngaji Tasawuf SPT PPT Komunitas Umbul Teduh]

Continue Reading

Berita

Ratusan Warga Sindanglaut Laksanakan Shalat Ghaib untuk KH. Abdullah Saad

Published

on

By

Cirebon, JATMAN.OR.ID: Kabar meninggalnya salah satu ulama dari Solo, KH. Abdullah Saad menyebar begitu luas. Tidak hanya masyarakat Solo saja yang merasa kehilangan atas pulangnya Ketua Bidang II PP MATAN tersebut, ratusan penduduk Sindanglaut, Kecamatan Lemahabang, Cirebon ikut merasa berduka.

Informasi tersebut datang dari salah seorang ustadz setempat, Oong Suparno (20/11). “Baru saja kami melaksanakan shalat Ghaib untuk Romo Yai Dulah Saad di Masjid Jami al-Iman Sindanglaut,” ungkapnya.

Ajakan shalat Ghaib tersebut disampaikan oleh perangkat Desa Sindanglaut, Kiai Ahmad Husaini kepada segenap jamaah shalat Jum’at. “Sebelum shalat Jum’at dimulai, Kiai Ahmad Husaini yang akan bertindak sebagai khatib menyampaikan kepada jamaah agar ikut serta melaksanakan shalat Ghaib untuk pengasuh Pondok Pesantren al-Inshof Plesungan, Karanganyar Solo,” tambahnya.

Shalat Ghaib dan doa bersama dipimpin langsung oleh KH. Mohammad Ichsan Aziz B.Sc., atau biasa disapa Kiai Ichsan, pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Hidayah Sindanglaut.

KH. Abdullah Saad bin Ali Ahmadi bin Nawi Marsidin merupakan salah satu murid Rais ‘Aam Idaroh Aliyah JATMAN, Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Adapun buku-buku yang pernah beliau tulis, di antaranya adalah Kang Bejo jilid I dan II, Tahu Menceng,  dan Nalar Inshofi.

Beliau meninggal pada hari Selasa, 17 November 2020 pukul 19.20 WIB di RS Indriati Solo Baru. Jenazah dimakamkan pada hari Rabu, 18 November 2020 pukul 13.00 WIB di area pemakaman Pondok Pesantren al-Inshof Plesungan.[Yazid]

Continue Reading

Facebook

Trending