Connect with us

Daerah

Pesan KH. Abdullah Saad dalam Maulid Nabi di Pemalang

Published

on

Pemalang, jatman.or.id: Memasuki bulan Rabi’ul Awal, semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diselenggarakan di berbagai tempat. Salah satunya di Majlis Ta’lim wa Dzikir Riyadhus Sholihin Sibthu Syaikhun pimpinan Habib Muhdor Assegaf Pemalang, Jawa Tengah.  Acara ini berlangsung khidmat yang dihadiri oleh ratusan jama’ah pada Sabtu malam (17/10)

Acara diisi dengan lantunan sholawat dan pembacaan maulid Simthud Duror. Acara ini juga dihadiri oleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya dan segenap ulama serta tokoh masyarakat. JATMAN Syu’biyyah dan MATAN Pemalang turut membantu dan memeriahkan peringatan Maulid Nabi tersebut.

Dalam kesempatan ini, KH. Abdullah Sa’ad dari Karanganyar, Solo selaku pembicara menguraikan gambaran kehidupan manusia sebagai makhluk Allah yang memiliki tujuan dalam penciptaannya.

“Maka Alhamdulillah Gusti Allah subhanahu wa ta’ala dengan rahmat Nya, dengan segala hikmah ilahiyah Nya, Allah mengutus junjungan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Kanjeng Nabi yang mana adalah bagian daripada perwujudan yang dikehendaki Allah sebagai khalifatullah fil ardhii memiliki tugas yang paling penting yaitu untuk memperkenalkan kita kepada yang menciptakan kita,” jelasnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan tujuan tersebut adalah untuk mengenal penciptanya, dengan mengenal maka akan beribadah dengan yakin karena benar-benar tahu kepada siapa ia beribadah dan tahu bahwa dzat yang ia ibadah kepadaNya adalah benar-benar Tuhan. Dan hal itu hanya bisa dilakukkan melalui ittiba’ kepada Rasulullah.

“Dengan misinya membawa risalah, yang mana risalah yang dibawa Nabi ini mempunyai tujuan yang paling penting dan yang utama adalah memperkenalkan manusia pada identitas hakiki mereka sebagai manusia itu siapa, yang menciptakan siapa, diciptakan untuk apa,” lanjutnya.

Selain untuk mengisi peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, acara ini juga dimaksudkan sebagai doa bersama untuk keselamatan bangsa. Sesuai dengan tema acara tersebut yaitu Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Do’a Bersama untuk Keselamatan Bangsa Bersama Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya”.  [Muhammad Anis/Pemalang]

Berita

Komunitas Umbul Teduh Ngaji Tasawuf

Published

on

By

Lampung, JATMAN.OR.ID: Adakan terus kajian-kajian tasawuf untuk meningkatkan spiritualitas kita, mahasiswa dan masyarakat, di tengah gencarnya infiltrasi paham radikalisme. Demikian disampaikan Pengelola Pondok Pesantren Manbaul Huda Batanghari, Gus Hamid pada acara pengajian spiritual PTT, Sabtu (21/11) di sekretariat Komunitas Umbul Teduh, Lampung.

Komunitas Umbul Teduh adalah salah satu komunitas yang ada di kota Metro, Provinsi Lampung secara rutin mengadakan ngaji tasawuf SPT PPT (Spiritual Para Pencari Tuhan) setiap malam Minggu. Pengajian ini dihadiri oleh beberapa komunitas mahasiswa di kota Metro, di antaranya Komunitas Santri Suluk, MATAN, Mahasiswa IAIN Metro Lampung dan juga dihadiri masyarakat sekitar.

Ngaji tasawuf ini nantinya akan terus diadakan sebulan dua kali setiap malam Minggu melalui pertemuan langsung di Komunitas Umbul Teduh.

“Ngaji Tasawuf SPT PPT ini pada dasarnya menjadi agenda rutin Komunitas Umbul Teduh untuk meningkatkan kualitas spiritual anggota yang berasal dari aneka berlatar belakang, akademisi, aktivis mahasiswa dan masyarakat,” jelas Direktur Komunitas Umbul Teduh, Lutfi Hakim.

Biasanya pengajian ini diisi dengan tema-tema filsafat dan tema sosial lainnya. Namun kali ini diperlukan kajian yang bersifat spiritual agar lebih dekat dengan Tuhan (taqorrub ilallah), tambah Lutfi.

Diawali dengan membaca Rotibul Hadadd, pengajian ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang kesufian.

Diharapkan kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang bermanfaat dan dapat mengisi kekeringan spiritual masyarakat baik dari kalangan komunitas, aktivis mahasiswa dan masyarakat akademis yang selama ini lebih banyak mendapatkan kajian sosial dan filsafat saja.[Mukhlis Ardiyanto, Penanggung Jawab Ngaji Tasawuf SPT PPT Komunitas Umbul Teduh]

Continue Reading

Berita

Ratusan Warga Sindanglaut Laksanakan Shalat Ghaib untuk KH. Abdullah Saad

Published

on

By

Cirebon, JATMAN.OR.ID: Kabar meninggalnya salah satu ulama dari Solo, KH. Abdullah Saad menyebar begitu luas. Tidak hanya masyarakat Solo saja yang merasa kehilangan atas pulangnya Ketua Bidang II PP MATAN tersebut, ratusan penduduk Sindanglaut, Kecamatan Lemahabang, Cirebon ikut merasa berduka.

Informasi tersebut datang dari salah seorang ustadz setempat, Oong Suparno (20/11). “Baru saja kami melaksanakan shalat Ghaib untuk Romo Yai Dulah Saad di Masjid Jami al-Iman Sindanglaut,” ungkapnya.

Ajakan shalat Ghaib tersebut disampaikan oleh perangkat Desa Sindanglaut, Kiai Ahmad Husaini kepada segenap jamaah shalat Jum’at. “Sebelum shalat Jum’at dimulai, Kiai Ahmad Husaini yang akan bertindak sebagai khatib menyampaikan kepada jamaah agar ikut serta melaksanakan shalat Ghaib untuk pengasuh Pondok Pesantren al-Inshof Plesungan, Karanganyar Solo,” tambahnya.

Shalat Ghaib dan doa bersama dipimpin langsung oleh KH. Mohammad Ichsan Aziz B.Sc., atau biasa disapa Kiai Ichsan, pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Hidayah Sindanglaut.

KH. Abdullah Saad bin Ali Ahmadi bin Nawi Marsidin merupakan salah satu murid Rais ‘Aam Idaroh Aliyah JATMAN, Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Adapun buku-buku yang pernah beliau tulis, di antaranya adalah Kang Bejo jilid I dan II, Tahu Menceng,  dan Nalar Inshofi.

Beliau meninggal pada hari Selasa, 17 November 2020 pukul 19.20 WIB di RS Indriati Solo Baru. Jenazah dimakamkan pada hari Rabu, 18 November 2020 pukul 13.00 WIB di area pemakaman Pondok Pesantren al-Inshof Plesungan.[Yazid]

Continue Reading

Berita

Tarekat Muhammadiyah Resmikan Zawiyah Baru

Published

on

By

Pangkep, JATMAN.OR.ID: Antusias masyarakat muslim menyelami dunia tasawuf semakin meningkat. Berdasarkan beberapa informasi, setiap tahun maupun momen-momen tertentu, seorang mursyid memberikan sanad ijazah tarekat kepada masyarakat dari berbagai kalangan.

Di sisi lain, diskusi keagamaan terasa lebih sempurna jika menyentuh wilayah ihsan, yaitu kajian aspek tasawuf amali. Fenomena tersebut menjadikan seorang muslim mencari penuntun menjalankan syariat dan hakikat agama berdasarkan tuntunan seorang syaikh atau mursyid. 

Banyaknya undangan dari berbagai daerah untuk mengambil sanad ijazah tarekat dan hasrat meniti jalan ruhani melalui tarekat serta pembukaan zawiyah diluar kota Makassar, maka dengan izin Allah dan ikhtiar musyawarah khadim tarekat dengan majelis Ikhwan, dilaksanakanlah agenda kegiatan tersebut.

Tiga agenda kegiatan dilaksanakan selama dua hari. Perjalanan dimulai hari Sabtu pagi  tanggal 14 November 2020 pukul 07.30 Wita dengan titik lokasi di Pes. Zamzam. Agenda pertama adalah peresmian zawiyah Ikhwan Kab. Pangkep, berlokasi di jalan Basuki Rahmat No. 5 belakang kantor Pemadam Kebakaran (DAMKAR).

Agenda kedua, menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. tahun 1422 H dan penganugerahan ijazah Sanad Tarekat, Sabtu, 14 November 2020 / 29 Rabiul Awal 1422 H. pukul 19.30 Wita di Masjid Al-Munir Ma’had Aly As’adiyah Sengkang di jalan Andi Unru jalur dua Sengkang Kabupaten Wajo. Sebanyak 87 anggota baru dibai’at langsung Khadim Tarekat Al-Muhammadiyah As-Sanusiyah Al-Idrisiyah Indonesia, Syekh Dr. K.H. Baharuddin Abduh Al-Shafa, MA.

Menurut keterangan Rois Majelis Ikhwan Tarekat Al-Muhammadiyah Al-Sanusiyah Al-Idrisiyah Kabupaten Wajo, KM. H. Muhammad Subhan, S. Ag., M. Pd.I mengatakan, “Bahwa suatu kesyukuran tersendiri bagi ikhwan Kabupaten Wajo, kerana daerah pertama menerima SK, merapakan nomor urut pertama yang ada di daerah. Majelis Ikhwan juga  sudah aktif merealisasikan program-program kerja. Kita di Wajo setiap malam Jum’at melaksanakan zikir bersama, dan setiap ahad pagi dilakukan pengajian melalui zoom yang dibawakan oleh guru-gurutta,” ucap Rais Ikhwan Wajo.

Sementara, Khadim Tarekat Al-Muhammadiyah Indonesia, mengatakan bahwa, “Kita sudah bentuk 12 kepengurusan di daerah, nanti program-program kita, di daerah ada pengajian Jum’atan secara serentak, dan setiap 3 bulan dilaksanakan Majelis Ikhwan Provinsi, dan zikir akbar oleh Majelis Ikhwan pusat,” Ungkap Khadim Tarekat Al-Muhammadiyah.

Dalam kesempatan itu Syekh Dr. K. H. Baharuddin Abduh Al-Shafa yang merupakan alumni Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang itu juga menjelaskan pentingnya manusia bertarekat, karena menurutnya orang ber-syariah (fiqih) tidak bertarekat (tasawuf) itu kosong.

“Tarekat itu penting, karena dalam bertarekat, disitu dipelajari persoalan akhlak, makanya kalau ada orang ber-fiqhi tanpa bertarekat (tasawuf) biasa selalu ingin berdebat, merendahkan orang lain, karena belum masuk dalam persoalan ihsan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Peringatan Maulid Nabi besar Muhammad saw. diikuti zikir jamaah, sekaligus pembaiatan anggota baru itu dihadiri pengurus Tarekat Muhammadiyah Al-Sanusiyah Al-Idrisiyah Indonesia pusat, Provinsi dan Makassar serta jamaah tarekat dan majelis Ikhwan Kab. Wajo.

Agenda ketiga, adalah memenuhi undangan Rais Majelis Ikhwan Kab. Bone, yaitu ust. H. Saharuddin, S. Ag., M. Pd. Penganugerahan ijazah dan pengukuhan majelis Ikhwan Masjid Nuruttijarah berlangsung sukses dan penuh khusyu’ seraya mengharap keberkahan dari Allah swt. dan Rasul, begitupun dari para masyaikh tarekat dalam sanad tarekat. Posisi majelis Ikhwan yang baru dilantik ini dalam mensosialisasikan tarekat kepada masyarakat sangat strategis, karena berada di pasar Sentral Lama Watampone. hari Ahad 15 November 2020 pukul 10.00 Wita.[Hardianto]

Continue Reading

Facebook

Trending